Aji Santoso Syukuri Raihan Satu Poin

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Kendati demikian, Aji menyayangkan sejumlah peluang Persela terbuang percuma.


LIPUTAN   ADITYA WAHYU PRATAMA     DARI   SIDOARJO   

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mensyukuri raihan satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (23/4) sore WIB.

Persela sempat tertinggal lebih dulu melalui Paulo Sergio, namun Diego Assis mampu menyamakan kedudukan. Aji mengatakan, perubahan taktik di babak kedua berjalan cukup apik. Hanya saja beberapa peluang gagal dimaksimalkan.

“Pertandingan yang cukup menarik, terutama di babak kedua. Alhamdulillah target yang kami canangkan cukup sukses, walaupun sebenarnya di babak kedua kami lebih berpeluang memenangkan pertandingan. Tetapi mendapatkan poin satu tidak buruk,” tutur Aji.

“Bukan berarti pemain puas dengan posisi 1-1. Saya mengganti dengan dua pemain yang lebih menyerang, Fahmi [Al Ayyubi] dan Sugeng [Effendi]. Itu berarti kami ingin menangkan pertandingan, karena saya lihat Bhayangkara di babak kedua sudah cukup kelelahan.”

“Sebenarnya peluang memang ada dari Lloris [Arnaud] dan juga Diego, tapi itulah sepakbola. Mereka juga dapat peluang emas yang seharusnya gol, tapi tidak terjadi gol. Bagi kami sudah cukup bagus, kami mendapatkan poin satu dalam away ke Bhayangkara FC.”

Selain itu, eks arsitek Arema FC ini juga menyayangkan keputusan asisten wasit satu Dedek Duha jelang akhir laga. Hakim garis tersebut mengangkat bendera meskipun posisi Lloris berada dalam posisi onside.

“Posisinya masih jauh di depan pemain belakang lawan, tetapi off-side. Mungkin kalau tidak off-side bisa satu lawan satu dengan kiper. Saya juga ikut protes, tapi hanya dengan ucapan itu jauh dari off-side, sangat disayangkan. Mudah-mudahan kesalahan ini karena keterbatasan dia sebagai seorang manusia,” ucap Aji.

Sementara Eky Taufik mengatakan, skor imbang di kandang lawan merupakan hasil bagus bagi Persela. Menurut Eky, Bhayangkara FC mampu memanfaatkan kelengahan Persela di babak pertama.

“Alhamdulillah kami masih bisa meraih 1 point. Di babak pertama kami sempat lengah. Tapi, di babak kedua pelatih memberi instruksi untuk tampil lebih menyerang, dan kami bisa mencetak gol,” ungkap Eky. (gk-62)

 

 

Ayo buktikan kepedulianmu menjadikan sepakbola Indonesia lebih baik! Posting foto atau video di Instagram yang menunjukkan upayamu mendukung #SepakbolaSehatIndonesia. Jangan lupa mention @umbroina dan @goalcomindonesia, sertakan tagar #SepakbolaSehatIndonesia, serta raih peluang memenangkan jersey original dari Umbro! 1. Periode kuis adalah 19-25 April 2018. 2. Pengumuman akan dilakukan 27 April 2018. 3. Peserta diperbolehkan memposting sebanyak-banyaknya. 4. Harus follow @umbroina dan @goalcomindonesia serta menyertakan #SepakbolaSehatIndonesia. 5. Redaksi dan pihak Umbro Indonesia berhak menentukan pemenang. 6. Pengiriman hadiah dilakukan berdasarkan ketersediaan produk. 7. Pemenang akan dikontak oleh Goal Indonesia.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Mohamed Salah Samai Rekor Cristiano Ronaldo & Luis Suarez
2. Real Madrid Gigit Jari? Neymar Tak Punya Klausul Bebas Transfer
3. Daftar Skuat Korea Utara & Bahrain Untuk Anniversary Cup 2018
4. Momentum Final Napoli Wujudkan Scudetto
5. Maurizio Sarri Acungkan Jari Tengah Ke Fans Juventus

Artikel Selanjutnya:
Klub Jepang Angkut Thitipan Puangchan
Artikel Selanjutnya:
LaLiga Pecahkan Rekor Penonton Stadion Terbanyak Di Paruh Pertama Musim 2018/19
Artikel Selanjutnya:
Manajer Brighton & Hove Albion Kagumi Manchester United Arahan Ole Gunnar Solskjaer
Artikel Selanjutnya:
Bek Asal Brasil Jadi Pemain Asing Keempat Persija Jakarta
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Primer Inggris: Manchester United - Brighton & Hove Albion
Tutup