Redup Di Timnas, Duo Cerezo Osaka Harus Bekerja Keras Di J.League

BagikanTutup Komentar
Hotaru Yamaguchi dan Hiroshi Kiyotake tampil di bawah ekspektasi saat membela Jepang dalam laga internasional terbaru melawan Thailand.


OLEH   DEDE SUGITA     Ikuti di twitter

Tim nasional Jepang menjamu Thailand di Saitama Stadium 2002 pada Selasa (28/3) lalu setelah sukses mengatasi perlawanan tuan rumah Uni Emirat Arab 2-0 lima hari sebelumnya. Jepang membidik kemenangan kedua konsekutif agar semakin dekat mengamankan tiket putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Namun, tim kehilangan beberapa gelandang utama seperti Makoto Hasebe (Eintracht Frankfurt), Yasuyuki Konno (Gamba Osaka), dan YojiroTakahagi (FC Tokyo) sehingga pelatih Vahid Halilhodzic menurunkan bek sayap Gotoku Sakai sebagai bagian dari sistem double-pivot dan menandemkannya tersebut dengan Hotaru Yamaguchi dari Cerezo Osaka.

Pilihan tersebut menjadikan Yamaguchi satu-satunya gelandang murni dan ini membebaninya, sebagaimana sudah terlihat di menit keempat. Ia membuat kesalahan saat berusaha meneruskan bola yang diterimanya dari Sakai kepada Genki Haraguchi (Hertha Berlin), dan akhirnya malah memberikan tendangan bebas untuk Thailand.

KLASEMEN PRA-PIALA DUNIA 2018 ASIA

Hanya dua menit berselang, Yamaguchi melakukan halauan, tapi kurang jauh dan berujung pada tendangan penjuru buat lawan. Bahkan setelahnya Yamaguchi, bersama Gotoku Sakai, tak mampu merebut bola dari penguasaan Thailand, dan ia sangat kesulitan.

Menyentuh menit ke-18, Haraguchi menerima bola dari Gotoku Sakai, melakukan umpan backheel ke arah Shinji Kagawa (Borussia Dortmund), kemudian Yamaguchi menjemput bola dan melepas tembakan keras yang dimentahkan kiper.

Andai kesempatan ini berhasil dikonversi menjadi gol, situasinya mungkin akan berbeda sama sekali, tetapi pada akhirnya ia menyudahi 90 menit permainannya tanpa mampu menunjukkan skill dan ketajaman sejatinya.

Di sisi lain, rekan seklub Yamaguchi di Cerezo Osaka, Hiroshi Kiyotake, juga beraksi sebagai salah satu pemain “klub domestik” dalam pertandingan  yang sama. Pada partai sebelumnya versus UEA ia tak mendapatkan kesempatan bermain, sementara kali ini Kiyotake masuk dari bangku cadangan.

Hiroshi Kiyotake of Japan

Mengenakan nomor punggung 13, Kiyotake bermain dalam 15 menit terakhir sebagai pengganti Kagawa. Tidak terlalu lama memang, tetapi sesudah laga ia menjelaskan instruksi penting dari pelatih agar dirinya “tidak kehilangan bola dan mempertahankan komposisi tim”. Ia menunaikan tugas tersebut, menjaga bola dengan baik dan mengubah ritme permainan. Selain itu, Kiyotake juga mengkreasi assist untuk gol keempat tim melalui Maya Yoshida (Southampton) di menit ke-83.

HALAMAN KHUSUS SEPAKBOLA JEPANG

“Kiyo [sapaan Kiyotake] selalu melepaskan umpan silang yang sangat bagus, jadi saya bisa maju dengan yakin,” demikian pujian dari sang kapten Yoshida untuk pemain 27 tahun itu.

Namun, untuk ukuran pemain yang merupakan gelandang serang utama dalam kemenangan 2-1 atas Arab Saudi pada November silam, mengonversi penalti dan menciptakan banyak peluang emas, minimnya menit bemain dalam dua laga terakhir ini pastilah membuat frustrasi.

Bagi dua pemain ini, yaitu Hotaru Yamaguchi serta Hiroshi Kiyotake, yang sama-sama sempat merantau ke Eropa sebelum merumput kembali di Jepang, satu-satunya tempat di mana mereka bisa berkembang adalah di J.League. Mereka memiliki hasrat yang sama untuk mempersembahkan titel bagi Cerezo Osaka dan menunjukkan sinar masing-masing. Oleh karena itu, mereka mesti menetapkan target lebih tinggi lagi.

Tantangan sesungguhnya untuk duo Cerezo ini baru dimulai. Mari nantikan performa mereka selanjutnya sebagai pemain internasional Jepang.

 

Artikel Selanjutnya:
PSSI Belum Tetapkan Pengganti Indra Sjafri
Artikel Selanjutnya:
RESMI: Barito Putera Perpanjang Kontrak Tiga Pemain Timnas Indonesia
Artikel Selanjutnya:
Indra Sjafri Siap Bentuk Timnas Indonesia Untuk 2024
Artikel Selanjutnya:
Produktivitas Istimewa Paulinho
Artikel Selanjutnya:
T-Team Resmi Bubar, Rahmad Darmawan Kembali Ke Indonesia?
Tutup