Mengadu Ke Presiden PSG, Neymar Minta Edinson Cavani Dijual?

BagikanTutup Komentar
Penyerang Brasil ini diklaim telah memohon kepada PSG agar Cavani dijual setelah keduanya kedapatan berebut penalti.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter

Seperti yang sudah diprediksi, insiden rebutan penalti antara sesama penyerang Paris Saint-Germain, Neymar dan Edinson Cavani, terus memunculkan rumor yang tak sedap.

Beberapa waktu lalu, media Prancis L’Equipe mengklaim terjadi keributan di ruang ganti PSG setelah berakhirnya pertandingan melawan Olympique Lyon, Minggu (17/9). Seperti diketahui, kejadian memalukan tersebut mengambil tempat di laga tersebut di mana Neymar tampak berupaya mengambil alih tugas Cavani sebagai eksekutor titik putih.

SIMAK JUGA: Neymar Dituntut Hargai Cavani

Cavani sudah membantah kabar perselisihan dengan Neymar tersebut. Namun pada Selasa (19/9) ini, Sport melaporkan kabar yang lebih panas. Media olahraga ternama Spanyol itu mengklaim Neymar telah meminta PSG agar segera menjual Cavani.

Neymar disebutkan sudah menjalin komunikasi dengan presiden PSG Nasser Al-Khelaifi untuk mengungkapkan keluhannya terhadap Cavani. Lebih lanjut, Neymar merasa hubungannya dengan Cavani sudah mustahil untuk kembali akur dan berharap PSG menyingkirkan striker Uruguay itu.

Masih belum diketahui langkah apa yang akan ditempuh PSG untuk mengatasi masalah sensitif ini. Cavani sendiri merupakan penendang utama penalti PSG dan sudah menjadi  sejak didatangkan dari Napoli pada 2013. Di satu sisi, Neymar yang direkrut dengan rekor transfer dunia senilai €222 juta merasa dirinya layak diperlakukan sebagai pemain nomor satu di dalam tim.

 

Artikel Selanjutnya:
Marcus Rashford Disarankan Tinggalkan Manchester United
Artikel Selanjutnya:
Rio Ferdinand Sempat Ragukan David De Gea
Artikel Selanjutnya:
Bagas Adi Nugroho: Fokus TC Sekarang Ke Pressing
Artikel Selanjutnya:
Dibidik AC Milan, Borussia Dortmund Ingin Pertahankan Marco Reus
Artikel Selanjutnya:
David Ospina Jadi Andalan Arsenal Di Final Piala Liga Inggris
Tutup