Di Balik Layar, Bagaimana Gian Piero Ventura Jadi Biang Kejatuhan Italia

BagikanTutup Komentar
Sikap tak lazim Ventura terungkap menjadi salah satu faktor kegagalan timnas Italia melaju ke Piala Dunia Rusia tahun depan.


OLEH   TEGAR PARAMARTHA     Ikuti di twitter

Tim nasional Italia mencatat prestasi memalukan dengan gagal melangkah ke Piala Dunia 2018 di Rusia, setelah disingkirkan Swedia pada babak play-off zona Eropa.

Kekalahan agregat 1-0 dari Swedia membuat Azzurri untuk pertama kali sejak 1958 absen di ajang sepakbola paling akbar, dan salah satu kambing hitam penyebab keterpurukan itu adalah sang mantan pelatih, Gian Piero Ventura.

Pelatih berusia 69 tahun itu kerap mendapat kritik pedas terkait pilihan skuatnya dan juga bagaimana manajemen ruang ganti yang ia terapkan. Untuk poin terakhir, Sky mengungkap beberapa hal yang terdengar sangat tidak lazim untuk negara sepakbola seperti Italia.

Menurut penuturan Alessandro Alciato, Ventura terlalu terobsesi dengan apa yang terjadi di luar lapangan dan juga muncul di surat kabar. Salah satunya, ketika percakapan Ventura mengirim pesan starting line-up di Whatsapp yang berisi staf dan pemain, sebelum laga leg kedua melawan Swedia. Ternyata line-up tersebut bocor di beberapa media ternama, sehingga membuat sang pelatih berang.

Ventura kemudian, sehari sebelum pertandingan, sangat sibuk menanyakan kepada setiap staf untuk mencari siapa pelaku yang menyebarkan informasi tersebut, sehingga pembahasan strategi dan taktik terpinggirkan. Tetapi, itu belum semua.

Sebelumnya, usai laga menghadapi Makedonia (yang berakhir imbang 1-1), para pemain meminta untuk berkumpul tanpa dihadiri Ventura. Pertemuan tersebut dirumorkan menjadi ajang diskusi para pemain, termasuk menentukan line-up untuk laga berikutnya. 

Ventura Buffon Italy

Menyikapi rumor yang beredar, sang pelatih mengambil tindakan dengan meminta Gianluigi Buffon mengeluarkan pernyataan resmi untuk mendukung otoritas pelatih, dan membantah pertemuan antar pemain untuk membicarakan sisi teknis yang harusnya dipegang oleh dia. Namun, kapten Juventus tersebut menolak karena menilai bisa memperburuk situasi, meski menegaskan siap untuk menjawab pertanyaan apapun di konferensi pers.

Bagaimanapun juga, perseteruan yang paling panas antara pemain dan pelatih, terjadi beberapa jam sebelum laga penentuan menghadapi Swedia di Giuseppe Meazza.

Malam setelah kekalahan di Solna, Ventura berbicara blak-blakan dengan pemain-pemain veteran, dan besoknya ia menyalahkan pertemuan antar pemain yang digelar usai laga melawan Makedonia, setelah itu sang pelatih memaksa para pemain berlatih sendiri, memutuskan sendiri sesi latihan dan juga line-up untuk pertandingan.

Beberapa pemain merasa kaget dan heran dengan tindakan sang pelatih, bahkan Ventura tidak terlihat di sisa hari tersebut hingga berasumsi sang pelatih baru akan kembali jelang pertandingan dimulai.

Situasi tersebut jelas menjadi sebuah hal yang sangat mengejutkan, tampak sekali ketidakharmonisan antara pemain dan pelatih. Sayangnya, tidak ada keajaiban bagi Italia, karut marut di belakang layar membuat Azzurri terpaksa absen di Piala Dunia untuk pertama kali sejak 59 tahun silam.

Artikel Selanjutnya:
Pemain Bali United Tak Boleh Lupa Waktu Tonton Piala Dunia
Artikel Selanjutnya:
PREVIEW Grup F: Jerman - Swedia
Artikel Selanjutnya:
Bek Timnas Indonesia U-23 Minta Suporter Padati Stadion Pakansari
Artikel Selanjutnya:
Mlden Krstajic: Serbia Sudah Lakukan Segalanya
Artikel Selanjutnya:
Mats Hummels Dikonfirmasi Absen Lawan Swedia
Tutup