PREVIEW Liga 1 2018: PSMS Medan - PSM Makassar
PSMS bertekad bangkit, sedangkan PSM berambisi mengakhiri putaran pertama sebagai juara paruh musim.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN  

PSMS Medan kedatangan tamu klasik yang sedang on fire pada laga pemungkasnya di putaran pertama Liga 1 2018. Adalah PSM Makassar datang untuk mengganjal ambisi PSMS mengakhiri paceklik kemenangannya dalam lima laga terakhir, pada laga yang digelar di Stadion Teladan, Medan, Senin (23/7) malam.

Seperti bumi dan langit menggambarkan kondisi PSMS dan PSM di klasemen Liga 1. PSMS di dasar klasemen dengan 15 poin, sementara PSM unggul 13 poin di atasnya dan menghuni posisi kedua klasemen. Namun perbedaan posisi di klasemen tak menjadi alasan PSMS untuk gentar. Ayam Kinantan sangat membutuhkan poin dan tak ingin lagi kalah tiga kali beruntun di kandang sendiri.

"Saya harus konstruksi tim baru. Tapi kami tidak ada banyak waktu. Kami pasti harus kerja keras, tapi waktu harusnya bantu mereka juga agar menjadi solid dan kompak. Mulai besok (hari ini) kami harus fight dan menyambut kebangkitan menghadapi PSM Makassar," kata Peter Butler, pelatih PSMS. 

Butler mengakui tak punya banyak pilihan untuk menentukan materi pemain. Pada laga ini, PSMS dipastikan kembali tanpa diperkuat Frets Butuan yang harus absen karena memperkuat tim Kostrad di Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad). "PSM lebih dari PSMS. Jadi wajar jika dia berada di posisi teratas. Jika mereka berada di posisi dua atau tiga itu sebuah kegagalan. Mereka juga (punya bujet) lima kali lebih tinggi dari kami. Tapi kami harus realistis," ucap Butler.
 
Menghadapi PSM, bagi Butler bukan pertama kali di Liga 1 musim ini. Ketika membesut Persipura Jayapura, PSM mampu menahan imbang timnya di Jayapura. Pelatih asal Inggris ini pun masih ingat betul situasi di laga itu. 

"PSM beruntung bisa cetak gol pada menit ke-93. Malam itu saya banyak memakai pemain muda. Tapi mereka tim yang kuat dan pasti mereka datang ke sini dengan yakin karena menghadapi tim yang di bawahnya. Saya selalu coba masuk tim dengan masalah besar. Tim pasti bisa menang walau lawan tim di atas. Pemain harus fight dan tanggung jawab ketika masuk ke lapangan," bebernya.

"Ada banyak pemain mereka (PSM) yang bagus. Mereka punya kualitas. Tapi harus siap seperti roller coaster, kadang di atas dan di bawah. Saya harap penonton datang ke sini agar menjadi panas dan ramai serta bantu tim ini," jelas mantan pelatih Persiba Balikpapan itu.

Butler mengatakan PSMS tak harus terus meratapi hasil buruk di putaran pertama ini. Namun harus terus maju dan tetap tegak berdiri. "Kami harus keluar dari situasi ini. Saya belum bawa pemain dan tidak seleksi pemain, tapi saya berpikiran terbuka. Pemain yang bagus dan kerja keras dalam latihan pasti punya kesempatan main," tambahnya.
 
Gelandang PSMS, Abdul Aziz Lutfi Akbar, menambahkan kehadiran Butler mampu membawa aura positif untuk tim Ayam Kinantan. "Latihan juga lebih bervariasi dan ada strategi baru. Besar harapan kami untuk bisa memenangkan pertandingan pertama dengannya," tegas Azis. 

Di lain pihak, pelatih PSM, Robert Rene Alberts, ingin menutup putaran pertama ini dengan kemenangan. Kemenangan akan mengunci Juku Eja, julukan PSM sebagai juara paruh musim. Catatan yang lebih baik karena tahun lalu, PSM berada di peringkat kelima pada akhir putaran pertama. 

"Tentu saja pertandingan terakhir kami mau hasil yang bagus untuk kami. Di liga 1 ini tidak peduli siapa di atas dan siapa di bawah. Siapapun bisa mengalahkan siapapun. Medan klub yang bagus. Fakta mereka mempunyai coach yang baru itu tidak mempengaruhi tim," ucap Rene Alberts.

Menghadapi PSMS juga bukan pertama kali bagi PSM tahun ini. Di Piala Presiden, PSM ditumbangkan 2-1.  "Mereka bermain bagus dulu di Piala Presiden. Saya juga sudah lihat pertandingan mereka lawan Persebaya, tidak ada perbedaan kualitas yang jauh," tambah pelatih asal Belanda itu.

Perjalanan jauh dari Makassar ke Medan juga menurutnya bisa berpengaruh terhadap kondisi fisik timnya. "Penting harus diketahui ketika banyak tim yang harus melakukan perjalanan jauh, dan itu tidak terlihat secara langsung di pertandingan. Tapi orang-orang yang terlibat di dalamnya yang tahu. Kami tentu mengharapkan pertandingan yang ketat, tentu saja kami ingin nomor satu dan jika menang besok (hari ini) tidak ada yang bisa melampaui kami," katanya.

Sayangnya, pada laga ini PSM tak bisa diperkuat Mark Anthony Klok karena akumulasi kartu dan kiper Rivki Mokodompit yang dibekap cedera. Namun Rene Alberts sudah menyiapkan rencana lain. 

Sementara itu, winger PSM, Zulham Zamrun, mengakui laga ini tak akan mudah bagi tim Juku Eja. Apalagi kedua tim sama-sama memiliki karakter permainan keras. Di samping itu, Zulham juga menilai tak ada perbedaan yang signifikan antara ketika PSMS dilatih Djadjang Nurdjaman dengan yang saat ini dilatih Butler.

"Empat bek PSMS pasti tidak akan mudah ditembus. Jadi bagaimana caranya kami bisa menerapkan strategi yang bisa menembus pertahanan mereka," ujar Zulham.(gk-71)

Prakiraan Susunan Pemain

PSMS Medan: Abdul Rohim; Reinaldo Lobo, M Roby, Roni Fatahillah; Abdul Azis, Legimin Raharjo, Suhandi, Gusti Sandria; Antoni Putro Nugroho, Wilfried Yessoh, Erwin Ramdani

PSM Makassar: SyaIful; Hasim Kipuw, Steven Paulle, Abdul Rahman, Reva Adi Utama; Wiljan Pluim, Rasyid Bakri, Asnawi; Zulham Zamrun, Bruce Djite, M. Rachmat

 

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Paul Pogba Ingin Pulang Ke Juventus
2. Frank Lampard Pinjam Gelandang Chelsea & Liverpool
3. Calon Pesaing Indonesia U-23 Repotkan Thailand
4. Real Madrid Sepakati Transfer Thibaut Courtois
5. Deretan Momen Lucu, Unik & Konyol Di Piala Dunia 2018

 

 

performa

PSMS
PSM PSM
Komentar ()