Mauro Icardi Masuk Buku Sejarah Inter Milan

Komentar
Satu gol yang dicetaknya ke jala Chievo Verona, membuat kapten Inter Milan itu resmi masuk buku sejarah klub.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Inter Milan sukses menampilkan performa luar biasa untuk berpesta gol ke jala Chievo Verona lewat skor telak 5-0, pada giornata 15 Serie A Italia, Minggu (3/4) malam WIB.

Kemenangan yang akhirnya membawa Inter menguasai klasemen sementara itu, mementaskan Ivan Perisic sebagai bintang utamanya. Pemain internasional Kroasia ini berhasil mencetak hat-trick.

Meski begitu kapten Inter, Mauro Icardi, juga layak mendapat sorotan. Satu gol yang dipersembahkannya di partai ini, membuatnya masuk dalam buku sejarah La Beneamata sebagai sepuluh besar pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub.

 

A post shared by Mauro Icardi (@mauroicardi) on

Sejak membela Inter pada musim panas 2013 lalu, Icardi sudah mengoleksi 94 gol untuk Tim Biru Hitam dari 161 penampilannya di semua ajang. Jumlah itu menyamai koleksi gol Mario Corso, yang duduki posisi sepuluh pencetak gol terbanyak klub.

Menyambut rekornya tersebut, Icardi tampak begitu bahagia. Melalui akun resmi Instagram-nya, pemain berusia 24 tahun itu mengaku nyaris tak bisa menggambarkan perasaannya dengan kata-kata.

Mauro Icardi Inter

"Saya nyaris tak bisa berkata-kata untuk menggambarkan momen ini. Ini adalah momen indah yang mewakili pengorbanan dan kerja keras saja selama bertahun-tahun di Inter," tutur Icardi di akun Instagram-nya.

"Kini di musim kelima saya bersama Inter, saya masuk jajaran sepuluh besar pencetak gol terbanyak klub. Terima kasih atas segala dukungan yang Anda berikan pada saya setiap hari," pungkasnya.

 

Artikel Selanjutnya:
Gareth Bale-Karim Benzema Dinilai Kini Tampil Subur Tanpa Cristiano Ronaldo
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Persebaya Surabaya 4–1 Mitra Kukar
Artikel Selanjutnya:
Laporan Pertandingan: Bhayangkara FC 2-2 Barito Putera
Artikel Selanjutnya:
Harapan Terpendam Mario Pasalic Di Chelsea Kelak
Artikel Selanjutnya:
Fadilah Nur Rahman Waspadai Kebangkitan Vietnam
Tutup