Info Tim

Feyenoord Rotterdam

Berdiri: 1908

Alamat: PO Box 9635 Van Zandvlietplein 3 NL - 3077 AA Netherlands

Telepon: +31 10 2926870 -

Faksimili: +31 10 4325819

Alamat E-mail: hha@feyenoord.nl

Laman Resmi: http://www.feyenoord.nl/

Ketua: Erik Gudde

Direktur: Leo Beenhakker

Stadion: De Kuip

Sejarah

Musuh bebuyutan Ajax Amsterdam ini didirikan di sebuah pub bernama De Vereeniging pada 1908 dengan nama Wilhelmina. Awalnya klub menggunakan seragam berwarna biru dengan lengan merah dan celana putih. Setelah beberapa kali berganti nama, saat promosi ke asosiasi sepakbola nasional, nama SC Feyenoord mulai digunakan. Nama tersebut sesuai distrik wilayah saat klub didirikan.

Selama Perang Dunia II, Feyenoord mengungsi pindah ke stadion rival sekotanya, Sparta Rotterdam, di Het Kasteel karena De Kuip digunakan sebagai markas Nazi. Masa kejayaan Feyenoord terutama diukir pada akhir 1960-an. Setelah menjuarai liga musim 1968/69, Feyenoord menjadi klub Belanda pertama yang sukses merebut Piala Champions. Hebatnya, itu dilakukan setelah Ajax gagal di final tahun sebelumnya di tangan AC Milan. Feyenoord sukses membekuk sang juara bertahan dan di final menaklukkan Glasgow Celtic di San Siro dengan skor 2-1.

Periode keemasan itu mulai menurun, meski  pada awal 1990-an Feyenoord mampu merengkuh empat kali trofi Piala Belanda dalam rentang 1991 hingga 1995. Kali terakhir klub dengan pendukung fanatik ini menjuari liga adalah musim 1998/99. Sempat sukses menjuarai Piala UEFA 2001/02 di kandang sendiri, Feyenoord masih berjuang menemukan kembali kejayaannya.

Posisi Akhir Musim 2008/09:
Ke-7

Market Value:
€65.500.000

Tahun Pertama Masuk Eredivisie:
1956/57

Jumlah Musim Di Eredivisie:
54

Nama Stadion: De Kuip (51.577 penonton)

Tiga Pemain Bintang:
Giovanni van Bronckhorst
Pemain senior ini dipanggil pulang ke De Kuip untuk memberikan inspirasi kejayaan serta pengalaman bermain di Skotlandia, Inggris, dan Spanyol. Gio sudah memasuki usia senja sebagai pemain, tapi penampilannya tetap dibutuhkan Feyenoord maupun timnas Belanda. Hebatnya, vitalitas sang kapten dibutuhkan di lini tengah, sesuai posisi awal karirnya di De Kuip. Mungkinkah Gio mampu menjawab tantangan yang disematkan kepadanya musim ini?

Georginio Wijnaldum
Sebagian masa depan Feyenoord terletak di tangannya. Pemain berusia 18 tahun ini tampil cemerlang musim lalu dengan menghidupkan lini tengah tim. Padahal, kontribusinya sempat diragukan karena penampilan yang masih labil. Wijnaldum, yang dikenal cuek, mengabaikan minat klub-klub besar Eropa, seperti Real Madrid, Liverpool, dan Chelsea, dengan bertekad tetap bertahan di De Kuip.

Ron Vlaar
Musim ini menjadi musim penentuan bagi Vlaar, apakah dirinya mampu menjawab prediksi banyak pengamat yang pernah mengatakan dirinya sebagai bek masa depan Belanda. Tampil melejit di usia muda, karir Vlaar tersandung cedera panjang. Bahkan Vlaar tidak bermain sama sekali musim lalu akibat cedera lutut. Padahal, sebagai pemain muda, Vlaar pernah mencicipi gelar juara Piala Eropa U-21 dua tahun berturut-turut, 2006 dan 2007.

Prakiraan Susunan Pemain:
(4-3-3): Darley; Tim de Cler, Kevin Hofland, Andre Bahia, Dani Fernandez; Giovanni van Bronckhorst, Georginio Wijnaldum, Karim el Ahmadi; Diego Biseswar, Jonathan de Guzman, Roy Makaay.

Pemain Cadangan:
Rob van Dijk (k), Ron Vlaar (b), Aleksandar Ignjatovic (b), Dwight Tiendall (b), Leroy Fer (m), Luigi Bruins (m), Denny Landzaat (m), Andwele Slory (s), Sekou Cisse (s), Jon Dahl Tomasson (s).

Nama Pelatih:
Mario Been

Kegiatan Transfer: (hingga 11 Agustus 2009)
Masuk: Dani Fernandez (dari Arsenal Kiev), Sekou Cisse (Roda JC Kerkrade), Aleksandar Ignjatovic (Borac Cacak), Erwin Mulder (Excelsior Rotterdam).
Keluar: Theo Lucius (-), Glenn Kobussen (ke Go Ahead Eagles), Henk Timmer (-), Serginho Greene (-), Jeffrey Altheer (-), Nicky Hofs (Vitesse Arnhem), Sherif Ekramy (El Gouna), Lee Chun-soo (Al Nasr Riyadh), Michael Mols (pensiun), Manteiga (Excelsior II), Michal Janota (Excelsior Rotterdam), Kevin Wattamaleo (Excelsior Rotterdam), Norichio Nieveld (Excelsior Rotterdam), Mitchell Schet (Excelsior Rotterdam), Kermit Erasmus (Excelsior Rotterdam), Votek Machek (Excelsior Rotterdam), Tobias Waisapy (Excelsior Rotterdam), Jordao Pattinama (Excelsior Rotterdam).

Jadwal Tim: Klik di sini

Prediksi Musim 2009/10:
Masih sulit untuk bersaing merebut tampuk juara Eredivisie musim ini. Pelatih Mario Been tampaknya harus lebih dulu fokus membenahi skuadnya, mencari formula yang tepat antara paduan pemain muda dengan senior, serta mencegah masalah finansial klub mengganggu performa tim. Lebih mungkin menargetkan posisi di zona Liga Europa saja.

Catatan Prestasi

Catatan Prestasi: 14 kali juara Eredivisie (1923/24, 1927/28, 1935/36, 1937/38, 1939/40, 1960/61, 1961/62, 1964/65, 1968/69, 1970/71, 1973/74, 1983/84, 1992/93, 1998/99); 11 kali juara Piala Belanda (1929/30, 1934/35, 1964/65, 1968/69, 1979/80, 1983/84, 1990/91, 1991/92, 1993/94, 1994/95, 2007/08); Dua kali juara Johan Cruyff Schaal (1991, 1999), Juara Piala Champions (1969/70), Juara Piala Interkontinental (1970), Dua kali juara Piala UEFA (1973/74, 2001/02).
Iklan