thumbnail Halo,

Kolombia yang tak lolos Piala Dunia selama 16 tahun menempati posisi unggulan undian di atas Belanda dan Italia.


GOALOLEH   CARLO GARGANESE     PENYUSUN   AGUNG HARSYA    

Posisi delapan negara unggulan utama (Pot 1) dalam undian Piala Dunia 2014 di Bahia, 6 Desember mendatang, telah ditentukan. Mereka adalah tuan rumah Brasil, juara bertahan Spanyol, Jerman, Argentina, Kolombia, Belgia, Swiss, dan tergantung dari hasil play-off melawan Yordania, Uruguay. Munculnya empat nama yang disebut terakhir mengungguli Belanda dan Italia dapat dibilang sebuah kesalahan.

Belanda dan Italia adalah runner-up Piala Dunia 2010 dan Euro 2012. Mereka juga menjadi negara pertama di luar wakil-wakil Asia yang memastikan tiket ke Brasil dengan memuncaki grupi masing-masing saat kualifikasi masih tersisa dua pertandingan.

Empat kali juara dunia Italia tak terkalahkan dalam laga kualifikasi Piala Dunia maupun Euro dalam 40 pertandingan. Kekalahan terakhir mereka derita dari Prancis di Paris lebih dari tujuh tahun lalu. Dalam empat turnamen besar terakhir, mereka mencapai final dua kali dan menjuarainya sekali. Sementara Belanda dengan perkasa memenangi 26 dari 28 laga kualifikasi terakhir. Rekor terbaik di Eropa dalam tiga babak kualifikasi turnamen besar. Bahkan lebih baik daripada Spanyol.

Bandingkan rekor tersebut dengan Belgia, yang tak pernah lolos ke putaran final turnamen besar mana pun dalam 12 tahun dan finis di posisi kelima, keempat, dan ketiga dalam tiga kualifikasi sebelum Piala Dunia 2014.

UNGGULAN UNDIAN PIALA DUNIA 2014
Pos   Negara
11 Brasil (tuan rumah)
1 Spanyol
2 Jerman
3 Argentina
4 Kolombia
5 Belgia
6 Uruguay*
7 Swiss
Bandingkan ini dengan Kolombia yang bahkan rekor kemenangannya di Piala Dunia lebih sedikit dari jumlah koleksi gelar Italia dan tak pernah lagi berpartisipasi di putaran final sejak 1998. Atau Swiss, yang gagal melangkah ke Euro 2012, tersisih di putaran grup di Afrika Selatan dua tahun lalu, dan salah satu tim pertama yang tersingkir saat menjadi tuan rumah bersama Euro 2008.

Unggulan undian ditentukan menggunakan peringkat FIFA Oktober. Secara kebetulan posisi ini ditentukan oleh komite eksekutif FIFA bulan ini. Sistem ini digunakan untuk menghargai penampilan tim saat ini ketimbang rekor mereka terdahulu.

Sistem ini terasa janggal jika melihat Uruguay malah ditempatkan di Pot 1 meski belum sanggup lolos otomatis ke Brasil. Pasukan Oscar Tabarez tertatih-tatih di kualifikasi Conmebol dengan hanya memenangi tujuh dari 16 pertandingan serta rekor gol impas.

Sistem peringkat FIFA yang rumit terlalu menekankan pada laga uji coba internasional. Itulah kenapa Belanda dan Italia merugi. Sejak Cesare Prandelli menggantikan Marcello Lippi pada 2010, Azzurri hanya mampu memenangi empat dari 17 laga uji coba. Sedangkan Oranje hanya mengemas lima kemenangan dalam 14 uji coba. Rekor itu menyebabkan perolehan poin mereka jauh berkurang.

Di sisi lain, Uruguay hanya kalah satu kali dan menang enam kali dalam sepuluh uji coba terakhir. Poin yang mereka kumpulkan lebih tinggi daripada yang didapat Italia, Prancis, dan Cili. Swiss juga menang enam kali dalam sepuluh uji coba, dua di antaranya didapat dengan menaklukkan Brasil dan Jerman. Kolombia sukses menang enam kali dari tujuh laga, sedangkan Belgia juga mengumpulkan poin lebih banyak daripada Belanda dan Italia.

Sistem ini mirip seperti yang diterapkan UEFA ketika memberikan alokasi tiket Liga Champions tambahan kepada negara yang klubnya tampil baik di Liga Europa. Sistem koefisien mereka sama buruknya.

Ketika undian Piala Dunia digelar Desember nanti, hampir dipastikan setidaknya akan muncul dua atau tiga grup maut. Dengan Italia, Belanda, Inggris, dan favorit play-off seperti Portugal dan Prancis yang tidak masuk Pot 1, hasil mengejutkan di Piala Dunia 2002 ketika banyak tim unggulan rontok di babak penyisihan sangat mungkin terjadi.

Sungguh Piala Dunia yang menarik ditunggu.

Bagaimana pendapat Anda tentang sistem undian Piala Dunia yang menggunakan peringkat FIFA Oktober sebagai parameter utama? Sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini!

Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait