thumbnail Halo,

Penyerang Arsenal itu bertekad menghapus memori buruk Piala Afrika 2012 dengan mencetak gol penentu kemenangan tahun ini.


OLEH   THEO MATHIAS     Ikuti di twitter
Gervinho terlihat masih kecewa dengan kekalahan Pantai Gading di final Piala Afrika 2013 dari Zambia, di mana ia gagal mencetak gol dalam drama adu penalti yang berakhir 8-7 untuk Zambia.

"Saya sangat tak sabar dan saya bahkan lebih termotivasi daripada tahun lalu, di mana kami kalah di final dan gagal mendapat piala yang sudah kami inginkan sejak lama," ujar Gervinho di laman resmi Arsenal.

Gervinho yakin, "Kami punya peluang untuk menebus itu. Kami bertekad untuk juara tahun ini, dan menghapus kutukan yang sudah lama membayangi kami."

Tentang kegagalan penalti itu, mantan striker Lille itu berpikir, "Itu sangat berat. Saya mencoba tak memikirkan itu. Itu seharusnya menjadi momen hebat, tapi justru berakhir sebagai mimpi buruk. Sasaran saya adalah menebus diri saya sendiri dan saya tahu saya akan melakukannya."

"Saya melewatkan penalti saya tahun lalu, tapi kali ini saya akan menentukan kemenangan untuk memberikan piala bagi Pantai Gading. Saya percaya pada diri saya dan rekan-rekan. Tahun ini akan menjadi milik kami. Kami belajar banyak dari kekalahan musim lalu. Kami tahu kami perlu menghindari adu penalti, karena kami tak punya eksekutor bagus, terutama saya," pikirnya.

Tentang turnamen di Afrika Selatan kali ini, penyerang berusia 25 tahun itu merasa, "Kami tak akan takabur dan berpikir ini sudah final, tapi kami ingin tetap fokus untuk setiap pertandingan dan tidak panik. Ini seperti Piala Eropa bagi kami. Ini satu-satunya kompetisi yang membuat fans di Afrika sungguh bersemangat, bahkan jika mereka juga suka liga-liga Eropa, Liga Champions, atau Piala Dunia. Setiap negara dan semua Presiden ingin jadi juara. Ini sangat spesial bagi kami."

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait