Jose Mourinho: Stoke City Layak Dapat Poin

BagikanTutup Komentar
Mourinho mengaku tidak puas dengan hasil imbang kontra Stoke City.


OLEH    HAPPY SUSANTO     Ikuti di twitter

Manajer Manchester United Jose Mourinho mengakui, Stoke City layak mendapat poin dengan bermain imbang 2-2 lawan timnya di bet365 Stadium, Sabtu (9/9).

Dua gol dari Eric Maxim Choupo-Moting membawa The Potters menghentikan catatan start seratus persen miliki The Red Devils pada musim ini. Dua gol tim tamu dicetak Marcus Rashford dan Romelu Lukaku.

Meski imbang, United tetap kembali naik ke puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris, unggul selisih gol dengan Manchester City.

Mourinho mengakui jeda internasional berpengaruh terhadap performa timnya, tapi ia yakin United lebih layak memenangkan pertandingan ini.

"Ini adalah pertandingan yang sulit dengan alasan-alasan berbeda. Pemain-pemain saya, setelah jeda internasional, adalah tidak sama," ujar Mourinho kepada BT Sport.

SIMAK JUGA - Mark Hughes: Jose Mourinho Tolak Berjabat Tangan

"Mereka tidak menampilkan performa di level normal, tapi kami ada di pertandingan. Kami berjuang keras dan kami nyaris menang ketimbang kalah."

"Stoke adalah besar, kuat, dan perkasa di udara. mereka berjuang keras dan mungkin layak mendapat satu poin. Poin adalah poin. Ini bukan yang kami inginkan, tapi poin adalah poin."

Mourinho juga berkata kepada BBC Sport: "Tidak, saya tidak puas dengan satu poin karena kami adalah tim yang nyaris menang. Saya harus katakan, ini adalah hasil yang harus diterima."

"Satu tim berusaha menang, satu tim berusaha mendapat satu poin, tapi mereka berjuang keras untuk mendapatkan poin itu. Mereka bertahan dengan bagus, mereka melakukan serangan balik, dan bola-bola mati mereka juga perkasa."

 

Artikel Selanjutnya:
FIFA Investigasi Selebrasi Kontroversial Granit Xhaka & Xherdan Shaqiri
Artikel Selanjutnya:
Jesse Lingard Yakin Inggris Juara Piala Dunia
Artikel Selanjutnya:
Paul Pogba: Ini Mungkin Piala Dunia Terakhir Saya
Artikel Selanjutnya:
Sporting CP Depak Presiden Eksentrik
Artikel Selanjutnya:
Javier Mascherano Bantah Penggawa Argentina & Jorge Sampaoli Terlibat Konflik
Tutup