Willy Caballero: Argentina Harus Dihormati

BagikanTutup Komentar
Walau banyak yang menilai Argentina lolos ke Piala Dunia karena beruntung, Caballero yakin negaranya tetap layak ditakuti di Rusia.

Argentina susah payah lolos ke Piala Dunia 2018, tetapi Willy Caballero yakin negaranya tetap harus dihormati.

Lionel Messi mengamankan tiket Argentina ke Rusia 2018 dengan hat-trick dalam kemenangan 3-1 atas Ekuador dalam pertandingan kualifikasi terakhir mereka Oktober lalu.

Raksasa Amerika Selatan itu adalah juara Piala Dunia dua kali dan finis sebagai runner-up pada edisi 2014, mengalahkan Belgia dan Belanda sebelum takluk di hadapan Jerman.

Caballero berpikir reputasi Argentina untuk tampil di panggung besar lebih tangguh dari sekadar hasil inkonsisten dalam kualifikasi.

"Ketika saya melihat undian untuk grup Piala Dunia, saya tidak bersama tim nasional, saya tidak disebut, tetapi kebisingan di ruang ganti Chelsea mengatakan bahwa Argentina telah lolos dengan banyak keberuntungan di pertandingan terakhir," kata eks kiper Manchester City itu.

"Mereka berpikir dengan cara yang berbeda. Argentina dihormati karena pencapaian Piala Dunia terakhir, untuk para pemain yang dimilikinya, untuk cara mereka bermain, untuk cara mereka bersaing, dan dalam pertandingan yang akan datang, mereka akan sangat menghormati kami," tandasnya.

 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Jadwal Timnas Indonesia Di Piala AFF U-19 2018
2. AFC Sanksi Berat Kiper Persija
3. RESMI: Julen Lopetegui Pelatih Baru Real Madrid
4. PSMS Gerilya Lobi Pemain Persija & Persib
5. Sepuluh Pemain Terbaik Dari 32 Kontestan Piala Dunia Versi FIFA 18

 

Artikel Selanjutnya:
Ditumbangkan Swiss, Nemanja Matic Sebut Wasit "Bencana"
Artikel Selanjutnya:
John Obi Mikel Minta Kroasia Tak Kongkalikong Dengan Tim Lain
Artikel Selanjutnya:
Jadwal, Hasil & Klasemen Piala Dunia 2018 Grup D: Kroasia Lolos, Argentina & Nigeria Rebutan
Artikel Selanjutnya:
Neymar Butuh Waktu Untuk Kembali Prima
Artikel Selanjutnya:
Tite Ikut Rasakan Tangisan Neymar
Tutup