Juventus Stadium, Kandang Suci Si Nyonya Tua

BagikanTutup Komentar
Juventus tinggal berjarak dua langkah menuju catatan 50 laga kandang tak terkalahkan di semua ajang menyusul kemenangan telak atas Barcelona.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter

Skor telak 3-0 yang diukir  Juventus  kontra  Barcelona dalam  leg  pertama perempat-final Liga Champions, Rabu (12/4) dini hari WIB, boleh dikatakan sebagai sebuah kemenangan yang luar biasa.

Betapa tidak, Juventus mampu memeragakan taktik sempurna yang diotaki Massimiliano Allegri seturut kemunculan Paulo Dybala sebagai man of the match. Barcelona, yang diperkuat banyak pemain top dunia, dibuat nyaris tidak berkutik. Satu kaki Juventus pun sudah berada di semi-final.

SIMAK JUGA: Kemenangan Terbaik Allegri Di Juventus

Namun, kemenangan besar itu barangkali sulit tercipta jika Juventus bermain di tempat lain. Tidak bisa dimungkiri, Juventus Stadium adalah faktor non-teknis yang mempermudah Bianconeri untuk melipat Barca. Inilah bukti paling gres kedigdayaan Juve jika tampil di kandang.

Juventus kini berada dalam rentetan 16 kemenangan kandang beruntun di semua ajang. Yang lebih istimewa, Juventus sudah tidak terkalahkan dalam 48 laga terakhir setiap kali bermain di stadion berkapasitas 41 ribu penonton itu.

Kekalahan kandang terakhir yang diderita Juventus terjadi hampir dua tahun lalu, yakni saat dibekap Udinese  1-0 pada Agustus 2015 lalu. Sejak itu, Juventus mampu mengemas 42 kemenangan dan sisanya berakhir seri.

GFXID Kandang Suci Si Nyonya

Gelontoran tiga gol tanpa balas dalam laga kontra Barcelona terbilang telak. Namun faktanya, Juve selama ini memang punya rataan gol cukup tinggi serta rekor pertahanan bagus di kandang. Dalam periode tersebut, gawang Juventus bahkan mampu mengemas 30 clean sheet

Soal raja gol di laga kandang, Dybala paling layak mendapat label itu. Dengan torehan 28 gol, maka La Joya berkontribusi sebesar 27 persen terhadap total gol Juve dalam periode ini. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari striker termahal Gonzalo Higuain dan tiga kali lipat dari Mario Mandzukic.

Menilik statistik di atas, Juventus tampaknya bakal terus mempertajam rekor kandangnya ini selama beberapa waktu ke depan. Ya, butuh kerja ekstra bagi tim-tim lawan untuk merusak kesucian Juventus Stadium.

 

Performa optimal di atas lapangan bisa membuat kusam wajah para pemain, tapi mereka tak perlu lagi cemas soal penampilan. Pasalnya ada Vaseline Men Active Bright Oil Expert Gel Wash yang mengandung Micro-Droplets of Vaseline Jelly yang dapat digunakan usai pertandingan untuk mengembalikan wajah tetap cerah dan #GantengMaksimal walau habis bercucuran keringat.

Artikel Selanjutnya:
Puji Performa Napoli, Luciano Spalletti: Inter Milan Seperti Hadapi Alien
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri: Napoli Lebih Peduli Serie A Italia Ketimbang Liga Champions
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW La Liga Spanyol: Celta Vigo - Atletico Madrid
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Primer Inggris: Everton - Arsenal
Artikel Selanjutnya:
Jadwal TV Siaran Langsung Sepakbola Hari Ini
Tutup