Aji Santoso Senang Bikin Persela Lamongan Jago Kandang Di Tiga Musim

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Aji membuat Persela tidak tersentuh kekalahan di 27 laga kandang Liga 1 sejak tahun lalu.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Keberhasilan Persela Lamongan mempertahankan status tak terkalahkan di Stadion Surajaya ketika bermain imbang 1-1 melawan Persib Bandung, Sabtu (1/12) sore WIB, membuat pelatih Aji Santoso senang.

Aji masuk menggantikan Sutan Harharah di pertengahan musim Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, dan menjalani debutnya sebagai arsitek Persela kala bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di Surajaya.

Selepas itu, Aji memberikan lima kemenangan dan dua imbang bagi Persela dalam tujuh laga kandang sebelum akhirnya digantikan Heri Kiswanto di Liga 1 2017. Aji kemudian kembali ke Persela menggantikan Heri di pertengahan musim.

Walau belum menangani secara penuh saat menjamu Perserui Serui pada 8 September 2017, Persela sukses meraih kemenangan 1-0. Laskar Joko Tingkir tercatat tak tersentuh kekalahan di 27 laga kandang, 16 diantaranya berupa kemenangan.

“Kami patut syukuri, karena selama tiga musim bersama saya, Persela belum tersentuh kekalahan di kandang. Terima kasih kepada pemain, dan juga suporter yang tidak lelah dalam mendukung kami,” ucap Aji.

Aji menambahkan, hasil imbang melawan Persib membuat dirinya kini merasa lega, karena membuat Persela kembali berlaga di Liga 1 musim depan. Koleksi nilai 43 sudah tak mungkin terkejar tim yang berada di bawahnya.

“Pertandingan berakhir seri, sehingga musim depan Persela bertahan di Liga 1, sudah pasti 100 persen. Kalau kalah, langkah kami akan semakin berat untuk bertahan, walaupun menunggu hasil tim-tim yang lain,” beber Aji.

“Kami kalah head to head dengan Serui, Sriwijaya. Jadi walaupun hanya mendapat poin satu, tetap kami syukuri. Banyak tim-tim yang persiapan lebih bagus, materi pemain juga lebih bagus, tapi Persela lebih bagus dengan bertahan di Liga 1.” (gk-43)

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pekan Depan Nasib Hidayat Diputuskan PSSI PSSI sedang mendalami kasus yang menimpa anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Hidayat. Hal ini setelah ia disebut-sebut Manajer Madura FC, Januar Herwanto sebagai orang yang meminta timnya mengalah dari PSS Sleman sebelum laga 8 besar Liga 2 2018. Sekjen PSSI Ratu Tisha, menyatakan pekan depan bakal ada keputusan terkait Hidayat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada orang lain yang juga terjerat pengaturan skor tersebut. "Posisinya saat ini sedang berjalan, tidak hanya dua atau tiga lagi nama orang," kata Tisha dalam diskusi bersama PSSI Pers, di Waroeng Aceh, Kemang, Jumat (30/11). "Dengan adanya laporan keterkaitan hal itu, kami akan persidangkan dan itu baru terjawab minggu depan," tambahnya. Lebih lanjut Tisha, mengaku pihaknya sudah meminta keterangan kepada Hidayat lewat Komite Disiplin (Komdis). Saat ini PSSI terus mencari bukti-bukti pengaturan itu. "Sudah ditindak lewat Komdis dan prosesnya juga sesuai dengan langkah hukum yang ada di PSSI. Pasti akan ada pemanggilan, dalam artian nanti akan ada rentetan beberapa sidang dan seterusnya," ucapnya. "Fakta-fakta dan bukti-buktinya sudah cukup di kasus ini karena PSSI memiliki kerja sama dengan Genius Sport yang telah mendukung untuk pengambilan keputusan di Komdis. Jadi tidak ada lagi pembentukan tim dan lain sebagainya untuk mencari lagi, karena fakta-faktanya sudah cukup," pungkasnya.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Indra Sjafri Belajar Di Juventus
2. Carlo Ancelotti: Sampai Gagal Lolos Grup, Napoli Idiot!
3. Di Balik Kontroversi Pemulihan Cedera Suarez Dengan Sel Punca
4. Persija Siap Relakan Stefano Cugurra Ke Timnas Indonesia
5. Matthijs De Ligt & Transfer Mahal Potensial Ajax
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Kevin De Bruyne Sanjung Kiper Muda Arijanet Muric
Artikel Selanjutnya:
Jafri Sastra Berharap PSIS Semarang Tak Kehilangan Pemain Bidikan
Artikel Selanjutnya:
Santiago Solari Tak Terancam Pemecatan Jose Mourinho
Artikel Selanjutnya:
Hadapi Klub Liga 3, Pemain Diminta Jaga Kelas Persela Lamongan
Artikel Selanjutnya:
REVIEW Bundesliga: Borussia Monchengladbach Pangkas Jarak Dengan Borussia Dortmund
Tutup