Bayern Munich Sindir Habis Transfer Neymar

BagikanTutup Komentar
Melalui CEO-nya, Karl-Heinz Rummenigge, Bayern Munich lebih memilih membangun stadion baru ketimbang membeli Neymar.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Transfer Neymar dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain memang mengundang banyak polemik. Bagaimana tidak, karena sang bintang direkrut lewat banderol yang bisa dikatakan kelewat batas.

The Golden Boy diakuisisi lewat banderol €222 juta, yang pecahkan rekor transfer dunia. Selain itu dirinya juga bakal mendapat gaji €40 juta plus bonus di setiap musimnya, dalam balutan kontrak lima tahun

SIMAK JUGA: Barca Tunda Debut Neymar Di PSG

CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, mengecam habis langkah PSG tersebut. Dia berpendapat lebih baik membangun stadion baru, ketimbang membeli pemain di harga tak masuk akal seperti itu.

"Selama transfer Neymar, saya bertanya kepada diri saya sendiri, mana yang lebih penting: Neymar atau Allianz Arena. Saya harus katakan dengan jelas bahwa saya lebih memilih Allianz Arena yang menurut saya lebih penting." tuturnya, seperti dikutip Reuters.

SIMAK JUGA: Sneijder Tak Termotivasi Kepindahan Neymar

"Kami, Bayern Munchen, memiliki kewajiban untuk punya filosofi berbeda. Secara keseluruhan, transfer Neymar bahkan bisa lebih mahal daripada sebuah stadion.

"Kami tak ingin melakukannya [apa yang PSG lakukan]. Itu tak masalah, karena cara macam itu juga dipandang salah oleh publik dan pendukung kami," pungkasnya.

 

Artikel Selanjutnya:
Alan Sherarer Pertanyakan Banderol Mewah Romelu Lukaku
Artikel Selanjutnya:
Barcelona Segera Putuskan Masa Depan Javier Mascherano
Artikel Selanjutnya:
Sergio Ramos: Real Madrid Incar Piala Dunia Antarklub!
Artikel Selanjutnya:
FA Selidiki Insiden Keributan Derby Manchester
Artikel Selanjutnya:
Samir Handanovic: Inter Milan Masih Bisa Lebih Baik!
Tutup