Laporan Pertandingan: Arema FC 5–3 Semen Padang
Pertandingan antara Arema dan Semen Padang berlangsung menarik, terutama di babak kedua.


OLEH   DONNY AFRONI

Semen Padang berada di ujung tanduk dalam upaya mereka lepas dari ancaman degradasi setelah menelan kekalahan 5-3 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (4/11) malam WIB.

Kekalahan ini membuat Semen Padang tidak beranjak dari zona merah dengan nilai 32, tertinggal dua angka dari rival utama Perseru Serui. Hasil ini juga membuat nasib kedua tim ditentukan pada pekan pamungkas. Sedangkan Arema naik satu tangga ke peringkat delapan dengan 49 poin.

Babak pertama

Pertandingan antara Arema dan Semen Padang berlangsung menarik. Semen Padang yang membutuhkan kemenangan langsung menggebrak pertahanan Arema. Peluang sempat diperoleh Riko Simanjuntak pada menit kedelapan, tapi masih bisa diblok kiper Utam Rusdiana.

Alih-alih mencetak gol, gawang Rendy Oscario justru kebobolan selang satu menit kemudian. Johan Farisi yang menusuk dari sisi kiri memberikan umpan tarik untuk diselesaikan Arif Suyana, sehingga Arema memimpin 1-0.

Upaya Semen Padang meraih poin makin berat ketika gawang mereka kebobolan untuk kali kedua pada menit ke-22. Umpan tendangan bebas diselesaikan Farisi melalui sundulan yang tak bisa dijangkau kiper.

Gol ini cukup menggoyahkan mental pemain Semen Padang. Akibatnya, Semen Padang tertinggal tiga gol tujuh menit kemudian. Arif menuntaskan umpan terobosan yang dilepaskan Bustomi.

Permainan Semen Padang sempat membaik, dan mampu memberikan ancaman di menit ke-34. Vendry Mofu yang berada dalam posisi bebas melepaskan tendangan dari jarak dekat, tapi dapat ditepis Utam. Bola sempat membentur tiang kiri gawang, dan mental keluar. Skor 3-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Semen Padang yang tertinggal tiga gol berusaha meningkatkan irama permainan. Serangan gencar dilakukan Kabau Sirah di awal babak kedua demi memangkas selisih gol. Peluang sempat diperoleh Vendry Mofu di menit ke-55, tapi sepakannya dapat diamankan Utam.

Selepas laga berjalan satu jam, Arema memberikan respons terhadap permainan agresif Semen Padang. Arema nyaris memperbesar keunggulan, sayangnya sundulan Esteban Vizcarra menghajar mistar gawang di menit ke-62.

Arema akhirnya memperbesar keunggulan pada menit ke-68 ketika umpan Ahmet Atayew dituntaskan dengan sundulan Dendi Santoso yang tak bisa dijangkau Rendy. Selang dua menit kemudian, Arema memperlebar selisih gol setelah tandukan Vizcarra menyambar bola muntah yang terkena mistar gawang merobek jala Semen Padang.

Semen Padang bangkit di saat mereka tertinggal lima gol. Anak asuh Syafrianto Rusli ini mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 lewat tendangan bebas Irsyad Maulana.

Gol ini melecut motivasi Semen Padang. Mereka kembali memangkas selisih gol selang lima menit kemudian. Umpan sontekan Irsyad dituntaskan Agung Prasetyo untuk menaklukkan Utam. Namun gol Irsyad di menit ke-85 menjadi penutup di laga ini, dan Semen Padang terpaksa takluk 5-3 dari Arema.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Arema: Utam Rusdiana; Ahmad Alfarizi, Ahmet Atayew, Bagas Adi Nugroho, Marko Markus Kabiay, Syaiful Indra Cahya, Adam Alis, Ahmad Bustomi, Esteban Vizcarra, Arif Suyono, Cristian Gonzales.
Cadangan: Dwi Kuswanto; Junda Irawan, Beny Wahyudi, Ferry Aman Saragih, Hanif Sjahbandi, Dendi Santoso, Dedik Setiawan.

Pelatih: Joko Susilo

Semen Padang: Rendy Oscario; Novan Setya Sasongko, Cassio de Jesus, Agung Prasetyo, Handi Ramdhan, Hengki Ardiles, Riko Simanjuntak, Vendry Mofu, Fridolin Kristof Yoku, Irsyad Maulana, Marcel Sacramento.
Cadangan: M Ridwan; Finno Andrianas, Elfis Nuh Harewan, Boas Atururi, Adi Nugroho, Tambun Naibaho, Muchlis Hadi Ning.

Pelatih: Syafrianto Rusli

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Komentar ()