REVIEW Serie A Italia: Hujan Gol, Lazio Taklukkan Palermo
Lazio meraih kemenangan telak dalam laga yang diwarnai delapan gol, dan Balde Keita sukses catatkan hat-trick dalam rentang waktu lima menit.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter

Setelah gagal meraih poin penuh di dua laga terakhirnya, Lazio akhirnya sukses meraih kemenangan pada laga gionarta 33 Serie A Italia kontra tim papan bawah Palermo, Minggu (23/4).

Laga yang berlangsung di markas Lazio Stadio Olimpico tersebut bahkan diwarnai hujan gol. Total ada delapan gol tercipta. Enam gol untuk tuan rumah dan dua untuk tamunya.

Lazio berhasil mencetak dua gol cepat di awal babak pertama. Sang penyerang Ciro Immobile mencetak gol pada menit kedelapan dan sembilan. Gol pertamanya tercipta lewat sundulan memanfaatkan umpan Stefan de Vrij dalam situasi sepak pojok. Sementara gol kedua tercipta lewat tendangan kerasnya setelah menerima umpan Sergej Milinkovic-Savic.

Lazio Palermo Immobile

Keunggulan tim asuhan Simone Inzaghi kemudian semakin menjauh ketika laga memasuki menit 20.

Balde Keita sukses mencetak hat-trick hanya dalam periode lima menit. Berawal dari golnya pada menit ke-21, ia kemudian berhasil mencetak gol keduanya lewat tendangan penalti pada menit ke-24 setelah dirinya dilanggar oleh bek Palermo Michel Morganella di kotak terlarang.

Keita Balde of Lazio

Tak butuh banyak waktu, hat-trick bagi jebolan akademi Barcelona itu tercipta pada menit ke-26. Keita menerima umpan backheel Immobile di kotak penalti sebelum melakukan tendangan chip untuk menaklukkan kiper Palermo, Josip Posavec.

Sebelum Lazio di laga ini, hanya Juventus yang mampu mencetak lima gol dalam 26 menit pertama berjalannya laga di Serie A, dan itu sudah lama berlalu. 

Juve melakukannya 79 tahun lalu ketika berhadapan dengan Fiorentina.

Lazio mengakhiri babak pertama dengan keunggulan lima gol, namun di babak kedua Palermo langsung menggebrak lewat dua gol wing-back kanan mereka Andrea Rispoli pada menit ke-46 dan 52. 

Gol kedua Rispoli tercipta setelah kiper Lazio Thoma Strakosha gagal membuang bola sehingga berhasil dicuri dan berbuah gol.

Di penghujung laga Lazio berhasil memantapkan keunggulannya setelah pemain yang baru masuk pada menit ke-70 Luca Crecco mencetak gol pada menit ke-90.

SIMAK JUGA: Boros Peluang, Milan Dihukum Empoli

Kemenangan itu membuat Lazio semakin nyaman di posisi keempat klasemen sementara, mereka kini unggul enam poin dari AC Milan, yang takluk 2-1 dari Empoli, di peringkat keenam. Sedangkan Palermo kian terbenam di posisi dua terbawah.

Di waktu yang sama, Chievo kalah 3-1 dari tamunya, Torino.

Ljajic Chievo Torino

Di babak pertama kedua tim bermain imbang tanpa gol. Torino berhasil mencetak gol pembuka pada laga yang berlangsung di Stadio Marc'Antonio Bentegodi ini lewat aksi Miralem Pjanic pada menit ke-52 usai memanfaatkan umpan Iago Falque.

Tendangan keras Davide Zappacosta dari luar kotak penalti pada menit ke-56 kemudian sukses menggandakan keunggulan tim tamu, Sebelum Chievo membalas lewat gol penyerang veteran mereka Sergio Pellissier. 

Penyerang berusia 38 tahun itu melakukan penyelesaian akhir dengan sempurna setelah mendapatkan umpan terobosan dari Roberto Inglese.

Akan tetapi Torino berhasil kembali memperlebar jarak, kali ini Iago Falque yangsukses mencetak gol pada menit ke-75 setelah menerima umpan dari Andrea Belotti.

Sampdoria juga mengalami kekalahan ketika berlaga markasnya sendiri, Stadio Comunale Luigi Ferraris. Tim tamu Crotone sukses membalikkan kedudukan untuk meraih kemenangan tipis 2-1.

Sampdoria-Crotone Schick

Tuan rumah berhasil unggul lebih dulu lewat gol Patrik Schick pada menit ke-20. 

Gol itu membuat penyerang berusia 21 tahun tersebut tercatat sebagai pemain termuda yang mampu mencatatkan setidaknya sepuluh gol di Serie A musim ini.

Akan tetapi keunggulan Sampdoria musnah setelah Crotone berhasil mencetak dua gol di babak kedua, lewat aksi Diego Falcinelli pada menit ke-67. Ia kemudian menciptakan assist untuk gol Simeon Nwankwo di menit ke-80.

SIMAK JUGA: Klasemen Serie A Italia

Samp-Crotone 4

Kemenangan itu membuat harapan Crotone untuk bertahan di Serie A musim depan terbuka, meski kini masih berada di peringkat 18 klasemen sementara, tertinggal lima poin dari Empoli, yang juga sukses menang atas AC Milan, di posisi 17.

Sementara itu Udinese sukses meraih kemenangan 2-1 kala menjamu Cagliari di Dacia Arena.

Perica Udinese Cagliari Serie A

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Udinese akhirnya mampu mencetak dua gol dalam rentang waktu dua menit. Gol pertama dicetak oleh Stipe Perica pada menit ke-70, ia kemudian menciptakan assist untuk gol Gabrielle Angella pada menit ke-72.

Cagliari hanya mampu membalas satu gol, lewat sundulan Marco Borriello yang memanfaatkan umpan silang Mauricio Isla ketika laga memasuki menit ke-86.

 

 

Komentar ()