thumbnail Halo,

Menurut Goal Transfer List 2013, jika Fellaini menyelesaikan kontraknya d Old Trafford, maka United total mengucurkan dana sekitar €97 juta. Jumlah yang berlebihan, bukan?


GOALEKSKLUSIF   JONATHAN BIRCHALL               PENYUSUN   SANDY MARIATNA  


Tak ada transformasi di lini tengah Manchester United seperti yang diharapkan fans ketika Marouane Fellaini bermain di sana. Dengan rambut kribonya, ia terlihat mencolok bahkan dari sudut belakang tribun Sir Alex Ferguson sekalipun. Namun sebenarnya, ia malah tampak ingin bersembunyi di balik riuhnya Old Trafford, tertekan dengan price tag yang menggantung berat di lehernya.

Banyak yang menganggap kepindahannya pada deadline day dari Everton musim panas kemarin dengan banderol sebesar €32,4 juta itu sebagai transfer gagal, blunder, flop, atau sebutan lainnya. Meski demikian, staf pelatih United tetap menganggap gelandang Belgia ini sebagai pembelian yang memuaskan. "Sejak hari pertama, ia terus membanting tulang dan bekerja profesional. Dia seperti yang diharapkan manajer: berkomitmen 100 persen," ujar orang dalam Carrington kepada Goal.   
 
Kasus Fellaini ini tidak seperti Bebe, di mana para pelatih tim utama meminta pemain lain untuk membiarkan sang penyerang Portugal beraksi setiap kali pemain yang ditransfer €8,8 juta itu mendapat bola dalam sesi latihan di minggu pertamanya. Lalu, pertanyaan kembali mencuat, apakah kutukan Bebe beralih ke Fellaini? Sebagian besar fans United bahkan mengamini hal itu, bahwa Fellaini meneruskan tongkat estafet Bebe.

Jawaban singkat sudah tersedia dari rasa frustrasi fans itu: Fellaini memang tak pantas dihargai sebanyak itu. Ia dihargai €4,1 juta lebih mahal dari harga yang disepakati sebesar €28,3 pada hari yang sama. United sedang panik pada waktu itu. Inilah kekacauan yang paling mencolok dari strategi transfer United pada musim panas kemarin: mengarahkan target tapi tanpa peluru. 

Andy Cole, yang bergabung dengan United pada 1995 dengan nilai transfer termahal di Inggris, mengungkapkan rasa simpatinya kepada Fellaini. "Dia kesulitan di Manchester United, terutama karena melihat banderolnya. Dia keluar-masuk tim dan hanya sedikit fans yang mendukungnya. Fans berharap uang yang dikeluarkan sebanding dengan performanya. Saya harap dia bisa membalikkan keadaan," terang Cole kepada Goal.

THE ONES THAT GOT AWAY
Perbandingan para 'pesaing' Fellaini

Cesc Fabregas
Laga: 20 
Gol: 6
Assist: 9 
Rataan umpan per laga: 53,3
Akurasi umpan: 86,2%

Marouane Fellaini
Laga: 14 
Gol: 0
Assist: 0
Rataan umpan per laga: 54,2
Akurasi umpan: 88,5%

Ander Herrera
Laga: 11 
Gol: 0
Assist: 0 
Rataan umpan per laga: 40,4
Akurasi umpan: 80,2%

Thiago Alcantara
Laga: 7
Gol: 1
Assist: 2 
Rataan umpan per laga: 77
Akurasi umpan: 90,2%
Meski masih ada harapan pada Fellaini, tetap ada pertanyaan besar yang menggantung dan mengganjal, mengapa dia bisa menjadi pemain termahal keempat dalam sejarah United? Apa yang sebenarnya terjadi?

Tiga bulan sebelum Sir Alex Ferguson mengumumkan keinginannya untuk pensiun, sekutu terdekatnya David Gill -- yang merupakan petinggi United dan termasuk yang paling berkuasa di klub -- juga menyatakan akan mundur pada 8 Juni, melepaskan jabatannya sebagai CEO.

Gill, yang cerdik dalam bursa transfer, digantikan oleh Ed Woodward yang tak punya pengalaman dalam jual-beli pemain. Ketika Gill mundur, United mengumumkan, “Sejak 1 Juli, Ed akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap klub, termasuk bekerja sama dengan Sir Alex Ferguson dalam memfasilitasi aktivitas transfer.” Namun yang terjadi pada 1 Juli itu, Fergie pergi dan David Moyes sedang menjalani hari pertamanya di Carrington. Bursa transfer ditutup dua bulan lagi...

Fellaini, Leighton Baines, dan Thiago Alcantara menjadi target serius United. Khusus nama terakhir, segalanya tampak berjalan baik ketika Mazinho, ayah Thiago, menyatakan anaknya tertarik bergabung ke Old Trafford. Namun di akhir cerita, Pep Guardiola berhasil mengubah pikirannya. Thiago pun lebih memilih Munich ketimbang Manchester.

Moyes dan Woodward masih belum menyerah dengan terus memburu pemain dengan posisi sama, dan mengalihkan target kepada Cesc Fabregas. Keduanya yakin bahwa Fabregas, yang tampak kurang bahagia dengan kariernya di Barcelona, bisa ditarik keluar dari Catalunya untuk kembali ke Inggris. Ternyata tidak! United malu, dan Woodward pergi ke Australia untuk menghadiri pra-musim.

Mereka kembali mencoba merekrut gelandang Spanyol lain untuk kali ketiga dan hasilnya lagi-lagi gagal, yakni Ander Herrera dari Athletic Bilbao. Transfer ini sebenarnya nyaris terjadi, tapi United tak mau memenuhi klausul pelepasan gelandang berusia 24 tahun itu seharga €36 juta. Bahkan United sempat melakukan sandiwara dengan memerintahkan seorang delegasi yang berasal dari pihak ketiga untuk datang di kantor pusat La Liga di Madrid. Tetap saja, kesepakatan tidak terjadi.

Sementara itu, Fellaini, Baines, dan Everton terus menunggu kabar dari United. Mengetahui United meminatinya, Fellaiini menyatakan keinginannya kepada manajer anyar Roberto Martinez dan chairman The Toffees Bill Kenwright untuk meninggalkan Goodison Park. Dia tidak meminta transfer ini secara formal hingga tibalah petang hari saat deadline day di kamp latihan Everton, Finch Farm, di Halewood. Berbeda dengan Fellaini, Baines tidak menggubris isu ini.


Transfer Gagal? | Harga Fellaini ternyata lebih mahal €4,1 juta dari kesepakatan awal.


Di titik ini, hubungan di antara kedua klub ini tegang, dan tetap tidak berubah hingga saat ini. Semenjak transfer Wayne Rooney pada 2004, baik Kenwright, Moyes, Gill, dan Ferguson memiliki sikap yang saling respek. Namun pertengahan Agustus lalu, United memberikan tawaran €33 juta kepada Everton untuk dua pemain sekaligus, Fellaini dan Baines. Everton pun berang. Kenwright menganggap tawaran ini sebagai sebuah penghinaan dan pengolok-olokan kepada klubnya.

Bersamaan dengan itu, Everton masih dalam pengejaran terhadap gelandang Wigan Athletic, James McCarthy, yang ternyata berperan besar dalam proses kepindahan Fellaini. Dave Whelan, chairman Wigan, menahan pemainnya itu sampai sore hari pada deadline day hingga akhirnya bersedia menerima tawaran €15,3 juta dari Everton. Pintu keluar untuk Fellaini pun semakin terbuka lebar dan dengan waktu yang semakin sempit.

TOP TRANSFER GOAL 2013
Sepanjang pekan ini, Goal akan menyajikan bagaimana proses sepuluh transfer terbaik tahun ini terwujud
Sebelumnya pada pagi hari saat deadline day, kesepakatan informal sebesar €28.3 juta -- sesuai klausul pelepasan -- sudah disepakati dengan syarat bahwa Everton berhasil merekrut McCarthy seharga €11,8 juta sebagai pengganti Fellaini. Saat Wigan berusaha untuk mengulur waktu demi menaikkan harga gelandang Republik Irlandia itu, Kenwright juga ingin memastikan bahwa United jadi membeli Fellaini. Dalam hal ini, Everton memegang kartu as.

Tiba-tiba, terjadilah situasi ini. Dua bulan pertama Moyes dan Wooodward di posisi barunya berubah hanya menjadi dua jam saja. Sebelumnya di bursa transfer 2013 ini, United baru mengeluarkan uang kepada bek kanan Guillermo Varela dari Uruguay yang didatangkan pada 11 Juni lalu kendati pemain berusia 20 tahun itu baru bermain sebanyak 23 menit saja di sepakbola profesional bersama Penarol.

Maka, pada jam-jam terakhir penutupan jendela transfer pertamanya sebagai manajer klub terbesar di Inggris, Moyes tidak hanya membayar €4,1 juta lebih mahal ketimbang klausul pelepasan mantan pemainnya sendiri, namun juga membayar di atas harga yang telah disepakati beberapa jam sebelumnya, sebelum Wigan dan McCarthy mengubah harga. Kesepakatan itu tampak seperti sebuah perjudian mahal yang sejauh ini gagal.


Get Adobe Flash player
THE GOAL TRANSFER LIST 2013


Transfer Pemain >> Halaman Khusus Transfer Pemain
>> Berita Transfer Pemain Lainnya
>> Daftar Lengkap Transfer Pemain Resmi
>> LIVE: Bursa Transfer & Gosip Pemain
>> Rumor & Perkembangan Terkini Transfer Pemain

Terkait