Mengapa Barcelona Memburu Philippe Coutinho & Mengapa Liverpool Menolak

BagikanTutup Komentar
Barcelona harus mencari pengganti Neymar di musim panas ini, Coutinho menjadi kandidat terkuat tetapi Liverpool tampak mustahil mau melepasnya...


OLEH    TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter

Bursa transfer musim panas ini menjadi sangat mengejutkan setelah rekor pemain termahal dunia terpecahkan dengan sensasional, ketika Paris Saint-Germain membajak Neymar dari Barcelona.

PSG menebus pemain asal Brasil itu dengan banderol lebih dari dua kali lipat harga yang harus dikeluarkan oleh Manchester United untuk Paul Pogba, padahal angka €105 juta tersebut sudah memantik banyak kritikan. Alhasil, angka  €222 juta tidak pelak lebih banyak mendapatkan kecaman.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger menyebut transfer Neymar itu membuat sepakbola telah melampaui batas rasionalitas, sementara rivalnya di Liga Primer Inggris, Jurgen Klopp, juga tidak kalah tegas. Manajer Liverpool itu menyindir peraturan Financial Fair Play yang digembar-gemborkan ternyata hanya sekedar imbauan yang tidak mengikat klub.

“Ada klub-klub yang dapat membayar harga seperti itu — Manchester City dan PSG. Semua orang tahu itu,” kata Klopp kepada reporter. “Tadinya saya pikir [Financial] Fair Play dibuat sedemikian rupa sehingga situasi seperti itu tidak dapat terjadi. Tapi ini justru hanya sekadar imbauan, dan bukan peraturan.”

Neymar PSG Amiens

Bagaimanapun juga, mempertimbangkan kualitas dan juga kontribusi Neymar untuk Barcelona - sebagai bagian dari trio maut, MSN - dan sebagai kapten tim nasional Brasil, maka harga yang dikeluarkan PSG bukan tidak masuk akal.

Belum lagi dengan nilai sang pemain di luar lapangan terkait komersil, angka tersebut diyakini sudah dipertimbangkan dengan matang. Setidaknya itulah yang dilontarkan oleh Jose Mourinho, pelatih Manchester United yang membuat kejutan di bursa transfer musim lalu saat merekrut Pogba.

SIMAK JUGA - Hasil Polling: Coutinho Paling Pas Gantikan Neymar

“Saya tidak merasa dia [Neymar] mahal untuk £200 juta. Saya pikir dia terasa mahal sekarang karena kita akan punya lebih banyak pemain yang dibanderol £60 juta, £80 juta atau £100 juta," ungkap Mourinho. “Tapi Neymar adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Secara komersial dia sangat kuat dan, tentunya, Paris Saint-Germain sudah memikirkan itu. Jadi saya rasa permasalahannya bukan berasal dari Neymar, tapi konsekuensi yang harus ditanggung setelahnya.”

Segala kontroversi terkait transfer Neymar tentu sudah tidak akan diambil pusing lagi oleh Barcelona, sekarang mereka dipaksa untuk mencari pengganti yang sepadan atas kepergian salah satu bintang terbesar mereka itu.

Memang akan sangat sulit mencari pengganti pemain binaan Santos yang telah mencetak 105 gol dalam 186 laga dan sukses mengantar Blaugrana meraih treble di 2014/15 itu, terlebih lagi waktu bursa transfer musim panas bisa dibilang sudah sangat mepet untuk mencari pemain sekaliber Neymar.

Messi, Neymar, Suarez 12182016

Salah satu opsi terbaik bagi Barcelona adalah Philippe Coutinho. Bintang Liverpool itu sudah ramai dikabarkan telah didekati oleh Blaugrana, bahkan Neymar sendiri yang turut membujuk rekannya di Selecao tersebut untuk merapat ke Camp Nou. 

"Seorang pemain Liga Primer yang saya inginkan bermain untuk Barcelona adalah Coutinho. Saya yakin Philippe Coutinho adalah pemain yang akan cocok dengan karakter Barcelona," ungkap Neymar.

'Pendekatan' tersebut bisa menjadi modal awal bagi manajemen Barcelona untuk segera meyakinkan sang pemain, tapi yang lebih penting dari hal itu, tentu kualitas sang pemain, apakah Coutinho memiliki kemampuan yang layak? Kekhawatiran Barcelona akan hal tersebut bisa direduksi dengan pernyataan dari salah satu legenda klub asal Brasil, Ronaldinho.

Pemain yang masyhur dengan dribelnya yang menipu mata itu menilai Coutinho sudah berada dalam level yang tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggal Neymar. Pernyataan Ronaldinho itu cukup bisa tergambar dalam grafik di bawah ini:

GFXID - Philippe Coutinho Vs Neymar

Neymar jelas memiliki keunggulan dalam sisi agresivitas menyerang, dengan gaya main yang eksentrik, sangat sedikit pemain yang mampu menandinginya dalam hal ini. Tetapi, Coutinho memiliki kelebihan yang akan mampu menutup 'jarak' tersebut, yaitu gaya bermain yang efisien. Pemain kelahiran Rio de Janeiro tersebut memiliki akurasi umpan dan crossing yang lebih bagus, dan ia memiliki jumlah gol yang sama dengan Neymar meski melakukan tembakan dan tembakan tepat sasaran lebih sedikit.

Dengan kelebihannya itu, pelatih timnas Brasil, Tite, yang telah melihat Coutinho dan Neymar bekerja sama dalam satu tim menilai, sebuah hal yang wajar jika tim raksasa Spanyol tersebut mendamba sang bintang Liverpool di Camp Nou.

BERITA LAIN - Ronaldinho: Philippe Coutinho Paling Pantas Gantikan Neymar

"Bagi saya semuanya masuk akal melihat Barcelona memburu Coutinho. Saya tidak membesar-besarkan tetapi siapa yang tidak ingin memiliki pemain sekelas Coutinho dengan magisnya dan kemampuan menciptakan peluang," ujar Tite.

"Siapa yang tidak akan tergoda memiliki pemain yang bisa mengatur ritmen permainan dan membangun serangan?"

Bagaimanapun juga, hal itu pula yang membuat Liverpool sangat enggan melepas Coutinho ke Spanyol, terlepas dari komentar beberapa mantan penggawa klub yang mendorong The Reds untuk menerima tawaran Blaugrana. Klopp mengetahui dengan baik nilai sang pemain di dalam skuatnya, sehingga ia dengan tegas mematok banderol Coutinho dengan harga 'tak terbatas'.

"Dari sudut pandang finansial, tak ada batas harga untuk menjualnya. Tidak ada harga tertentu yang membuat siap kami melepasnya. Tujuan kami adalah mendapatkan tim terbaik," terang Klopp pada Sky Sports News.

2017-07-21 Liverpool Klopp Coutinho

Dibebani target tinggi musim ini, kehilangan Coutinho tentu bakal menjadi kerugian yang sangat besar. Sosok berusia 25 tahun itu menjadi andalan The Reds, memberi kontribusi 14 gol dan sembilan assist untuk klub dalam 36 pertandingan yang dijalani musim lalu di semua ajang.

Posisinya sebagai sayap kiri - di mana Coutinho banyak beroperasi musim lalu dan juga yang diproyeksikan di Barcelona - memang kemungkinan besar telah tergantikan oleh winger baru, Mohamed Salah. Tetapi, bukan berarti ia kehilangan tempat di skuat utama, pemain yang digaet dari Inter Milan itu justru akan kembali ke posisi alaminya.

Di lini tengah, performa Coutinho diperkirakan semakin cemerlang, ia memiliki area yang lebih luas untuk dimaksimalkan oleh visi plus kreativitasnya dan ia juga akan mendapat ruang lebih banyak untuk melakukan tendangan jarak jauh favoritnya.

SIMAK JUGA - Liverpool Tolak Tawaran Barcelona 109 Juta untuk Coutinho

Selain itu, Coutinho diyakini masih akan memiliki kesempatan untuk beroperasi di sayap kiri seperti musim lalu. Taktik dan gaya main Klopp yang sangat menguras fisik, akan membuat Salah, Sadio Mane ataupun pemain lain kesulitan mampu menjalani semua rangkaian pertandingan. Rotasi menjadi hal krusial di tubuh The Reds, dan kehilangan salah satu pemain terbaik yang bisa dimaksimalkan dalam beberapa posisi akan membahayakan.

Namun, apakah peluang Barcelona benar-benar tertutup? Jawabannya mungkin ada di pergerakan bursa transfer, asa Blaugrana untuk mendatangkan Coutinho bisa saja sedikit terbuka setelah The Reds dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Arturo Vidal dari Bayern Munich.  Tapi, sekali lagi,  dengan rival-rival di Liga Primer Inggris semakin membenahi diri, dengan banyaknya kompetisi yang harus diarungi, dan dengan taktik militan ala Klopp, terasa mustahil bagi Liverpool untuk bersedia melepas sang bintang ke klub lain, jika mereka benar-benar ingin bersaing memerebutkan trofi yang ada.
 

Artikel Selanjutnya:
Otavio Dutra Didekati Empat Klub
Artikel Selanjutnya:
Cristiano Ronaldo Inginkan BBC Di Piala Dunia Antarklub
Artikel Selanjutnya:
Eka Ramdani Merapat Ke Persib Bandung
Artikel Selanjutnya:
Indonesia Rajai Facebook Derbi Manchester
Artikel Selanjutnya:
Yuto Nagatomo: Pertarungan Yang Melelahkan
Tutup