Sir Alex Ferguson Dukung Michael Carrick Jadi Manajer

BagikanTutup Komentar
Carrick sendiri tengah mengupayakan lisensi kepelatihannya di pengujung karier bermainnya sebagai pesepakbola.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mendukung setiap mantan pemainnya untuk berani mengambil langkah ke depan menjadi manajer, dan itu berlaku juga untuk Michael Carrick.

Seperti diketahui, pada Minggu (4/6) ini Ferguson akan kembali ke Old Trafford untuk laga testimonial Carrick di Old Trafford, dan ia nantinya bakal menangani tim United 2008 melawan tim All-Stars pilihan mantan pemainnya tersebut.

Ferguson dalam keterngannya mengaku sudah berbicara dengan Carrick mengenai rencana eks Tottenham Hotspur itu untuk menjadi manajer, dan yang bersangkutan diketahui tengah mengambil lisensi kepelatihan dengan melatih United U-14.

Ferguson mengatakan: “Saya tahu soal [rencana menjadi manajer] itu dan saya sudah membicarakannya dengan Michael,” ujarnya kepada MUTV. “Saya menyarankan semua pemain untuk melakukan itu dan kebanyakan dari mereka melakukannya. Ini sangat penting.

SIMAK JUGA - Jonny Evans: Michael Carrick Bisa Main Beberapa Tahun Lagi

“Banyak pemain yang tidak melakukan apa-apa di sore hari setelah berlatih. Mereka pulang ke rumah dan hanya bersantai, menonton televisi atau melakukan kegiatan lainnya. Namun saya rasa mereka harusnya mengambil langkah tersebut.”

Ferguson mengisahkan bahwa ia mulai menekuni ilmu kepelatihan sejak masih aktif bermain, dengan menambahkan: “Saya mengambil lisensi kepelatihan saya di usia 23 tahun. Saya mendedikasikan hidup untuk sepakbola dan tidak ingin setengah-setengah. Saya tidak ingin kembali menjadi insinyur.

“Saya rasa para pemain harus mengerti soal permainan dan, jika mereka berniat menjadi pelatih atau manajer, mereka harus paham perbedaan antara menjadi pelatih dan pemain. Sebagai pemain, jika Anda kalah pada Sabtu, Anda pulang ke rumah dan merasa kecewa seperti pemain kebanyakan. Namun Anda takkan paham kesendirian seorang pelatih atau manajer dalam hal berpikir: ‘Mengapa tim saya kalah? Mengapa kita kalah di pertandingan tersebut? Apa solusinya?’

“Itulah yang harus mulai Anda pikirkan sebagai pelatih atau manajer dan Michael melakukan itu dan harus memahami itu semua, seperti kebanyakan manajer muda. Saya kira dia punya potensi alami untuk menjadi manajer.”

 

 

Artikel Selanjutnya:
Kebersamaan Antoine Griezmann Di Atletico Madrid Diprediksi Berakhir
Artikel Selanjutnya:
Kazuki Nagasawa Tatap Leg Kedua Final Liga Champions Asia
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Primer Inggris: Manchester United - Brighton & Hove Albion
Artikel Selanjutnya:
Andre Silva Ingin Kesempatan Lebih Banyak Di Serie A
Artikel Selanjutnya:
Vincenzo Montella: AC Milan Capai Target Minimum
Tutup