Alvaro Morata Merasa Ditakdirkan Jadi Anak Asuh Antonio Conte

Alvaro Morata Chelsea 2017
Getty Images
Selain bereuni dengan Conte, keinginan Morata untuk berkiprah di Liga Primer juga terwujud.

OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter

Rekrutan anyar Chelsea, Alvaro Morata merasa senang dengan takdir yang disebut membawanya kembali bermain untuk Antonio Conte.

Striker asal Spanyol tersebut resmi menuntaskan transfernya dari Real Madrid pada pekan kemarin dengan mahar mencapai £70 juta, membuatnya sebagai pemain termahal dalam sejarah kampiun Liga Primer Inggris musim 2016/17.

Conte merupakan pelatih yang memboyong Morata pertama kalinya dari Madrid ke Juventus pada 2014 lalu, namun keduanya hanya bekerjasama sebentar sebelum manajer 47 tahun itu hengkang dari Turin.

April lalu, sang pemain berusia 24 tahun punya harapan untuk bisa bekerjasama dengan Conte sekali lagi dalam waktu dekat atau lambat dan sekarang kesempatan tersebut didapatnya.

Alvaro Morata Gunakan Nomor Punggung Terkutuk

"Saya mengetahui Antonio menginginkan saya di masa lalu dan saya sangat ingin bekerja bersamanya, dan pada akhirnya takdir membawa kita bersama lagi," ungkap Morata melalui laman resmi klub.

"Saya tak sabar untuk segera bermain bagi timnya, Chelsea dan untuk memenangkan segala hal secara bersama-sama."

"Cukup mengecewakan pada 2014 lalu ketika ia pergi menangani [timnas] Italia, tapi saya bermain baik dan memiliki musim bagus bersama Juventus. Tapi saya memang ingin bekerja bersama pelatih ini dan akhirnya saya bisa."

"Saya mengenal etos kerjanya dan juga segenap staf. Saya tahu ada taktik yang bervariasi dan saya memang menyukai permainan ini, serta mengenal betul sistem yang saya mainkan."

"Situasi yang sempurna. Saya memutuskan bermain di Liga Primer dan saya ingin bermain di tim Antonio. Sekarang saya harus meningkatkan kerja keras dan bermain bagus untuk tim. Ada banyak pemain di sini dan saya pikir kami bisa melakukan hal luar biasa musim ini," pungkasnya.

 

 

Tutup