Berita Live Scores
Liga Primer

Agen Yaya Toure: Pep Guardiola Musuh Terburuk Umat Manusia!

22.50 WIB 05/06/18
Pep Guardiola Man City 2017-18
Agen Yaya Toure, Dimitri Seluk, melempar pernyataan brutal untuk manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Kecaman hebat lagi-lagi terlontar dari mulut agen Yaya Toure, Dimitri Seluk, pada manajer Manchester City, Pep Guardola. Kali ini dia melontarkannya lewat pemilihan kata yang cukup brutal.

Apa yang dilakukan Seluk tidak lain untuk membela kliennya, yang baru saja mengungkap segala kekesalannya pada Pep. Dia menyebut pelatih berkepala plontos itu iri, kejam, dan mencuri partai perpisahannya dengan The Citizens. 

Terbaru, pemain asal Pantai Gading ini bahkan bersedia digaji £1 oleh anggota enam besar Liga Primer Inggris untuk musim depan, hanya untuk membalas dendam pada eks juru taktik Barcelona dan Bayern Munich tersebut.

Seluk kemudian memulai kecamannya pada Pep, yang dipandangnya sebagai pelatih yang tampak hebat karena tim yang dilatihnya memberikan modal begitu besar untuk membeli pemain bintang lima.

"Jika nenek saya menjadi pelatih Bayern, mereka masih akan menjadi juara. Ini adalah konsistensi yang patut ditiru dari pilihan karier Pep: dia tiba di klub dengan anggaran sangat besar dan yang sudah memenangi gelar tanpanya.

"Sekali lagi: Tindakannya terhadap [Manuel] Pellegrini, yang mencapai semi-final Liga Champions bersama City, sangat mengerikan. Namun dia telah melakukan tindakan yang sama mengerikannya dalam banyak kesempatan," kata Seluk, seperti dikutip Sport 24.

"Apa yang telah dicapai Pep? Dalam dua tahun dia telah memenangi gelar sebanyak yang dilakukan [Roberto] Mancini dan Pellegrini. Faktanya, Pellegrini mencapai semi-final Liga Champions, dan Pep belum melakukan itu dan City baru saja memperbarui kontraknya selama tiga tahun.

"Saya berani bertaruh bahwa selama periode itu, Pep tidak akan memenangi Liga Champions, tidak peduli berapa banyak uang yang dia habiskan, dan dia suka menghabiskan uang. Ketika dia menghabiskan £200 juta hanya untuk lini belakang; ketika uang bukan masalah, maka saya hanya bisa setuju dengan [Mauricio] Pochettino ketika dia mengatakan bahwa dia lebih suka memenangi trofi ketimbang membelinya seperti yang Pep lakukan.

"Banyak yang mungkin mengatakan bahwa itu adalah gaya Pep, bahwa dia memainkan sepakbola spektakuler. Tapi ketika Anda membeli semua pemain terbaik di dunia, ini jauh lebih mudah daripada, katakanlah, itu untuk [Claudio] Ranieri, yang tim Leicester-nya memenangi EPL.

"Koran-koran menulis banyak tentang Pep, meskipun dia merupakan pribadi tidak layak mendapatkan perhatian ini. Selain itu kita mendengar begitu sedikit tentang [Zinedine] Zidane, yang telah memenangi Liga Champions tiga kali beruntun.

"Ini membuktikan pentingnya kepribadian. Dan ketika orang mengatakan bahwa Pep adalah pelatih terbaik, saya harus menjawab: Pep jauh dari memenangi tiga Liga Champions berturut-turut. Lebih jauh lagi, saya siap bertaruh bahwa dia tidak akan pernah memenangi trofi itu bersama City," kecamnya.

Setelahnya Seluk secara brutal menyebut bahwa Pep tidak lebih baik dari dari seekor, maaf, anjing, dan musuh terburuk umat manusia. Dia juga mengecam pelatih asal Catalan itu, karena membawa politik ke dalam sepakbola kala sempat menggunakan pita kuning di dada, sebagai simbol kemerdekaan Catalunya.

"Anda tahu, Pep tidak bisa disebut anjing. Karena anjing adalah makhluk yang baik dan setia, sahabat manusia. Tetapi Pep, menurut sifatnya, adalah musuh terburuk umat manusia," lanjutnya.

"Kebetulan, saya merasa aneh, mengenai posisi yang diambil FIFA, ketika seorang pelatih telah menunjukkan bias politiknya kepada miliaran orang. Prinsip bahwa sepakbola tidak boleh dicampuradukkan dengan politik selalu ada. Tapi Pep ingin membawa politik ke dalam sepakbola, dan ini sangat berbahaya.

"Saya percaya FIFA harus melarang pelatih untuk membawa politik ke sepakbola. Jika Anda ingin masuk ke politik, pergi ke parlemen Catalan dan capai apa yang Anda inginkan. Tidak perlu duduk di Manchester dan menggunakan uang seorang Syeikh untuk membuat diri Anda menjadi pahlawan. Ini juga menunjukkan betapa tidak berharganya dirinya, dan populismenya yang murah," tandasnya pedas.

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Fred Mendarat Di Manchester United
2. Leroy Sane Dicoret Skuat Jerman
3. Federasi Palestina Serukan Suporter Bakar Foto & Jersey Lionel Messi
4. Alasan Leroy Sane Tak Dibawa Jerman Ke Piala Dunia 2018
5. 100 Transfer Termahal Sepanjang Masa