thumbnail Halo,

Playmaker The Citizens berjanji tak menyia-nyiakan kesempatan kedua di bawah Didier Deschamps.


GOALOLEH DEWI AGRENIAWATI


Gelandang timnasional Prancis Samir Nasri mengaku menyesal dengan serangkaian insiden yang membuatnya dibekukan dari skuat Les Bleus.

Bintang Manchester City terlibat dalam insiden kontroversial di mana dia bersitegang dengan jurnalis setelah Les Bleus tersingkir dari Euro 2012. Nasri disanksi tiga pertandingan dan absen di timnas selama hampir setahun, sebelum Didier Deschamps menawarkan kesempatan kedua musim panas ini dalam tur Amerika Selatan.

"Saya memiliki kesempatan kedua. Saya tak memiliki apa pun untuk dibuktikan. Di setiap kesempatan, saya akan selalu meyakinkan bahwa saya bagus. Saya membuat kesalahan dalam komunikasi, saya dulu terlalu sering buka mulut," jelas Nasri kepada Le Parisiens.

"Sekarang, saya fokus dengan tujuan. Saya tahu prioritas saya."

Nasri termasuk salah satu grup pemain Prancis yang mendapat sebutan 'Generasi 1987', termask Jeremy Menez dan Karim Benzema, yang dinyatakan bersalah atas sikapnya terhadap timnas dan Nasri menyebut tekanan terlalu besar membuat mereka menderita.

"Kami semua memiliki masalah. Saat itu kami tak bersikap dalam karier masing-masing. Kami tak mampu mengatasi tekanan dan ekspektasi dari media - sejak 2004, mereka menyebut kami generasi emas," lanjut eks Arsenal.

"Saya baru 26 tahun. Kami mulai dewasa, mulai tumbuh. Kami merusak kesempatan pertama. Kami tak ingin melewatkan kesempatan kedua ini."



Goal hadir via ponsel dengan alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi Goal secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Apple iTunes
Apple iOS
Blackberry App World
Blackberry
Google Play
Android
Nokia OVI Store
Nokia
Windows Phone
Windows Phone

Terkait