Robert Rene Alberts Puji Ketenangan Pemain PSM Makassar

BagikanTutup Komentar
Rene Alberts semringah anak asuhnya mendapatkan kemenangan dalam laga tandang.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN   

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts memuji ketenangan pemainnya dalam membangun serangan, sehingga bisa membawa pulang tiga angka dengan mengalahkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya, Sabtu (12/8) malam WIB.

Gol kemenangan tercipta melalui Willem Jan Pluim pada menit ke-85 memanfaatkan situasi bola mati usai menerima umpan matang dari Marc Klok. Rene Alberts mengatakan, gol tersebut merupakan buah dari strategi yang biasa didapatkan saat latihan, dan bukan disebabkan faktor keberuntungan.

SIMAK JUGA: Sundulan Pluim Menangkan PSM

“Saya kira kuncinya adalah ketenangan. Di babak pertama kami tidak terlalu gunakan speed dan pergerakan bola, kami bermain lebih komprehensif. Saya kira pertandingan tadi cukup seimbang, tapi di babak kedua pada 20 menit terakhir, kami bisa kuasai bola lebih banyak, dan itu berhasil kami manfaatkan,” beber Rene Alberts.

“Setiap gol itu dari strategi, dan pemain harus melakukannya, namun mereka juga harus improvisasi di lapangan. Saya instruksikan kepada pemain untuk lebih variatif, dan maksimalkan corner. Bola juga datangnya tidak terlalu tinggi.”

Pelatih berkebangsaan Belanda ini juga menolak anggapan tim asuhannya sempat dilanda frustrasi sebelum berhasil mencetak gol, meski berhasil menciptakan beberapa peluang, baik melalui Pluim, Marc Klok, Ferdinand Sinaga, maupun Titus Bonai (Tibo).

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Persela - PSM

“Tidak. Saya kira kesempatan emas itu ada di Tibo sebelumnya, namun terus berlanjut. Saya lebih baik menang 1-0 daripada 3-2, meski penonton pasti kurang suka, karena tidak banyak gol yang terjadi,” tutur Robert.

Selain itu, kunci sukses PSM memenangi pertandingan adalah, lantaran bek mereka berhasil mematikan pergerakan Ivan Carlos yang sempat memberikan beberapa kali ancaman sebelum kemudian ditarik keluar jelang pertandingan usai.

“Kami tahu pemain ini cukup berbahaya. Apalagi kalau dia sudah bisa memutar dengan bola. Jadi saya bilang kepada anak-anak untuk tidak membiarkannya,” ucap Rene Alberts.

SIMAK JUGA: Rene Alberts Berharap Purishkin Bisa Dimainkan

Reva Adi Utama yang dipercaya turun mengawal sektor kiri pertahanan PSM juga mengungkapkan, mereka juga sempat kesulitan mengawal barisan penyerang, termasuk Ivan Carlos.

“Sulit pasti sulit, tapi saya terus kerja keras untuk tidak kebobolan, karena itu tugas saya sebagai salah satu empat pemain belakang,” kata Reva. (gk-43)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Artikel Selanjutnya:
Laporan Pertandingan: Atalanta 3-3 Lazio
Artikel Selanjutnya:
Laporan Pertandingan: Barcelona 4-0 Deportivo La Coruna
Artikel Selanjutnya:
REVIEW Ligue 1 Prancis: Mario Balotelli Kembali Jadi Pahlawan Nice
Artikel Selanjutnya:
Kaka Belum Siap Jadi Direktur Olahraga AC Milan
Artikel Selanjutnya:
Wayne Rooney Ogah Sebut Manchester City Tim Terbaik
Tutup