Tottenham Hotspur Berharap Tuah Mauricio Pochettino Di Derby London Utara

BagikanTutup Komentar
Pochettino tercatat belum pernah mengalami kekalahan saat memimpin Spurs berlaga di Derby London Utara kontra Arsenal dalam ajang Liga Primer Inggris.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memiliki catatan yang cukup bagus saat memimpin timnya berlaga di Derby London Utara kontra Arsenal dalam ajang Liga Primer Inggris.

Pochettino, yang mulai menangani Spurs sejak musim 2014/15, berhasil meraih dua kemenangan dan empat kali imbang saat menghadapi Arsenal di kompetisi teratas Inggris. 

Pochettino Tottenham Arsenal

Sebagai manajer Spurs ia baru sekali kalah dari Arsenal, itu pun terjadi di babak ketiga Piala Liga Inggris yang berlangsung pada 23 September 2015. Mereka kalah tipis 2-1  lewat brace yang dicetak Mathieu Flamini dalam laga yang berlangsung di White Hart Lane tersebut.

Secara pribadi Pochettino juga punya rekor cukup baik saat menghadapi Arsenal. Sebelum bergabung ke Spurs, manajer asal Argentina itu menangani Southampton saat baru menginjakkan kakinya di Liga Primer pada Januari 2013, setelah meninggalkan klub pertama yang ia tangani dalam kariernya di dunia kepelatihan, Espanyol.

Dalam dua pertemuan menghadapi The Gunners di ajang Liga Primer, Southampton asuhan Pochettino kalah 2-0 saat bertamu ke Emirates Stadium. Namun mereka sukses menahan imbang Arsenal 2-2 di St Mary's Stadium.

Pochettino pun sukses membawa Southampton finis di posisi delapan pada akhir musim 2013/14, musim penuh pertamanya di klub tersebut. Posisi itu merupakan yang terbaik bagi mereka sejak musim 2002/03 sekaligus memperoleh poin terbanyak dalam sejarah klub sejak berlaga di kompetisi Liga Primer yang dimulai pada musim 1992/93 lewat perolehan 56 poin.

Kesuksesan tersebut kemudian membuat Spurs menunjuknya untuk menangani tim pada 27 Mei 2014, para petinggi klub menunjukkan kepercayaan tinggi dan optimistis kepadanya lewat kesepakatan kontrak yang berdurasi lima tahun, dan pada Mei 2016 manajer berusia 45 tahun itu telah memperpanjang kontraknya hingga 2021.

Pochettino membangun skuat yang diisi para pemain muda dan lulusan akademi klub, dua rekrutan penting seperti Dele Alli dan Eric Dier serta produk akademi seperti Harry Kane terbukti mampu membawa Spurs terus mengalami peningkatan. Mereka pun mulai menjadi klub yang mampu bersaing di papan atas dan menjadi momok bagi klub rivalnya di London Utara, Arsenal.

Tuah Pochettino bahkan kemudian sukses membawa Spurs (peringkat dua) Arsenal (lima) pada klasemen akhir Liga Primer 2016/17, hal itu menjadi yang pertama bagi The Lilywhites sejak musim 1994/95 atau setelah 22 tahun berlalu. Kemenangan 2-0 dalam pertemua terakhir kedua tim di White Hart Lane musim lalu kemungkinan akan menjadi momen yang mengawali dominasi Spurs atas Arsenal di masa mendatang.

Dele Alli Christian Eriksen Tottenham Arsenal Premier League

Alexis Sanchez Tottenham Arsenal

Sejak Pochettino menangani Spurs, Arsenal selalu gagal meraih kemenangan di laga Derby London Utara, mereka imbang empat kali dan dua kali kalah, itu tercatat sebagai periode kegagalan meraih kemenangan terpanjang The Gunners saat menghadapi rival-rivalnya.

Pada Sabtu (18/11) laga Derby London Utara akan kembali digelar dalam ajang Liga Primer. Pada laga pekan ke-12 Liga Primer tersebut Spurs akan bertandang ke markas Arsenal Emirates Stadium. 

Terdapat kekhawatiran tersendiri saat laga derby berlangsung di sana. Karena sejauh ini meski belum terkalahkan, Pochettino belum pernah menang di Emirates Stadium. Ia hanya mampu membawa Spurs mengakhiri laga dengan hasil imbang dalam empat kesempatan.

Spurs bahkan hanya mampu meraih dua kemenangan dalam 32 laga tandang terakhirnya kontra Arsenal, sisanya mereka imbang 13 kali dan 17 kali kalah. Mereka mampu menang 3-1 di Higbury pada Mei 1993 dan 3-2 di Emirates Stadium pada November 2010.

Tapi di bawah arahan Pochettino, Spurs punya kemampuan yang mumpuni untuk mencuri tiga poin di kandang lawan. Arsenal harus lebih waspada karena sang rival kini tela berhasil memenangkan sepuluh laga tandang di 2017, tidak ada tim lain yang bisa mengungguli catatan tersebut. Selain itu mereka juga mampu mencetak 37 gol di markas lawan, terbanyak di liga sepanjang 2017.

Mau nonton pertandingan tim kesayangan kalian? Pastikan kalian memiliki kuota data VideoMAX SuperSoccer TV -- saluran streaming sepakbola paling lengkap! Nikmati keseruan aksi para bintang sepakbola dunia dengan cara mengaktifkannya melalui aplikasi MyTelkomsel atau menu akses *363*465#

 

Artikel Selanjutnya:
Pep Guardiola: Manchester City Takkan Berpuas Diri
Artikel Selanjutnya:
Dendy Sulistyawan Ingin Bertahan Di Bhayangkara FC
Artikel Selanjutnya:
Paul Clement Akui Kedigdayaan Manchester City
Artikel Selanjutnya:
Gareth Bale: Sepakbola Lebih Baik Tanpa VAR
Artikel Selanjutnya:
Eddie Howe Kecewa Dikalahkan Manchester United
Tutup