Laporan Pertandingan: Cagliari 2-1 AC Milan
AC Milan menutup kampanye 2016/17 dengan hasil mengecewakan, karena kalah 2-1 di markas Cagliari.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR       Ikuti @rezahikmatyar di twitter

AC Milan harus mengakui keunggulan 2-1 milik tuan rumah Cagliari di Stadio Sant'Elia, dalam giornata pamungkas Serie A 2016/17, Minggu (28/5) malam WIB.

Kemenangan ini membawa Cagliari naik ke peringkat 11 lewat koleksi 47 poin, sementara Milan tetap di posisi enam klasemen akhir berbekal raihan 63 poin.

SIMAK JUGA: Demi Milan, Morata Tolak United

Babak Pertama

Meski bermain tandang, Milan yang unggul komposisi pemain sanggup menguasai jalannya laga. Mengandalkan skema ofensif 4-3-3, mereka terus membombardir pertahanan Cagliari melalui sektor sayap.

Keisuke Honda di sebelah kiri dan Suso di sebelah kanan, bermain begitu enerjik. Nama yang disebut kedua lantas nyaris mencetak gol, andai sepakan jarak jauhnya yang kencang tak tipis melenceng di sisi kiri gawang Milan pada menit kelima.

Keasyikan menyerang, Milan justru melupakan pertahanan. Situasi itu lantas dengan sempurna dimaksimalkan Cagliari untuk unggul 1-0 terlebih dahulu, lewat aksi bomber asal Brasil, Joao Pedro, pada menit 17.

Berawal dari kecerdikan Marco Borriello melepas umpan terobosan di wilayah pertahanan Milan yang kosong, Joao Pedro dengan mudah menyontek bola untuk bawa publik Saint'Elia bersorak.

Tertinggal satu gol, Milan makin menggiatkan serangannya. Setidaknya tiga kans emas sukses dihasilkan, melalui Carlos Bacca, Honda, dan Juraj Kucka. Namun semuanya mentah di tangan kiper pelapis Cagliari, Luca Crosta, hingga skor 1-0 untuk Isolani tetap bertahan saat jeda.

SIMAK JUGA: Milan Batal Pertahankan Deulofeu

Babak Kedua

Tak mau menutup musim dengan hasil negatif, Milan kemudian bermain jauh lebih ngotot di babak kedua untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa pergantian bernuansa ofensif pun dilakukan, dengan memasukkan Gianluca Lapadula dan Lucas Ocampos.

Bombardir serangan pun membuat Cagliari harus bertahan total, dengan penguasaan bola yang cuma 33 persen. Kans pertama kemudian hadir dari tandukan Bacca di menit ke-52, yang masih mampu ditepis Crosta.

Sepakan pisang Matias Fernandez di menit ke-60 nyaris saja membuat Milanisti bersorak, andai tak tipis melenceng di sisi kanan gawang Cagliari. Sepakan penalti Bacca di menit ke-63 pun secara mengejutkan mampu ditangkis Crosta, kiper 19 tahun yang notabene dibeli dari Milan.

Namun gelombang serangan Milan akhirnya membuahkan hasil di menit 72, tatkala Gianluca Lapadula mampu memaksimalkan hadiah penalti kedua untuk Si Setan Merah. Kedudukan imbang 1-1, tapi petaka untuk tim tamu hadir sesaat kemudian dengan dikartu merahnya Gabriel Paletta.

Hanya bermain dengan sepuluh pemain, Milan pada akhirnya kalah secara dramatis di menit pamungkas laga. Adalah Fabio Pisacane yang jadi penyebabnya, usai cetak gol memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Joao Pedro. Cagliari pun menang 2-1!

SIMAK JUGA: Milan Ultimatum Donnarumma

Susunan Pemain

Cagliari (4-3-2-1): Crosta; Padoin, Pisacane, Deiola (Biancu 80'), Murru (Miangue 33'); Ionita, Tachtsidis, Farago; Joao Pedro, Farias; Borriello (Kwang-Song Han 69').

AC Milan (4-3-3): Donnarumma; Calabria, Paletta, Gomez, Vangioni (Lapadula 46'); Kucka, Locatelli, Fernandez; Suso (Ocampos 30'), Bacca (Zapata 77'), Honda.

 

Komentar ()