Liga 2 Yang Keras & Brutal

BagikanTutup Komentar
Beberapa peristiwa tak pantas terjadi pada pekan kedua Liga 2 2017.


OLEH    FARABI FIRDAUSY     Ikuti di twitter

Sepakbola Indonesia masih jauh dari kata sportivitas, hal itu terlihat dari rentetan peristiwa yang terjadi pada pekan kedua Liga 2 2017. Dari mulai naiknya tensi pelatih ketika diprotes suporter hingga protes berlebihan kepada wasit terjadi akhir pekan lalu.

Kekalahan Persebaya Surabaya ketika bertandang ke Stadion Demang Lehman untuk menantang Martapura FC berakhir tak memuaskan untuk tim Bajul Ijo. Iwan Setiawan sebagai pelatih pun kena sasaran protes para suporter dari Persebaya.

SIMAK JUGA - Persikad Jaga Semangat Dengan Skuat Ramping

Hal tak sepatutnya pun terjadi, mantan juru taktik Persija Jakarta itu malah menantang balik para suporter hingga akhirnya didenda manajemen sendiri. Bahkan, Iwan dilarang manajemen Persebaya untuk mendampingi tim pada pekan selanjutnya.

Protes suporter Persebaya kepada Iwan tak lain karena tim belum bisa menuai tiga poin dari dua pertandingan pertama mereka. Pertama Persebaya harus puas ditahan imbang oleh Madiun Putra, lalu kemudian dibuat tertunduk oleh Martapura, 2-1.

SIMAK JUGA - Persebaya Denda Iwan Setiawan

Di Sragen, kemenangan Persis Solo atas tuan rumah Sragen United diwarnai ricuh. Kepemimpinan wasit Bambang Sutiyono tak bisa memuaskan kedua tim, eror pun terjadi ketika wasit malah memberi kartu merah kepada Andrianto Ariza yang hanya duduk diam di bangku cadangan Persis.

Kejadian itu berawal dari hantaman lutut kiper Sragen United, Andi Setiawan, kepada gelandang Persis Dedi Cahyono Putro. Insiden itu memantik emosi pemain cadangan Persis Hendri Aprilianto yang secara reaktif mengejar Andi. Bukan memberi kartu kepada Hendri, wasit malah menghukum Andrianto.

Dedi akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan hal yang sama terjadi kepada M Wahyu yang mengalami luka di pelipis. Stadion Taruna pun penuh sesak pada laga itu sampai penonton meluber dari tribun.

SIMAK JUGA - Ricuh Warnai Kemenangan Persis

Laga keras juga terjadi di Stadion Langsa, antara PSBL Langsa dan Persiraja Banda Aceh. Protes berlebihan kepada wasit Suci Effendi dilakukan para pemain Persiraja karena memberikan penalti untuk tuan rumah PSBL.

Wasit mendapat intimidasi hingga terpinggirkan ke sisi luar lapangan, protes itu dilanjutkan dengan penyiraman air kepada wasit oleh salah satu pemain dari Persiraja. Kejadian itu terekam dan diunggah akun Instagram Bola Aceh.

 

A post shared by Bola Aceh (@bolaaceh) on

Insiden lain dari Liga 2 yang menjadi viral adalah hantaman kaki pemain Kepri Jaya 757 Gerald Pangkali kepada pemain PSPS Pekanbaru, Defri Rizki. Gerald terekam menendang Defri yang sudah terjatuh, wasit pun langsung mengganjarnya dengan kartu merah.

Pertandingan itu akhirnya imbang sama kuat, 1-1. Kepri menyudahi laga dengan sembilan pemain tersisa, selain Gerald ada Dolly Gultom yang harus mandi lebih awal karena mendapat dua kartu kuning.

Footer Goal Indonesia Instagram

 

Artikel Selanjutnya:
Indra Sjafri Tak Paksakan Egy Maulana Vikri Main Di Luar Negeri
Artikel Selanjutnya:
Rui Vitoria: Benfica Kalah Karena Detail Kecil
Artikel Selanjutnya:
TONTON: Sepak Bebas Brilian Lionel Messi
Artikel Selanjutnya:
Arjen Robben Bukukan 100 Penampilan Di Liga Champions
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Europa: AC Milan - AEK Athens
Tutup