thumbnail Halo,

Menawannya aksi Ishak Belfodil di Parma membuat beberapa klub besar Eropa tertarik untuk mendapatkan tanda tangannya.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter

Mungkin hanya sedikit yang memperhatikan performa Ishak Belfodil bersama Parma di Serie A Italia musim 2012/13.

Namun, prestasi pemain tim nasional Aljazair itu tidak boleh dipandang remeh. Belfodil menjadi top skor klub tahun ini dengan koleksi delapan golnya. Ia juga tercatat menyumbangkan lima assist untuk rekannya.

Ishak Belfodil

Tanggal lahir: 12 Januari 1991
Posisi: Penyerang
REKOR MUSIM 2012/13 DI LIGA
PENAMPILAN (INTI)
MENIT BERMAIN
GOL
ASSIST
AKURASI UMPAN
AKURASI TEMBAKAN
KARTU KUNING/MERAH
34 (22)
2057
8
5
79%
63&
2/1
RIWAYAT KARIER (Laga/Gol)

2012-Skrg: Parma
2012: Bologna (Pinjaman)
2009-2012: Lyon


34/8
8/0
10/0

Belfodil mengawali petualangannya di tim akademi Élancour pada tahun 1997, setelah itu ia kerap berpindah-pindah dan sempat mengecap akademi PSG selama satu tahun (2005/06).

Gagal bersinar, Belfodil mulai menunjukkan bakatnya ketika bersama tim akademi Clermont. Bersama tim U-16, ia mampu menjadi top skor liga, dan kemampuannya langsung membuat banyak klub besar tertarik, beberapa diantaranya adalah Chelsea, Manchester United dan Lyon.

Namun, klub Ligue 1 Prancis, Lyon yang berhasil mendapatkan tanda tangannya pada akhir 2008 dengan kontrak junior.

Ia bergabung ke tim akademi Lyon selama dua tahun. Namun, karena mengkilapnya potensi Belfodil membuat ia dipercaya menjalani debut di pekan ketiga musim 2009/10 (tahun keduanya di klub) ketika Lyon menghadapi Auxerre, meski hanya tampil lima menit. Beberapa hari kemudian, ia melakoni debutnya di Liga Champions ketika Lyon menghadapi Anderlecht di leg kedua play-off. Di akhir musim, ia mendapatkan hadiah kontrak profesional dengan durasi tiga tahun.

Tidak banyak mendapat kesempatan bermain, Belfodil dipinjamkan ke Bologna pada awal 2012. Ia gagal mencetak satu gol dalam delapan pertandingan di sana.

Namun, meski demikian, potensinya dicium oleh Parma sehingga membuat Rossoblu merekrutnya dari Lyon dengan banderol €2.5 juta di musim panas 2012.

Di debutnya bersama Parma, nama Belfodil langsung mencuat menjadi salah satu pemain muda terbaik di Italia.

Dengan kombinasi tinggi badan yang cukup menjulang, ketangguhan fisik dan mobilitasnya yang tidak biasa membuat striker veteran Amauri harus puas duduk di bangku cadangan. Menjadi ujung tombak, Belfodil jarang berhenti bergerak, ia kerap bergerak melebar dan juga turun untuk menyambung permainan. Ia memiliki teknik dribel yang bagus dengan akurasi umpan pendek dan silang yang bagus, tinggi badannya juga membuat dia unggul di kotak penalti.

Performanya tersebut lantas membuat beberapa klub bergerak di bursa Januari untuk mendapatkan tanda tangannya. Beberapa klub yang tercatat tertarik adalah Arsenal, Liverpool dan Juventus. Yang paling ngebet adalah Juve, Si Nyonya Tua bahkan sempat mengajukan tawaran untuk menukar Belfodil dengan striker mereka Fabio Quagliarella. Namun, Juventus akhirnya mundur setelah manajemen Parma meminta Quagliarella ditambah dana sebesar €13 juta.

Selain Juventus, Liverpool juga dikabarkan telah menawar Belfodil pada bursa transfer musim dingin dengan dana sebesar €11 juta, namun tawaran itu langsung ditolak oleh Parma.

Namun sayang di paruh kedua musim 2012/13, performa Belfodil merosot drastis. Hal itu dipicu perseteruannya dengan pelatih Donadoni. Belfodil memprotes kebijakan pelatih yang tidak memasukkan dirinya di daftar penendang penalti. Ia melakukan protes dengan menampilkan gestur diam ke arah bangku cadangan klub usai mencetak gol.

Hal itu membuatnya banyak diparkir dan kering gol dalam sepuluh pertandingan bersama Parma. Namun, di pertandingan terakhir Serie A, ia tampaknya sadar dengan situasinya dan tampil maksimal dengan mencetak satu gol dan satu assist saat menghadapi Palermo.

Masalah ego tampaknya menjadi kekurangan Belfodil. Tidak hanya di klub, pemain yang menjadi langganan timnas U-17, U-18, U-19 dan U-20 Prancis ini juga membuat ulah di level internasional.

Ia sempat ngebet memperkuat timnas senior Prancis daripada timnas senior Aljazair. Namun, pada akhirnya ia memilih bergabung dengan skuat negara kelahirannya, meski sempat didepak pelatih Vahid Halilhodzic, karena ia menginginkan 'pemain yang menghargai jersey yang ia pakai'.

Kelebihan: Fisiknya yang kuat seperti Zlatan Ibrahimovic membuatnya sangat tangguh di kotak penalti dan membuatnya sangat sempurna ketika ditugaskan menjadi ujung tombang di lini depan. Selain keunggulan fisik, ia juga memiliki mobilitas tinggi, dan hal tersebut ditunjang dengan kemampuan passing dan akurasi umpan silang yang bagus.

Kekurangan: Seperti yang dikatakan sebelumnya, masalah ego mungkin menjadi hambatan Belfodil untuk meningkatkan karirnya di sepakbola profesional. Tetapi hal itu cukup wajar untuk pemain dengan usia muda seperti dia, diharapkan seiring dengan berjalannya waktu ia dapat semakin dewasa dan performanya semakin berkembang.

Peluang Pindah: Belfodil sebenarnya dipandang sebagai salah satu aset terbesar Parma. Namun, direktur Parma Tommaso Ghirardi mengaku membutuhkan dana demi membangun tim yang lebih kuat di musim depan. Dan menjual salah satu berlian mereka, yaitu Belfodil, dinilai akan dapat menjadi salah satu jalan keluar Parma.


"Dia adalah salah satu kejutan di Serie A musim ini. Dia masih muda dan butuh menjadi lebih dewasa, tetapi Juventus tertarik kepadanya. Itu membuat kami bangga"

- Tommaso Ghirardi

PARA PEMBURU

Liverpool: Ancaman hengkangnya Luis Suarez membuat Liverpool gencar mencari striker untuk mengisi kekosongan. Dan Belfodil, menjadi salah satu alternatif bagus, karena usianya masih muda dan memiliki kualitas yang telah diakui. Pelatih Brendan Rodgers sangat berminat untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Aljazair itu, ia dikabarkan telah mengirim tiga utusan untuk memantau perkembangan sang pemain di Italia. Kans 70%

Arsenal: Mengumpulkan pemain muda memang menjadi keahlian Arsenal. Oleh karena itu, potensi Belfodil tentu tidak akan lepas dari sorotan Arsenal. Namun, The Gunners tampaknya akan melepas peluang mereka untuk mendapatkan jasa striker asal Aljazair tersebut, karena lebih memilih untuk menggaet striker yang lebih berpengalaman seperti Higuain, mengingat suporter Arsenal sudah ingin menyudahi puasa juara. Namun, Arsenal mungkin bisa mempertimbangkannya jika mereka gagal menggaet pemain bidikan. Kans 30%

Juventus: Di Januari, Juventus sangat ngebet untuk bisa mendapatkan jasa Belfodil, bahkan mereka telah berniat untuk menukarnya dengan Quagliarella. Namun, situasi saat itu, ketika Antonio Conte kebingungan karena Bendtnertidak sesuai harapan. Di musim panas ini, Juve telah memastikan kedatangan Llorente, dan mungkin juga Higuain. Oleh karena itu, Nyonya Tua mungkin sudah tidak terlalu berselera dengan Belfodil. Kans 10%


Terkait