Berita Live Scores
Liga 1

Aji Santoso Beberkan Alasan Memainkan Choirul Huda Lawan Semen Padang

05.20 WIB 16/10/17
Aji Santoso - Arema FC
Aji akhirnya menurunkan Huda sebagai pemain inti, setelah dalam beberapa laga terakhir hanya menghiasi bangku cadangan.

LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN    

Setelah sempat beberapa pertandingan hanya menghiasi bangku cadangan, Choirul Huda akhirnya kembali dipercaya sebagai penjaga gawang utama Persela Lamongan saat menjamu Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10) sore.

Namun siapa yang menyangka, bila pertandingan kontra Semen Padang tersebut menjadi laga terakhir bagi Huda. Karena pada masa injury time babak pertama kiper tersebut mengalami sebuah insiden, yang membuat Huda akhirnya meninggal dunia.

Pelatih Persela, Aji Santoso, pun mengungkapkan alasannya memainkan kiper berusia 38 tahun itu di laga tersebut.

"Saya memberikan kesempatan bermain kepada Choirul Huda lawan Semen Padang, karena dalam seminggu terakhir dia latihannya sangat luar biasa. Makanya, tempo hari setelah pertandingan lawan Persipura (Jayapura) saya bilang kepadanya, persiapkan diri untuk main lawan Semen Padang," ujar Aji.

Posisi Huda kemudian digantikan oleh Ferdiansyah. Di mana dalam pertandingan ini, Persela menang dua gol tanpa balas, melalui gol yang dipersembahkan oleh Saddil Ramdani dan Jose Coelho.

"Anak-anak tampil luar biasa, dan Alhamdulillah sama Tuhan diberi kemenangan 2-0. Seluruh pemain tampil luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pemain," puji eks pelatih timnas Indonesia U-23 itu. 

Dalam laga tersebut, Aji yang sempat bakal memainkan Ivan Carlos juga mengurungkan niatnya. Padahal, ia sudah sempat mengatakan sebelum pertandingan, bakal mencoba striker berkebangsaan Brasil tersebut untuk menandainya sudah pulih dari cedera.

"Sebenarnya Carlos ada rencana akan saya pasang, dengan catatan kalau memang memerlukan. Tapi saya lihat tadi sudah unggul 1-0 dan anak-anak mainnya juga masih konsisten, saya juga masih ragu apakah Carlos akan saya paksakan main, khawatir cedera lagi. Jadi saya simpan, yang penting Carlos kondisinya sudah membaik," terangnya.

"Dan terpenting lagi, bahwa pertandingan lawan Semen Padang ini penting, bahkan kalau menurut saya lebih penting ketimbang lima sisa laga lain, karena laga ini yang menentukan. Apalagi bila kita tidak mendapatkan poin penuh, maka akan sangat berat di lima pertandingan sisa," beber eks pelatih Arema FC tersebut.

Dengan tambahan tiga poin dari laga kontra Semen Padang, kini posisi Persela sudah mendekati level aman dari ancaman degradasi di akhir musim kompetisi. Karena saat ini, sudah berselisih 11 poin dari Perseru Serui yang menempati peringkat ke-16.

"Mudah-mudahan kami dapat poin lagi, supaya aman di Liga 1 musim depan," kata dia.

Sementara itu, Saddil mengaku upayanya untuk izin meninggalkan pelatihan timnas Indonesia U-19 untuk sementara menjadi tidak sia-sia, lantaran mampu mengantar Persela meraih poin penuh atas Semen Padang.

"Saya bersyukur, karena pertandingan sore ini sangat penting bagi tim Persela, dan pemain berharap dari awal bisa memenangkan pertandingan. Saya sendiri sangat merasa senang, karena saya juga dibutuhkan dalam tim, dan Alhamdulillah saya juga bisa mencetak gol," ucap Saddil.(gk-43)