I Putu Gede: Permainan Terjelek Perseru Serui Di Kandang

Komentar
Manajemen Perseru mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol Anis Nabar.


LIPUTAN   PAUL BAKA     DARI   SERUI   

Pelatih Perseru Serui I Putu Gede merasa kecewa dengan kegagalan tim besutannya mendulang angka penuh setelah dipaksa bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan di Stadion Marora, Minggu (16/9) sore WIB.

Putu Gede mengatakan, salin faktor kebugaran, tuntutan memenangi pertandingan juga memberikan pengaruh terhadap performa tim. Sebelum laga ini, Perseru hanya mendapatkan satu imbang, dan dua kekalahan. Salah satu kekalahan itu terjadi ketika menjamu Bali United.

“Penampilan terjelek selama di kandang. Ada beberapa faktor yang memengaruhi, tidak fitnya sejumlah pemain, faktor kelelahan juga. Kami juga baru memulai laga kandang di Marora setelah libur panjang, dan beberapa kali kami kehilangan poin. Ini juga menjadi beban,” ungkap Putu Gede.

Sang pelatih juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan hadiah tendangan bebas kepada PSMS di menit akhir, sehingga berujung gol penyeimbang yang membuat mereka gagal memetik kemenangan.

“Saya tidak melihat adanya pelanggaran di menit-menit akhir, asisten wasit juga tidak mengangkat bendera. Mungkin wasit punya penglihatan yang lain,” ucap Putu Gede.

Hal senada diungkapkan Killion Imbiri. Hanya saja, asisten manajer Perseru ini lebih meyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Yohanis Nabar pada menit ke-90. Menurut Killion, Anis tidak berada dalam posisi off-side.

“Berdasarkan pengamatan kami di menit ke-90, bola yang dieksekusi Beto langsung ke kiper, lalu bola rebound diambil Anis, kemudian masuk gawang. Tapi AW II menganggap off-side. Kami merasa tidak puas dengan kinerja AW II. Kami mempertimbangkan untuk protes,” cetus Killion.

Sementara kapten tim Silvio Escobar merasa kecewa dengan raihan satu angka di kandang. Escobar menilai Perseru tidak dipayungi keberuntungan, sehingga kecolongan di menit akhir.

“Kami sudah bermain sesuai instruksi pelatih. Mungkin karena faktor kelelahan, sehingga kami kurang beruntung. Kami kecewa dengan hasil, tapi kami sudah berusaha sampai menit terakhir. Sayangnya kami kecolongan di menit akhir,” ujar Escobar. (gk-72)

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Kehilangan Teman Di Liverpool, Alasan Loris Karius Hengkang
2. Nyaris Pensiun Dini, Richarlison Ceritakan Lika-Liku Kariernya
3. Ini Perbedaan Mencolok Cristiano Ronaldo & Lionel Messi
4. Nominasi Pemain Terbaik Buat Antoine Griezmann Kesal
5. FIFA 19: Cristiano Ronaldo & Rating 100 Pemain Terbaik
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
Rio Ferdinand Jagokan Dua Klub Inggris Ini Juara Liga Champions
Artikel Selanjutnya:
Minim Kontribusi, Upah Alexis Sanchez Di Manchester United Tetap Bombastis
Artikel Selanjutnya:
Francesco Totti Yakin AS Roma Bisa Atasi Real Madrid
Artikel Selanjutnya:
Monchi Pede Prospek Justin Kluivert Di Eropa
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Inter Milan 2-1 Tottenham Hotspur
Tutup