thumbnail Halo,

Gusnul Yakin sudah menghentikan proses seleksi pemain secara terbuka mulai Kamis kemarin.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  BOJONEGORO    
Sebagai operator Indonesian Premier League (IPL), PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) sudah menyatakan akan menggelar kompetisi mulai 9 Februari 2013. Namun, belum sempat dilaksanakan, salah satu kontestan, Persibo Bojonegoro, berharap kick-off pada tanggal tersebut dapat ditunda.

Hal itu diungkapkan local media officer (LMO) Persibo Bojonegoro, Imam Nurcahyo. Karena ia menilai, persiapan timnya masih belum komplet dan belum sesuai dengan harapan, dalam menyonsong bergulirnya musim 2012/13.

"Kita berharap, kick-off untuk kompetisi IPL musim 2012/13 bisa diundur, mungkin hingga dua minggu kemudian. Itu karena, kita belum ada persiapan yang matang," ujar Imam kepada GOAL.com Indonesia.

Ia lantas membeberkan, bila kondisi belum siapnya kontestan IPL musim ini, tidak hanya dialami tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu saja. Namun, sebagian besar peserta yang dikelola konsorsium (LPIS), juga mengalami hal serupa.

"Saya yakin, klub lain yang dikelola oleh konsorsium, juga belum siap dalam menyambut kompetisi musim ini," jelasnya.

Untuk itu, ia dan jajaran manajemen tim Persibo lainnya menaruh harapan, agar kick-off IPL 2012/13 dapat diselenggarakan pada 23 Februari. Sebab, PSSI pimpinan Djohar Arifin Husein dan pihak LPIS, sudah menyatakan bila kompetisi IPL akan diawali dengan pertandingan Community Shield antara juara Piala Indonesia (PI) 2012 dan jawara IPL musim sebelumnya.

"Dari informasi yang ada saat ini, kompetisi [IPL] akan diawali dengan pertandingan Community Shield antara Persibo dan Semen padang," kata Imam.

Gusnul Yakin yang memegang tampuk pelatih kepala di Persibo saat ini, sudah menghentikan proses seleksi pemain secara terbuka mulai kemarin (10/1). Hal itu dikarenakan, ia menilai bila proses seleksi terus dilaksanakan secara terbuka maka hasilnya akan kurang efektif.

"Kalau terus-terusan dilakukan, saya rasa seleksi terbuka akan berjalan kurang efisien. Itu karena, para pemain yang hadir tidak sesuai dengan keinginan dan harapan kami," ujar Gusnul Yakin.

Menilik dari pengalaman ini, pelatih yang juga berjasa mengantar Persibo menjuarai Divisi Satu pada 2007 tersebut menilai, seleksi selanjutnya akan dilakukan dengan cara mengundang para pemain yang diharapkan.

“Untuk nama pemain, saya sudah mengantonginya. Tapi kalau dibeberkan sekarang, jangan dulu lah, rasanya kok nggak etis. Tunggu saja besok, kalau mereka sudah datang mengikuti seleksi," kilahnya.

Sementara itu, kelompok pendukung Persibo Bojonegoro yang menyebut dirinya Curva Nord Persibo 1949, mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan kantor DPRD setempat pada Jumat (11/1).

Tujuan mereka menggelar aksi tersebut adalah, meminta kejelasan nasib klub kebanggaannya, terkait pada proses pembentukan dan persiapan tim yang dinilai jauh dari harapan dan kejelasan.

“Aksi ini karena kondisi internal tim Persibo sangat miris. Kami meminta kepada pemerintah setempat, agar memberikan solusi yang tepat," teriak koordinator aksi Arif Setyawan. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait