Rahmad Darmawan Beberkan Kunci Sukses Taklukkan Persib Bandung

BagikanTutup Komentar
RD mengakui pada babak pertama SFC masih banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.


LIPUTAN   ALDI FATHIR     DARI   PALEMBANG   

Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Rahmad Darmawan (RD), mengakui kemenangan timnya atas Persib Bandung, skor 3-1, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Minggu (1/4) malam, tak didapat mudah. Terlebih, SFC harus tertinggal satu gol lebih dahulu pada babak pertama oleh gol Ezechiel N'Douassel pada menit ke-28.

"Malam yang berat. Karena Persib sangat memberi perlawanan di pertandingan ini. Tapi alhamdulilah, malam ini kami sudah diberi rezeki. Memang butuh kerja lebih keras di babak kedua. Karena babak pertama kami sama sekali tidak bermain lepas," kata RD.

Kondisi yang diperparah, menurut RD, karena anak asuhnya terlalu banyak memberi ruang lini tengah lawan untuk berkreasi. Adanya ruang inilah yang akhirnya bisa dimanfaatkan N'Douassel untuk bisa mencetak gol kejutan. 

"Kesalahan tim kami juga karena ada banyak kesalahan yang tidak perlu. Sepanjang babak pertama, saya catat ada lima pelanggaran yang saya rasa tidak perlu. Ini menguntungkan lawan, sehingga mereka bisa recovery lagi, mengatur tempo lagi, sepanjang babak pertama," tuturnya.

Kesalahan yang menurut RD tidak boleh terulang di babak kedua. Sedikit memberi motivasi, dan mengintruksikan anak asuhnya terus menekan tanpa memberi ruang. Akhirnya berbuah manis, dengan torehan tiga gol balasan.

"Memang, instruksi kami untuk bisa terus menekan lewat sektor sayap. Karena kami memang punya dua full back ofensif. Sengaja kami instruksikan agar terus menyisir dari sisi sayap," jelas mantan pelatih Persija Jakarta itu.

"Kami juga sengaja untuk melakukan kombinasi pertukaran dua posisi (Esteban) Vizcarra dan Manucheckhr Dzalilov, karena ingin lebih variatif serangan saja, selebihnya gol-gol itu menurut saya rezeki," tambahnya.

Disinggung mengenai pertama kalinya tidak melakukan satu kali pun pergantian pemain, pelatih asal Metro lampung itu menjelaskan memang itu sesuai dengan evaluasi yang didapatnya.

"Bukan karena apa-apa. Tidak ada pergantian, karena seluruh stamina pemain masih dalam kondisi bagus. Jadi saya pun tidak mau ambil risiko pergantian pemain, jika memang tanpa ada alasan yang jelas," ujar eks juru taktik Persipura Jayapura ini.

Di sisi lain, kemenangan Laskar Wong Kito juga bermakna untuk seorang Marckho Sandy Merauje. Bek kanan yang sukses cetak satu gol ini, mempersembahkan kemenangan itu untuk sang nenek yang pada, Minggu (1/4), baru meninggal dunia.

"Kerja keras yang sudah kami berikan, berbuah. Memang ini juga jadi salah satu motivasi lebih untuk saya, memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya," ucap Marckho.(gk-70)

 

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Mohamed Salah Samai Rekor Cristiano Ronaldo & Robin Van Persie
2. Mathieu Flamini: Saya Bukan Miliarder
3. Bek Asing Sriwijaya FC Siap Main Lawan Persib
4. Suporter Persib Laporkan Ke Polisi Oknum Pemain Persija
5. Johor Darul Takzim Gaet Eks Striker Olympique Lyon

Artikel Selanjutnya:
Pelatih Hong Kong U-23 Puas Tahan Palestina
Artikel Selanjutnya:
Alberto Goncalves Langsung Fokus Tatap Laga Lawan Hong Kong
Artikel Selanjutnya:
REVIEW Asian Games 2018: Kejutan! Malaysia Taklukkan Korea Selatan
Artikel Selanjutnya:
Pelatih Laos: Timnas Indonesia U-23 Lawan Yang Paling Sulit Untuk Kami
Artikel Selanjutnya:
Timnas Indonesia U-23 Bungkam Laos
Tutup