Laporan Pertandingan: Barito Putera 2–1 PSM Makassar
Pertahanan solid dan rapat yang diperlihatkan PSM sepanjang 90 menit runtuh di injury time.

Ambisi PSM Makassar untuk mencuri poin di kandang Barito Putera kandas secara dramatis di menit akhir, dan harus menelan kekalahan 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (16/4) sore WIB.

Ini menjadi kemenangan perdana Barito Putera di kandang setelah sebelumnya bermain imbang kala menjamu Persipura Jayapura, sehingga mereka naik ke peringkat empat klasemen sementara. Sedangkan PSM turun satu tangga ke posisi tujuh dengan nilai enam.

Babak pertama

Barito Putera memburu kemenangan pertama di kandang menerapkan permainan agresif di awal pertandingan. Sebaliknya, PSM terkesan menunggu sambil mencari celah untuk melakukan serangan balik.

Kendati mampu memberikan tekanan, Barito Putera gagal menciptakan peluang bersih. Pertahanan solid yang diperlihatkan lini belakang PSM membuat mereka menemui jalan buntu.

Pendukung tuan rumah bersorak kegirangan setelah Douglas Packer menyambar bola muntah tendangan penalti Samsul Arif yang diblok kiper Shahar Ginanjar pada menit ke-17. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Zulkifli Syukur kepada Paulo Sitanggang.

Namun, PSM berhasil menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-28. Bola tendangan Shahar gagal dihalau dengan sempurna oleh M Rafli Syarahil, sehingga membuat Ferdinand Sinaga berhadapan langsung dengan Aditya Harlan, dan tanpa kesulitan menaklukkan kiper Laskar Antasari itu.

Lima menit kemudian, pemain belakang kembali melakukan blunder saat menghalau bola. Beruntung gawang mereka terhindar dari kebobolan, karena tendangan Guy Junior melayang tinggi di atas mistar gawang. Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak pertama usai,

Babak kedua

Barito Putera tidak mengendurkan irama permainan, dan tetap menerapkan skema agresif agar bisa mengungguli PSM lagi. Seperti halnya di babak pertama, PSM pun hanya menunggu sambil sesekali melakukan serangan balik.

Kendati demikian, serangan balik PSM beberapa kali merepotkan barisan belakang Barito Putera, sekalipun tidak memberikan ancaman berarti. Sementara Barito Putera menemui jalan buntu untuk masuk ke lini pertahanan Juku Eja.

PSM mendapatkan kans emas untuk membalikkan keadaan di menit ke-70. Sayangnya, Guy Junior terlalu lama menahan bola di kotak penalti dibandingkan menendang langsung ke gawang, sehingga ruang tembaknya dapat ditutup pemain belakang lawan.

Barito Putera selanjutnya mencoba menerapkan umpan pendek satu-dua untuk membongkar pertahanan berlapis PSM. Skema ini tetap tidak bisa menggoyahkan tembok belakang anak asuh Robert Rene Alberts.

Di waktu tersisa, Barito Putera makin agresif demi memetik kemenangan di hadapan suporternya. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil di masa injury time lewat sepakan melengkung Matias Cordoba dari luar kotak penalti menuntaskan umpan tendangan bebas Rizky Ripora, sehingga menutup laga dengan skor 2-1.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Barito Putera: Adhitya Harlan ; Dandi Maulana Abdulhak, Aaron Evans, Muhammad Rifqi (Hansamu 74'), Douglas Packer, Matias Cordoba, Paulo Sitanggang (Gavin 73'), M Rafi Syarahil, Nazar Nurzaidin, Rizky Ripora, Samsul Arif (Ady 85').
Cadangan: Dian Agus Prasetyo; Rony Beroperay, Hansamu Yama, Ady Setiawan, Gavin Kwan Adsit, Fajar Handika, TA Mushafry.

Pelatih: Jacksen F Tiago

PSM: Shahar Ginanjar; Abdul Rahman, M Fauzan Jamal, Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Rasyid Bakri (Arfan 65'), Asnawi Mangkualam Bahar, Rizky Pellu, M Rahmat (Zulham 46'), Guy Junior, Ferdinand Sinaga (Arsyad 88').
Cadangan: Syaiful; Hendra Wijaya, Hasim Kipuw, Zulham Zamrun, M Arfan, Arsyad Yusgiantoro, Agi Pratama.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Pelatih: Robert Rene Alberts

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Gennaro Gattuso: Saya Bisa Lebih Murka Dari Gianluigi Buffon!
2. Diego Maradona: Jelas, Bukan Penalti!
3. Zinedine Zidane: Orang-Orang Iri Pada Real Madrid
4. 39 Laga Tanpa Kalah, Barcelona Pecahkan Rekor La Liga
5. (Sepakbola) Jerman Yang Tidak Henti Bikin Kagum

Komentar ()