Laporan Pertandingan: Arema FC 2-0 Bhayangkara FC
Bhayangkara gagal tampil maksimal ketika dijamu Arema FC pada pekan kedua Liga 1 2017.


OLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Arema FC mendulang tiga poin pertama pada Liga 1 2017, ketika menjamu Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (23/4) malam WIB. Sebelumnya, Arema menahan imbang Persib Bandung ketika bertamu ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api pekan lalu.

Esteban Vizcarra jadi bintang di laga ini, plus para pemain muda Arema yang mampu tampil apik terlebih Dedik Setiawan yang mencatatkan namanya di papan skor. Bhayangkara pada laga ini cukup kesulitan tanpa Evan Dimas dan Putu Gede yang tengah dipanggil timnas Indonesia U-22.

Babak Pertama

Arema selaku tuan rumah langsung tancap gas sejak menit awal, begitu pun Bhayangkara yang tak ragu menerapkan tempo tinggi dalam laga ini. Adam Alis jadi motor serangan tim tuan rumah, dengan Dedik Setiawan yang rajin membantu.

Tepat menit ke-18, Arema akhirnya membuka skor lewat pemain muda Dedik Setiawan. Adam yang sejak awal selalu jadi otak serangan Singo Edan mengirim umpan mendatar ke kotak penalti, Dedik mudah saja menyambar dan menjadikannya gol.

Bhayangkara nampak cukup kerepotan mengantisipasi cepatnya serangan yang digalang anak-anak muda Arema. Esteban Vizcarra nyaris menggandakan skor, sayang saja sepakan pemain yang ingin dinaturalisasi itu membentur tiang.

Tim tamu bukan tanpa serangan, beberapa peluang yang tak begitu membahayakan gawang Kurnia Meiga sempat diciptakan, seperti sepakan jarak jauh Jajang Mulyana. Hingga paruh pertama usai, skor 1-0 bertahan untuk Arema.

Babak Kedua

Demi mengejar ketertinggalan, Bhayangkara mencoba lebih agresif menekan Arema pada babak kedua. Beberapa kali Bhayangkara mendapat kans lewat bola mati, seperti sepakan Lee Yoo Joon yang berhasil ditinju Kurnia Meiga.

Pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim, Bhayangkara memainkan Thiago Furtuoso demi menambah daya dobrak. Zulfiandi yang kurang maksimal di laga ini juga digantikan oleh Ilham Udin Armaiyn. Jelas, ini upaya Simon McMenemy untuk mengejar gol.

Arema yang berhasil keluar dari tekanan malah kembali mencetak gol lewat Esteban Vizcarra pada menit 70'. Umpan tendangan penjuru dari marquee player Arema, Juan Pablo Pino disambar Vizcarra. Bhayangkara melayangkan protes karena menilai Vizcarra menyambut bola dengan tangan.

Masuknya Furtuoso memang cukup membantu serangan Bhayangkara, berulang kali striker asal Brasil itu melakukan determinasi berbahaya bersama Lee Yoo Joon. Sementara Arema tetap stabil dan punya keinginan untuk menambah gol, Pino yang masuk pada menit 65' cukup kompak dengan Vizcarra.

Konsistensi serangan Arema terjaga hingga pengujung laga, Vizcarra lagi-lagi nyaris menambah gol ketika ia bisa merangsek ke kotak penalti dan mengeksekusi tendangan dari jarak dekat. Namun bola masih bisa dibendung pemain belakang Bhayangkara. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Arema: Kurnia Meiga; Junda Irawan, Arthur Cunha, Jad Noureddine, Ahmat Farizi (53' Syaiful Indra); Esteban Vizcarra, Adam Alis, Hendro Siswanto; Dedik Setiawan, Muhammad Rafli (65' Juan Pablo Pino), Andrianto (37' Dalmiansyah Matutu, 46' Dendi Santoso).

Bhayangkara: Wahyu Tri; Alsan Sanda, Indra Kahfi (56' Shahrul Kurniawan), Otavio Dutra, Fatchu Rochman; Dinan Javier, Firman Utina (58' Thiago Furtuoso), Zulfiandi (46' Ilham Udin), Lee Yoo Joon, Wahyu Seto; Jajang Mulyana (71' Antoni Putro Nugroho).

Footer Goal Indonesia Instagram

 

Komentar ()