REVIEW Ligue 1 Prancis: Hat-Trick Radamel Falcao & Kegilaan Tiga Kiper Lille
Diinspirasi trigol Falcao, Monaco sukses melumat Dijon untuk menjaga tren kemenangan. Sementara itu, laga Strasbourg versus Lille diwarnai keganjilan.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter

Juara bertahan AS Monaco terus melanjutkan catatan positif di Ligue 1 Prancis dengan berhasil menggilas tuan rumah Dijon 4-1, Minggu (13/8) malam.

Striker Radamel Falcao mencetak hat-trick di laga ini untuk memastikan armada Leonardo Jardim mencatatkan kemenangan meyakinkan setelah di laga pembuka pada pekan lalu harus susah payah memukul Toulouse 3-2.

SIMAK JUGA: Klasemen Ligue 1 Prancis

Penyerang Kolombia itu langsung membuka keunggulan ketika laga baru berjalan tiga menit dengan menyambar tandukan Kamil Glik menyusul sebuah sepak pojok. Bek sentral Monaco Jemerson menggandakan keunggulan di pertengahan babak pertama lewat sebuah sepakan salto jarak dekat sebelum sepakan defleksi Falcao memperbesar keunggulan menjadi 3-0.

Wesley Said sempat memberikan harapan bagi Dijon setelah memperkecil keadaan jelang turun minum lewat sebuah penyelesaian brilian. Namun enam menit setelah turun minum, gol ketiga Falcao lahir setelah menanduk umpan silang Thomas Lemar sekaligus memupus harapan Dijon untuk bangkit di babak kedua.

Di tempat terpisah, kemenangan tim promosi Strasbourg 3-0 atas Lille sedikit terdistraksi oleh sebuah kekonyolan yang terjadi di kubu Lille di mana mereka harus menggunakan tiga kiper yang berbeda, dengan dua di antaranya bukan berposisi sebagai kiper!

Mike Maignan Strasbourg Lille Ligue 1 08132017

Nicolas De Preville Lille Strasbourg Ligue 1 13082017

Cerita bermula ketika pelatih Lille Marcelo Bielsa melakukan dua pergantian di awal laga karena cedera pemain. Bielsa kembali melakukan pergantian sehingga kuota substitusi mereka habis sebelum turun minum. Skor saat itu masih kacamata.

Perjudian itu ternyata berubah menjadi bencana ketika kiper Mike Maignan dikartu merah di awal babak kedua. Mengingat kuota pergantian pemain Lille sudah habis, striker Nicolas de Preville pun beralih posisi sebagai kiper. De Preville berhasil melakukan sebuah penyelamatan dalam situasi satu-lawan-satu, namun akhirnya gagal mencegah gol Jonas Martin dalam situasi sepak pojok.

Menariknya, De Preville kemudian diminta Bielsa untuk menyerahkan jersey kiper kepada bek Ibrahim Amadou. Nasib Amadou sebagai kiper dadakan ternyata lebih buruk karena ia kebobolan dua gol. Ia tidak mampu mengantisipasi penalti Dimitri Lienard dan gawangnya kembali jebol oleh gol kedua Martin.

Walhasil, Lille kalah telak 3-0 dan julukan Bielsa sebagai El Loco (Si Gila) dipastikan akan kian populer.

 

 

Komentar ()