REVIEW Liga Primer Inggris: Nasib Buruk Klub Promosi
Dua klub promosi yang bertanding Sabtu ini (11/8), Fulham dan Cardiff, harus menelan kekalahan pada laga perdananya di Liga Primer.

Liga Primer Inggris bukanlah tempat yang ramah, setidaknya itulah yang dirasakan oleh Cardiff City dan Fulham pada Sabtu (11/8) malam WIB. Betapa tidak, dua klub promosi itu langsung dihadapkan pada kekalahan sekembalinya ke kasta teratas sepakbola Inggris.

Cardiff harus mengakui keunggulan Bournemouth di Dean Court. Mereka kalah 2-0, seiring Callum Wilson dan Ryan Fraser masing-masing mencetak satu gol.

Meski sempat membahayakan The Cherries beberapa kali, perbedaan kualitas terlihat jelas di lapangan. Tuan rumah tampak mendominasi Cardiff sehingga mereka terpaksa menghabiskan banyak waktu di area pertahanan.

Kekalahan yang identik diraih oleh klub promosi lain, Fulham. Kendati bertanding di Craven Cottage, mereka harus rela kalah dua gol tanpa balas dari Crystal Palace.

Sean Morrison - Cardiff City

Diperkuat oleh deretan pemain baru, Fulham mampu mendominasi permainan. Hanya saja, mereka kurang tajam di kotak penalti, sementara Palace mampu memaksimalkan peluangnya. The Eagles pun unggul 2-0 lewat Jeffrey Schlupp dan Wilfried Zaha meskipun hanya mendapat sedikit peluang.

Terakhir, Watford mengamankan kemenangan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Vicarage Road.

Pertandingan berjalan sengit, tetapi Roberto Pereyra menjadi pembeda untuk The Hornets. Eks bintang Juventus itu memborong sepasang gol tuan rumah dan membawa pulang tiga poin pada laga perdana.

Untuk sementara, Chelsea menguasai puncak klasemen, unggul selisih gol atas Bournemouth, Crysta Palace, Watford, dan Manchester United yang juga menang di pekan pertama.

 

 

Bursa transfer musim panas Liga Primer Inggris 2018/19 resmi ditutup. Banyak pemain top datang ke kompetisi Britania Raya, namun Liverpool-lah yang berhasil menyandang klub terboros periode ini. Adapun belanja banyak tak selalu sebanding dengan prestasi. Dalam sepuluh tahun terakhir, hanya satu klub terboros Liga Primer yang mampu menggendong trofi juara, yakni Manchester City di musim lalu. The Reds nyaris menjuarai Liga Champions musim lalu, tetapi kalah 3-1 dari Real Madrid di partai puncak. Kedalaman skuat pun menjadi sorotan, termasuk beberapa performa buruk pemain di beberapa posisi. Loris Karius jadi faktor utama, begitu pula inkonsistensi lini tengah, plus badai cedera yang melanda di pengujung musim. Alhasil, Jurgen Klopp memborong beberapa pemain top di musim panas. Alisson Becker (kiper) jadi pemain termahal The Reds musim ini dengan mahar €62,5 juta dari Roma. Disusul oleh Naby Keita (€60 juta), Fabinho (€45 juta), dan Xherdan Shaqiri (€14,5 juta). Total €182 juta dihabiskan atau setara £162 juta. Untuk kembali mengikis mitos Liga Primer Inggris, mampukah Kloppo meracik strategi ciamik dari pembelanjaan mahalnya di musim 2018/19? #EPL #liverpool #manchestercity #manchesterunited #chelsea #arsenal #tottenham #everton #westham #transfer

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Piala AFF U-16 2018: Thailand Melaju Ke Final
2. Egy Maulana Vikri Tandai Debut Kompetitif Di Kasta Kelima Liga Polandia
3. Piala AFF U-16: Sikat Malaysia, Timnas Indonesia Melangkah Ke Final
4. Thibaut Courtois Gabung Real Madrid, Mateo Kovacic Ke Chelsea
5. Inilah Starting XI Termahal Di Dunia!
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer Banner EPL

Komentar ()