Demi Tradisi Ke Liga Champions

BagikanTutup Komentar
Arsenal bergantung pada laga lain untuk menjaga tradisi lolos ke UCL, tapi yang utama skuat Arsene Wenger wajib menundukkan Everton di Emirates.


OLEH   DEDE SUGITA     Ikuti di twitter

Sudah 19 musim berturut-turut Arsenal selalu berhasil lolos ke Liga Champions. Streak yang dimulai sejak kompetisi 1998/99 itu menjadi rekor terpanjang untuk klub Inggris

Tradisi impresif Arsenal sekarang terancam putus. Memasuki pekan pamungkas Liga Primer Inggris 2016/17, The Gunners berada di peringkat kelima, berjarak satu poin dari posisi keempat Liverpool dan tiga angka dari Manchester City di tangga ketiga.

Arsenal membutuhkan Liverpool atau City tersandung saat masing-masing berhadapan dengan Middlesbrough dan Watford pada Ahad (21/5) esok, tetapi anak buah Arsene Wenger pertama-tama mesti fokus menunaikan tugas utama mereka sendiri: mengalahkan Everton di Emirates.

KLASEMEN LIGA PRIMER INGGRIS

Berkaca dari sejarah, menggondol tiga poin menghadapi Everton sesungguhnya bukan misi sukar untuk Arsenal. Semenjak Wenger mulai bertugas di London Utara pada 1996, Arsenal sama sekali tidak tersentuh kekalahan dalam 20 kesempatan menjamu The Toffees. Dalam periode tersebut Arsenal menorehkan 16 kemenangan dan hanya empat kali bermain imbang.

Fakta lainnya yang pantas mengangkat optimisme Arsenal adalah rekor 100 persen klub dalam sembilan pertandingan kandang terakhir yang digelar pada penutupan musim.

Arsenal mempunyai dua penyerang hebat yang dapat mendatangkan mimpi buruk untuk pertahanan Everton: Alexis Sanchez serta Olivier Giroud.

Nama pertama senantiasa masuk scoresheet dalam tiga laga ke belakang dan tampil produktif sepanjang musim. Telah mengumpulkan 23 gol, Sanchez tertinggal tiga gol dari bomber Tottenham Hotspur Harry Kane di puncak daftar topskor.

Olivier Giroud Arsenal Everton

Sementara, Giroud bisa dibilang momok buat Everton. Si jangkung asal Prancis sukses membukukan empat gol dalam tiga pertemuan kompetitif terakhir dengan Everton di Emirates.

Namun, bukan cuma skuat Arsenal yang dihuni striker tajam. Sebagaimana Sanchez, Romelu Lukaku di kubu tamu juga memburu Sepatu Emas. Performa Lukaku belakangan memang tampak menurun setelah melewatkan empat pertandingan tanpa mencetak gol, tetapi lini belakang Arsenal akan melakukan kesalahan besar bila luput mengawasi kolektor 24 gol EPL musim ini – satu lebih banyak dari Sanchez.

Jangan lupa, laskar arahan Ronald Koeman sebelumnya menjinakkan Arsenal 2-1 pada duel pertama musim ini, dan kini mereka membidik double pertama kontra The Gunners sejak 1985/86. Arsenal harus tetap mengusung kewaspadaan meski berstatus favorit.

Tetap beraktivitas #TerusGerak, jangan khawatir berkeringat dan bau badan karena Rexona Ice Cool memberi perlindungan selama 48 jam dan memiliki Motionsense yang akan menjagamu tetap segar di setiap gerakan, sepanjang hari setiap saat.

 

Artikel Selanjutnya:
Mauricio Pochettino Dinilai Pantas Latih Real Madrid
Artikel Selanjutnya:
Marcos Alonso: Chelsea Siap Bangkit Lawan AS Roma
Artikel Selanjutnya:
Laporan Pertandingan: Persipura Jayapura 3–0 Persija Jakarta
Artikel Selanjutnya:
Ashley Young: Benfica Bukan Lawan Mudah
Artikel Selanjutnya:
Mauricio Pochettino Sebut Tottenham Hotspur Mampu Bersaing Dengan Tim Elite
Tutup