Tanpa Eka Ramdani, Permainan Persela Lamongan Monoton

BagikanTutup Komentar
Herkis juga akan berusaha memperbaiki mental pemain dalam menghadapi set-piece.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Kehilangan Eka Ramdani di sektor tengah diakui pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto turut berperan dalam kekalahan 1-0 dari PSM Makassar di Stadion Surajaya, Sabtu (12/8) malam WIB.

Heri tidak memungkiri absennya Eka membuat pola permainan Persela sedikit monoton, dan mudah dibaca lawan, meskipun ia sudah beberapa kali mengatakan kepada gelandang supaya lebih kreatif dalam menyusun pola serangan.

SIMAK JUGA: Rene Alberts Puji Ketenangan Pemain PSM

“Peran yang lain juga harusnya menunjang. Tapi sudah dicoba oleh pemain tengah lain, Kosuke [Uchida], Jose [Coelho], dan Agung [Pribadi], tapi belum maksimal. Memang tipikal Eka tidak ada lagi di tim saya ini, tipikal pembagi bola, pendistribusi bola, memang kurang,” tutur Herkis, sapaan Heri.

PSM sukses memperdaya Laskar Joko Tingkir melalui gol semata wayang Willem Jan Pluim pada menit ke-85 memanfaatkan umpan matang Marc Klok yang berawal dari situasi bola mati.

SIMAK JUGA: Sundulan Pluim Menangkan PSM

“Sebenarnya babak kedua itu kami coba tingkatkan serangan, tapi ada sedikit kelengahan dan nomor 80 [Pluim] agak sedikit bebas. Hal-hal ini masih sering terjadi, seperti pertandingan lawan Madura [United], kelengahan pada konsentrasi,” keluh Herkis.

“Saat kami menerima bola set-piece, apalagi mereka punya postur ideal untuk bola-bola atas. Jadi mental set-piece harus diperbaiki.”

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Persela - PSM

“Tapi secara keseluruhan anak-anak sudah berjuang. Ada juga beberapa peluang, tapi kami tidak beruntung. Secara permainan tidak ada masalah, anak-anak juga sudah berusaha, [Ivan] Carlos, Samsul [Arif], Jose [Coelho] juga ada peluang, cuma memang masih lemah dan mudah terbaca,” kata Herkis.

“Tentu ini evaluasi saya dan para pemain ke depan dalam hal bola-bola mati. Ke depan kami harus bangkit supaya kami tetap mendulang poin. Kami juga di luar harus bisa mencuri poin. Ini pekerjaan rumah yang harus kami lakukan. Jangan putus asa, dan kami harus bangkit.” (gk-43)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Gol Voli Mesut Ozil Disebut Mirip Gol Legendaris Zinedine Zidane
Artikel Selanjutnya:
Tanpa Bambang Pamungkas, Persija Jakarta Gelar Latihan Perdana
Artikel Selanjutnya:
Louis Van Gaal Incar Balas Dendam Pada Manchester United
Artikel Selanjutnya:
POLLING Jersey Terbaik 2017/18: Liga Eropa Lain
Artikel Selanjutnya:
Giuseppe Marotta: Emre Can Masih Dalam Radar Juventus
Tutup