Alvaro Morata: Saya Harusnya Tak Tinggalkan Juventus

Komentar()
Getty Images
Alvaro Morata mengaku jika sejatinya dia tak pernah ingin meninggalkan Juventus dan Italia.

OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Sudah bukan rahasia jika bomber Chelsea, Alvaro Morata, masih menyimpan cinta pada mantan klubnya, Juventus. Dua musim di sana, pemain 25 tahun itu memenangkan sepasang Scudetto dan Coppa Italia, serta satu Piala Super Italia.

Morata juga mulai benar-benar dikenal khalayak sepakbola dunia ketika membela Juve, terutama lewat performa gemilangnya mengantarkan I Bianconeri ke final Liga Champions 2015 lalu.

Ketika kembali disinggung soal masa-masa tersebut, Morata mengaku seharusnya tak pernah meninggalkan Juve. Namun kontrak yang mewajibkannya kembali ke Real Madrid, membuat dirinya tak bisa berbuat apa-apa.

Alvaro Morata Juventus Chelsea

"Kenapa dulu saya memilih kembali ke Madrid? Karena memang ada kesepakatan kontrak yang harus dihormati," buka Morata pada La Gazzetta dello Sport.

"Kekecewaan saat itu terasa sangat besar. Saya mendapati diri saya kembali ke titik nol. Mereka [Madrid] memperlakukan saya seperti bocah sebelum periode dua musim saya di Italia.

"Apa yang sudah saya pelajari di Juve? Mental juara dan profesionalisme hebat. Dua musim saya bersama Juve berlangsung luar biasa. Saya datang ke sana sebagai seorang bocah dan pergi sebagai pemain sejati.

"Bagi orang Spanyol, Italia adalah tempat terbaik untuk ditinggali. Ada segalanya: keindahan, sejarah, seni, masakan, dan gaya berbusana. Saya seharusnya tidak pernah meninggalkan Juve dan Italia," tandasnya.

Perlu diketahui, Morata datang ke Juve pada musim panas 2014 lewat banderol €20 juta. Namun kesepakatan itu disertai perjanjian bahwa Madrid bisa menariknya kembali di harga €30 juta pada musim panas 2016. Los Blancos melakukannya, sebelum menjualnya ke Chelsea pada musim panas 2017 lalu.

 

Tutup