Formasi Fotokopi Chelsea Jadi Berkah Terselubung Arsenal?

BagikanTutup Komentar
Meski hanya meraup satu poin di Stamford Bridge, ada banyak poin positif yang bisa dipetik Arsenal di tengah upaya mereka untuk bangkit.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter

Shkodran Mustafi melonjak kegirangan di depan tribun tandang Stamford Bridge. Bek Arsenal itu baru saja membuat jala Chelsea bergetar setelah menanduk tendangan bebas kiriman Granit Xhaka. Sejurus kemudian, terdengar sempritan keras dari wasit Michael Oliver yang menganulir gol tersebut. Mustafi dalam posisi off-side.  

Itulah salah satu momen krusial dalam bigmatch Liga Primer Inggris pada Minggu (17/9) kemarin yang barangkali bisa memicu optimisme baru bagi fans The Gunners. Maklum, kendati derby London itu hanya berakhir imbang tanpa gol, tim tamu terlihat lebih superior dari banyak sisi. Paling menonjol, tentu saja dari segi taktik.

Arsenal secara terang-terangan melakukan fotokopi dari formasi revolusioner Chelsea yang menjadi biang kesuksesan The Blues di musim lalu, yakni 3-4-2-1 (atau 3-4-3) . Mulai dikembangkan Arsene Wenger jelang akhir musim lalu, taktik cermin ini terbukti membuat Antonio Conte garuk-garuk kepala.

SIMAK JUGA: Chelsea 0-0 Arsenal

Mustafi bisa saja menjadi man of the match bila golnya disahkan, namun ia harus berbagi status itu dengan Laurent Koscielny dan Nacho Monreal yang piawai dalam menjaga kerapatan di lini belakang timnya sepanjang 90 menit. Hasilnya, Alvaro Morata dibuat tidak berkutik dengan hanya membikin dua tembakan yang semuanya tidak tepat sasaran.

Kecuali peluang satu-lawan-satu Pedro Rodriguez di babak pertama, Chelsea praktis tak pernah benar-benar mengancam gawang Petr Cech. Total, shot on target Chelsea (4) lebih banyak ketimbang Arsenal (2), namun hal ini tidak lantas membuat Arsenal inferior di lini depan.

Meski Alexis Sanchez dan Mesut Ozil tidak masuk susunan pemain mula, Arsenal tetap menghadirkan serangan konstan yang terlihat lebih mengancam ketimbang Chelsea. Thibaut Courtois bahkan mampu ditaklukkan dua kali meski tidak sampai benar-benar tercatat di papan skor, yakni lewat gol off-side Mustafi dan tembakan Aaron Ramsey yang membentur mistar.

Arsenal XI vs Chelsea | EPL, 17 Sept 2017

Keunggulan taktik Arsenal makin ditegaskan dengan insiden kartu merah jelang akhir laga ketika David Luiz terpancing emosinya dengan menekel keras Sead Kolasinac. Untuk ketiga kalinya dalam tiga duel terakhir melawan Arsenal, Chelsea harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain.

Terlepas dari pertanyaan apakah sistem tiga bek ini akan terus dipertahankan untuk seterusnya, yang jelas Wenger sudah memberikan respons positif setelah dua kekalahan memalukan dari Liverpool (4-0) dan Stoke City (1-0). Meraih poin tandang dan unggul secara permainan dari tim juara bertahan tentu bukan pencapaian sepele.

Selain unggul dalam perang taktik, Arsenal juga mampu meraih sejumlah hal positif lain dari partai ini: Arsenal meraih poin tandang perdana di EPL musim ini, mengakhiri rekor buruk selalu kalah di Stamford Bridge sejak 2011, dan keberhasilan kali ketiga secara beruntun untuk membuat Chelsea frustrasi setelah kemenangan di final Piala FA dan Community Shield.

arsenal chelsea 091717

Wenger Conte

Apakah ini bisa menjadi titik balik bagi Arsenal setelah tersendat-sendat di awal musim? Bagi Wenger, jawabannya ya. “Ini adalah laga yang sangat intens dan kami memberikan reaksi yang baik. Kami bisa saja menang dengan selisih satu atau dua gol, tetapi yang terpenting kami tidak kalah. Saya suka dengan respons seperti ini,” ungkap Wenger selepas laga.

Persis satu tahun yang lalu, Chelsea bangkit dengan formasi baru setelah dihajar Arsenal. Berkah terselubung itu mungkin saja berbalik kepada Arsenal setelah “kemenangan” di Stamford Bridge akhir pekan lalu. Terasa lebih menarik karena Arsenal memakai fomasi fotokopi dari Chelsea.

Perjalanan menuju papan atas toh masih sangat jauh, namun Wenger setidaknya sudah memiliki formula yang pas.

Mau nonton pertandingan tim kesayangan kalian? Pastikan kalian memiliki kuota data VideoMAX SuperSoccer TV -- saluran streaming sepakbola paling lengkap! Nikmati keseruan aksi para bintang sepakbola dunia dengan cara mengaktifkannya melalui aplikasi MyTelkomsel atau menu akses *363*465#

Telkomsel - Footer Banner

 

Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga Champions: Barcelona - Olympiakos
Artikel Selanjutnya:
Gian Zola Dianggap Bawa Perubahan
Artikel Selanjutnya:
Nemanja Matic: Benfica Ubah Karier Saya
Artikel Selanjutnya:
Jose Mourinho: Marcos Rojo Siap Main Dua Pekan Lagi
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Liga 1: Persegres Gresik United - Perseru Serui
Tutup