Angel Alfredo Vera: Martapura FC Kotori Pertandingan

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Alfredo sebut pemain Martapura FC incar kaki, sementara Frans mengakui gol Persebaya bersih.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   SURABAYA   

Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera mengecam permainan kasar Martapura FC dalam lanjutan Grup 6 Liga 2 2017 kemarin, dan menuding tim tamu sengaja ingin menciptakan permainan kotor.

Dalam laga yang dimenangi Persebaya dengan skor 2-0 ini, sejumlah pemain tuan rumah bertumbangan, karena menderita luka. Wasit pun harus mengeluarkan tiga kartu merah, dua diantaranya diterima pemain Martapura FC, Erwin Gutawa dan Gideon Huwae. Sedangkan kartu merah untuk Persebaya diberikan kepada Rishadi Fauzi.

SIMAK JUGA: Dapat Bek Liga 1, Persebaya Lepas Dua Pemain

Alfredo merasa kesal dengan permainan yang ditunjukkan Martapura FC. Pelatih asal Argentina tersebut bahkan sempat tepancing emosi di akhir laga dengan melempar botol air mineral ke arah pemain Martapura FC.

“Pertandingan sangat keras. Mereka datang untuk membuat pertandingan jadi kotor. Mungkin mereka bisa tahan 15-20 menit awal, tetapi setelahnya kami mulai bisa mainkan bola,” cetus Alfredo.

SIMAK JUGA: Fandry Imbiri Hengkang Dari Semen Padang

“Tetapi pertandingan tidak berjalan bagus. Saya tidak bilang sepakbola tidak boleh keras, tetapi harus cari bola. Jangan kena kaki kalau tidak ada bola. Sepakbola bukan seperti itu. Tetapi kami dapat tiga poin penting untuk pertahankan peluang lolos 16 besar.”

Menanggapi tudingan tersebut, arsitek Martapura FC Frans Sinatra Huwae justru menganggap wasit kurang tegas dalam memimpin pertandingan. Meski begitu, Frans mengakui ada benturan-benturan menjurus kasar yang dilakukan timnya.

“Animo Bonek luar biasa. Semangat beberapa pemain berlebihan, kontrolnya kurang. Kami akan pelajari, dengan catatan tolong diatur wasit yang bagus. Jadi ketika kalah, kami akan akui tanpa cari kambing hitam. Bermain dengan suporter sebanyak ini, kalau tidak ada emosi justru tidak menarik,” kata Frans.

SIMAK JUGA: Persebaya Susah Payah Bekap Madiun Putra

“Keras wajar, kalau kasar ada aturan wasit. Selama wasit memimpin benar, kami dukung. Saya tidak ada protes saat pemain kami dikartu merah, itu aturan. Tapi kenapa wasit lari pulang? Takut?”

“Kalau wasit benar, dia akan hadapi. Kami tahu aturan, tapi jangan dibuat [abai], karena Persebaya tim bagus, kebanggaan semua orang. Saya akui kalah, semua golnya bersih.” (gk-62)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Zalnando Gabung Persib Bandung
Artikel Selanjutnya:
PS TIRA Resmikan Dua Pemain Asing Anyar
Artikel Selanjutnya:
Pep Guardiola: Laga Di Old Trafford Tidak Tentukan Perburuan Gelar
Artikel Selanjutnya:
Kongres PSSI Diwarnai Demo, Satu Suporter Diamankan Polisi
Artikel Selanjutnya:
Disindir Edy Rahmayadi Untuk Jadi Ketum PSSI, Umuh Muchtar: Jangan Saya
Tutup