PREVIEW Piala Konfederasi 2017: Australia - Jerman
Jerman wajah baru bakal mendapat ujian pertamanya di Piala Konfederasi 2017 dengan meladeni sang kampiun Asia.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter

Pelatih Jerman Joachim Low bersiap mempertanggungjawabkan keputusannya untuk tidak memanggil banyak pemain bintangnya ke Piala Konfederasi 2017.

Laga perdana Grup B melawan Australia di Fisht Stadium, Senin (19/6) malam WIB bakal menjadi ajang pembuktian apakah Jerman wajah baru ini siap bersaing di level tertinggi.

Seperti diketahui, Jerman yang berstatus sebagai juara dunia membuat kejutan di turnamen ini dengan banyak memanggil pemain muda dan kurang pengalaman. Hanya Julian Draxler, Shkodran Mustafi, dan Matthias Ginter yang tercatat sebagai alumni Piala Dunia 2014 di skuat ini.

Germany Confed Cup 13062017Jerman punya rataan usia skuat termuda di Piala Konfederasi 2017.

Kritik pun bermunculan, termasuk dari ketua panitia penyelenggara Piala Dunia 2018 Alexey Sorokin, yang menurutnya pemilihan skuat ini sangat merugikan fans. Namun Low beralasan, ia ingin memberikan istirahat kepada pemain bintangnya agar tidak terus diforsir setelah menjalani musim yang melelahkan di level klub.

Sekaligus Low juga ingin menghadirkan kesempatan kepada pemain muda untuk mencicipi turnamen besar sehingga mereka bakal lebih siap untuk menghadapi Piala Dunia 2018 dan Euro 2020. “Rasanya tetap masuk akal untuk memakai skuat ini. Skuat ini mungkin akan berguna bagi kami untuk tahun depan atau tiga tahun lagi,” kata Low.

Turnamen ini bakal menjadi Piala Konfederasi kedua yang diikuti Der Panzer setelah edisi 2005 di mana mereka bertindak sebagai tuan rumah dan finis di posisi ketiga. Saat itu, Jerman juga bertemu Australia di fase grup dan menang 4-3. Untuk edisi 2017, selain dengan Australia, Jerman juga segrup bersama Cile dan Kamerun.

SIMAK JUGA: Data & Fakta Piala Konfederasi

Australia sendiri terbilang cukup berpengalaman di turnamen ini. The Socceroos akan melakoni Piala Konfederasi keempatnya (setelah 1997, 2001, dan 2005), dengan pencapaian terbaik finis di peringkat ketiga di edisi 2001.

Armada Ange Postecoglou menatap partai melawan Jerman ini dalam situasi yang tidak ideal menyusul kekalahan telak 4-0 dari Brasil di laga terakhir. Meski demikian, bek Milos Degenek menegaskan bahwa Australia bukanlah tim penghibur di turnamen ini.

“Saya percaya kami bisa menang. Kami berada di sini tidak untuk bersenang-senang atau menikmati keindahan Rusia. Kami siap bertahan di sini sampai 2 Juli [tanggal digelarnya laga final],” seru Degenek, eks pemain Stuttgart dan 1860 Munich yang kini berkarier di Yokohama F.Marinos.

 

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Australia (3-4-2-1): Mat Ryan; Bailey Wright, Milos Degenek, Trent Sainsbury; Mark Milligan, Aaron Mooy, Aziz Behich, Jackson Irvine; Tom Rogic, Mathew Leckie; Tomi Juric

Jerman (3-4-1-2): Marc Andre ter Stegen; Niklas Sule, Matthias Ginter, Antonio Rudiger; Joshua Kimmich, Emre Can, Leon Goretzka, Jonas Hector; Julian Draxler; Sandro Wagner, Timo Werner 

 

TAHUKAH ANDA?

  • Australia hanya kalah sekali dari sembilan laga terakhir, yang terjadi dalam laga terakhir melawan Brasil (4-0). The Socceroos juga hanya kalah sekali dalam 19 laga kompetitif terakhir.
  • Tim Cahill hanya berjarak dua gol dari raihan 50 gol di level internasional bersama Australia. Ia merupakan topskor sepanjang masa negaranya.
  • Jerman tidak terkalahkan dalam 10 laga terakhir, dengan memetik delapan kemenangan dan dua hasil seri dengan catatan gol 31-2. Kekalahan terakhir terjadi di semi-final Euro 2016 melawan Prancis.
  • Australia mampu menang sekali dan imbang sekali dalam dua pertemuan terakhir kontra Jerman di laga persahabatan. Namun, Jerman selalu menang dalam dua laga kompetitif melawan Australia.
  • Keempat pertemuan antara Australia dan Jerman tersebut selalu menghasilkan minimal tiga gol per laga (2-2, 2-1, 0-4, 3-4).
  • Terdapat sejumlah pemain di skuat Australia saat ini yang aktif bermain di Jerman: Mitch Langerak (Stuttgart), Mathew Leckie (Hertha Berlin), dan Jamie MacLaren (Darmstadt).

 

PREDIKSI GOAL INDONESIA: Australia 1-3 Jerman

 

performa

Australia
Jerman Jerman
Komentar ()