thumbnail Halo,

Carlos Tevez diharapkan bisa mencetak belasan, bahkan puluhan gol buat Juventus, sekaligus memperbaiki produktivitas gol penyerang Juventus lainnya.


GOALOLEH   TAUFIK BAGUS

Juventus adalah tim terbaik Serie A Italia dalam dua musim terakhir. Dua titel scudetto pun melengkapi koleksi gelar juara, yang menjadikan Juventus sebagai tim tersukses dalam sejarah sepakbola Italia.

Materi skuat yang dimiliki Juventus juga terbilang luar biasa. Di sektor penjaga gawang hingga barisan pemain tengah, kualitasnya termasuk yang terbaik di Italia.

Siapa yang tak mengenal Gianluigi Buffon, kiper terbaik Italia sampai saat ini. Barisan pemain belakang Juventus juga merupakan andalan tim nasional Italia, seperti Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, Leonardo Benucci dan Luca Marrone mau pun Paolo de Ceglie.
Pencetak Gol Juventus
Di Serie A 2012/13
10 - Mirko Vucinic
9 - Fabio Quagliarella
8 - Alessandro Matri
7 - Sebastian Giovinco
6 - Claudio Marchisio
5 - Andrea Pirlo, Paul Pogba
4 - Lichtsteiner
3 - Giaccherini
2 - Kwadwo Asamoah
1 - Caceres, Chiellini

Di lini tengah, Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal dan Paulo Pogba menjadi andalan. Tak ketinggalan pemain seperti Sebastian Giovinco.

Di kursi pelatih, Antonio Conte menunjukkan kecakapannya menangani Juventus, klub yang juga pernah dibelanya saat masih berkarir sebagai pemain.

Tapi, siapa pun tahu dalam dua musim terakhir Juventus menjadi tim yang sangat payah dalam urusan mengumpulkan pemain depan. Musim lalu saja, tak ada pemain Juventus, terutama pemain depan, yang bisa mencetak lebih dari sepuluh gol.

Hal ini bisa dikatakan cukup ironis, mengingat Juventus menjadi klub terbaik ketiga dalam urusan menjebol gawang lawan dengan 71 gol di musim lalu. Napoli menempati urutan pertama dengan 73 gol, disusul Fiorentina dengan 72 gol.

Adalah Mirko Vucinic yang menjadi topskor Juventus di musim lalu dengan sepuluh gol, disusul Fabio Quagliarella dengan sembilan gol dan Alessandro Matri dengan delapan gol.

Untuk ukuran seorang striker, jumlah tersebut terbilang memprihatinkan, mengingat tugas utama seorang striker adalah menjebol gawang lawan.

Tak salah jika kemudian Juventus begitu fokus mencari pemain depan berkualitas di bursa transfer musim panas ini, sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Carlos Tevez.

CARLOS TEVEZ | STATISTIK MANCHESTER CITY


Musim Gol
Tendangan Assist Crossing
Offside
 2009-2010 23 109 7 16 17
 2010-2011 20 101 7 15 30
 2011-2012 4 31 3 3 4
 2012-2013 11 103 14 33 19
Total 58 344 31 67 70

Melihat statistik yang dimiliki Tevez selama bermain di Liga Primer Inggris, penyerang asal Argentina itu bisa menjadi jawaban yang tepat atas minimnya produktivitas gol pemain depan Juventus.

Musim lalu, Tevez tampil sebanyak 47 pertandingan di semua kompetisi, dan mencetak 17 gol. Di liga, rata-rata dia mencetak satu gol dalam tiga pertandingan. Ini terbilang tak mengesankan karena Tevez tak bermain selama 90 menit penuh karena harus berbagi tempat dengan Edin Dzeko, Sergio Aguero dan Mario Balotelli.

Musim sebelumnya, rata-rata golnya kurang lebih sama. Hal ini juga bisa dimaklumi mengingat pada saat itu Tevez bermasalah dengan Roberto Mancini, yang membuatnya diasingkan dari tim dan tak banyak tampil.

Tapi di musim 2010/11, Tevez bisa dikatakan menjalani musim terbaiknya, dengan 20 gol dan tujuh assists. Rata-rata golnya pada saat itu adalah satu sampai dua gol dalam dua pertandingan. Total koleksi golnya di semua kompetisi adalah 24 gol dari 44 laga.

Dengan catatan yang menarik itu, Tevez sejatinya merupakan striker berpotensi, merujuk pada catatan statistiknya. Namun masalah emosional dan temperamen kerap membuatnya terjebak dalam masalah, yang berujung pada penurunan prestasi.

Di Juventus, ada ekspektasi lebih yang harus dipenuhi oleh Tevez, terutama dalam hal kedisiplinan. Pastinya penolakan bermain seperti yang sudah dilakukannya di Manchester City dulu tak boleh kembali terjadi di Juventus Arena.

Tapi dalam hal karakter bermain, Tevez cocok dengan gaya lugas dan agresif milik Juventus di era Conte ini. Yang dibutuhkan kemudian hanyalah waktu beradaptasi dengan skema permainan Juventus secara keseluruhan, memadukan karakter permainan dengan para pemain tengah yang juga eksplosif, seperti Pirlo, Vidal, Pogba dan Giovinco.

Jadi, semoga sukses, Tevez!

Serie A Italia >> Halaman Khusus Sepakbola Italia
>> Berita Sepakbola Italia Lainnya
>> Semua Klub Serie A & Panduan 2013/14
>> Klasemen Serie A Italia
>> Jadwal & Hasil Serie A Italia
>> Daftar Transfer Serie A Italia
>> Rapor Pemain Serie A Italia

Terkait