PREVIEW Liga Primer Inggris: Tottenham Hotspur - Chelsea
Ini akan menjadi laga Liga Primer pertama yang digelar di Wembley, Spurs tentu ingin mengawali laga di markas sementara mereka itu dengan kemenangan.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI  

Sejarah akan tercipta di laga derby London antara Tottenham Hotspur kontra Chelsea pada Minggu (20/8). Karena untuk pertama kalinya pertandingan dalam ajang Liga Primer Inggris digelar di Wembley Stadium, stadion kebanggan Inggris itu akan menjadi tempat ke-58 yang pernah menggelar laga kompetisi teratas tersebut.

Selain itu, laga ini juga bisa disebut sebagai 'big match' pertama yang terjadi di Liga Primer musim ini, karena mempertemukan sang juara bertahan Chelsea dengan runner-up musim lalu Spurs.

Kondisi kedua tim jelang laga ini berada dalam situasi berbeda dan bahkan agak bertolak belakang. Chelsea memiliki pilihan pemain terbatas dalam skuatnya setelah takluk di laga pembuka musim ini, sementara Spurs berhasil melanjutkan tren positif mereka di Liga Primer sepanjang 2017.

Kedua tim terakhir kali bertemu di Wembley saat Chelsea menang 4-2 dalam laga semi-final Piala FA April lalu. Gary Cahill dan Cesc Fabregas turut membantu The Blues meraih kemenangan saat itu, namun di laga kali ini keduanya dipastikan absen setelah mendapatkan kartu merah di laga pembuka mereka dalam ajang Liga Primer kontra Burnley pekan lalu.

SIMAK JUGA - Goal Retro: Kisah Rivalitas Abadi Tottenham Hotspur Vs Chelsea

Chelsea vs Tottenham Hotspur

Masalah cedera dan hukuman membuat manajer Chelsea Antonio Conte hanya memiliki pilihan terbatas, meski demikian ia tidak ingin menjadikan itu alasan untuk tidak meraih hasil maksimal, terlebih setelah mereka secara mengejutkan takluk 3-2 dari Burnley di laga pembuka.

"Kami telah mempersiapkan laga ini dengan baik. Kami harus fokus ke lapangan, pada pertandingan dan mencoba melakukan yang terbaik kontra Tottenham dan tidak mencari alasan, melainkan hanya fokus pada laga tersebut," ujar Conte dalam konferensi pers jelang laga.

Meski akan kehilangan sang kapten Cahill dan gelandang Fabregas, Chelsea kini kemungkinan sudah bisa memainkan Pedro dan Eden Hazard yang sudah mulai pulih dari cedera engkel.

SIMAK JUGA - Antonio Conte: Saya Tidak Khawatir

"Hazard telah membaik tapi untuk benar-benar bugar ia masih butuh waktu. Untuk saat ini beberapa pemain tidak bugar 100 persen. [Alvaro] Morata juga merupakan pemain yang masih harus terus berupaya meningkatkan kondisi fisiknya." 

"Terkait Pedro, dia telah berlatih bersama kami tapi dia masih merasakan sakit pada engkelnya. Saya tidak tahu, situasinya sangat sulit. Saya belum tahu apakah dia bisa berada di bangku cadangan," ungkap manajer asal Italia itu.

Antonio Conte Chelsea

Sementara itu manajer Spurs Mauricio Pochettino tidak ingin menganggap remeh Chelsea yang akan kehilangan banyak pemain andalannya. 

Manajer asal Argentina itu ingin fokus meningkatkan performa Spurs yang pada laga pembuka Liga Primer pekan lalu mampu menang 2-0 di kandang Newcastle United.

Mauricio Pochettino Tottenham

"Kami hanya fokus untuk mencoba meningkatkan performa. Benar, mungkin Chelsea akan kehilangan beberapa pemainnya , tapi mereka punya skuat dan para pemain hebat dan ini akan menjadi laga yang sulit," kata Pochettino.

Spurs pun mengalami masalah di lini belakang. Para full-back seperti Kirean Trippier dan Danny Rose bakal absen karena mengalami cedera. Upaya mereka untuk mengalahkan Chelsea juga nampak semakin sulit jika melihat rekor mereka saat bertanding di Wembley.

SIMAK JUGA - Mauricio Pochettino: Tidak Ada Masalah Dengan Antonio Conte Jelang Derby London

Sejak mengalahkan Chelsea di final Piala Liga 2008, Spurs hanya mampu meraih satu kemenangan dalam sembilan laga terakhirnya di Wembley, sisanya mereka dua kali imbang dan kalah enam kali. Kemenangan itu mereka raih saat menjadikan Wembley markas mereka kala berlaga di fase grup Liga Champions musim lalu kontra CSKA Moskwa (3-1).

Musim lalu Spurs hanya harus menjadikan Wembley sebagai kandang di kompetisi antarklub Eropa, namun musim ini stadion tersebut akan menjadi markas sementara mereka di semua kompetisi, karena mereka sedang membangun stadion baru di area yang sama dengan markas mereka sebelumnya, White Hart Lane.

Tottenham at Wembley

Musim lalu White Hart Lane berperan besar dalam perolehan hasil positif Spurs. Mereka tidak terkalahkan di sana sepanjang musim, pertama kali mereka mampu melakukan hal itu adalah pada musim 1964/65.

Musim ini 'kandang' sementara Spurs, Wembley, membuat mereka diragukan bisa mengulang performa impresif seperti musim lalu. Tapi sang manajer Pochettino menegaskan meski sulit, timnya harus bisa menjadikan markas sementara mereka itu sebagai rumah untuk musim ini.

"Kami harus bisa membuat Wembley sebagai markas kami dan merasakan apa yang kami rasa di White Hart Lane. Itu adalah tantangan besar bagi kami tapi bukan alasan jika pada akhirnya kami gagal mencapai yang kami inginkan," tambahnya.

Meski demikian Spurs kini sedang berada performa yang bagus di ajang Liga Primer, kemenangan pekan lalu atas Newcastle membuat mereka telah meraih 17 kemenangan dalam 21 laga Liga Primer sepanjang 2017. Kini laga besar telah menanti mereka di Wembley.

Tottenham celebrate

"Ini laga besar untuk kami dan untuk mengawali musim dengan menghadapi Chelsea di Wembley merupakan motivasi besar bagi kami dan para fan," ujar manajer Spurs sejak 2014 itu.

The Blues harus mewaspadai penyerang andalan Harry Kane. Pemain berusia 24 tahun itu telah mencetak 18 gol dalam 21 laga derby London sejak mampu menciptakan dua gol ke gawang Chelsea pada hari pergantian tahun 2015.

Selain itu Spurs juga punya Christian Eriksen yang terlibat secara langsung dalam enam gol yang klubnya cetak ke gawang Chelsea di semua kompetisi. Gelandang serang asal Denmark itu mampu mencatatkan satu gol dan lima assist.

SIMAK JUGA: Kekalahan Chelsea & Catatan 49 Tahun Lalu

Bagi Chelsea kekalahan akan membuat mereka mengulang catatan buruk puluhan tahun lalu. Karena terakhir kali mereka kalah dua kali secara beruntun di awal berjalannya liga adalah pada musim 1973/74, saat itu salah satu kekalahan yang mereka alami juga terjadi saat menghadapi Burnley.

Sementara itu, terakhir kali klub juara bertahan mengalami dua kekalahan pada dua laga awal terjadi pada Aston Villa pada 1981/82.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Spurs XI (4-2-3-1): Lloris; Walker-Peters, Alderweireld, Vertonghen, Davies; Dier, Dembele; Sissoko, Alli, Eriksen, Kane.

Chelsea XI (3-4-3): Courtois; Rudiger, David Luiz, Azpilicueta; Moses, Bakayoko, Kante, Alonso; Willian, Morata, Pedro.

TAHUKAH ANDA?

  • Chelsea hanya kalah dua kali dalam 17 laga terakhirnya menghadapi Tottenham di semua kompetisi (Menang 8, Imbang 7, Kalah 2).
  • Spurs tidak pernah kalah di kandang dalam laga derby London di ajang Liga Primer di bawah arahan Mauricio Pochettino (M9, I4, K0).
  • Gol berikutnya dari Harry Kane akan menjadi gol ke-100 darinya selama memperkuat Tottenham di semua kompetisi - akan tetapi ia gagal mencetak gol dalam 11 penampilannya di Liga Primer pada bulan Agustus.
  • Sejak awal musim lalu, tidak ada pemain di Liga Primer yang mampu menciptakan peluang terjadinya gol lebih banyak dari Christian Eriksen (115) dan hanya Kevin De Bruyne (18) yang mampu menciptakan lebih banyak assist dibanding gelandang asal Denmark itu (17).
  • Sejak Alvaro Morata menjalani musim pertamanya sebagai pemain di kompetisi teratas (2010/11), penyerang asal Spanyol itu telah mencetak lebih banyak gol sebagai pemain pengganti dalam lima liga top Eropa dibanding pemain lain (22).

PREDIKSI GOAL INDONESIA: Tottenham Hotspur 2-2 Chelsea.

 

 

performa

Tottenham Hotspur FC
Chelsea FC Chelsea FC
Komentar ()