thumbnail Halo,

Corinthians juaranya, sementara Chelsea runner-up di Piala Dunia Antarklub 2012. Di bawah ini adalah susunan pemain terbaik untuk membentuk XI Terbaik versi GOAL.com.


OLEH   GOAL.com     PENYUSUN   M YANUAR F    

Setelah sepuluh hari turnamen berjalan, Piala Dunia Antarklub 2012 FIFA sampai pada garis finis. Corinthians menjadi juaranya dengan menundukkan jawara Eropa Chelsea dengan skor 1-0.

Dengan penampilan cemerlang yang ditunjukkan selama berlaga di Jepang, bukan menjadi hal yang mengejutkan apabila punggawa kampiun Copa Libertadores tersebut mendominasi susunan tim terbaik versi GOAL.com.

XI Terbaik versi Goal.com

Formasi: 4-3-3


Kiper - Cassio

Corinthians


Saat melawan Al-Ahly, Cassio banyak mendapat ujian, tapi semua itu berhasil dilaluinya dengan baik. Saat melawan Chelsea, kemampuannya menghadang bola tendangan pemain-pemain lawan membuatnya menjadi MVP turnamen tersebut.


Bek kanan - Alessandro

Corinthians


Alessandro memang tak memiliki kecepatan, tapi berbekal pengalaman saja sudah cukup untuk mematikan peran Eden Hazard di laga final. Kemampuannya dalam menyerang juga terhitung baik, terutama di laga semi-final melawan Al-Ahly.


Bek tengah - Ivan Vicelich

Auckland City


Saat melawan Sanfrecce Hiroshima, Vicelich tampil bak batu karang di jantung pertahanan Auckland City. Bola-bola udara yang menuju ke daerah pertahanannya berhasil dimentahkan dengan sundulan. Juga, sundulan terakhirnya nyaris memaksakan hasil imbang.


Bek tengah - Chicao

Corinthians


Menjadi pemain belakang tak menghalangi Chicao bermain agresif. Di kompetisi domestik, dia juga sering mendapatkan kartu kuning. Tapi saat menghadapi pemain seperti Juan Mata, Fernando Torres dan Victor Moses, agresifitasnya terbukti membantu Corinthians untuk bisa meredam laju serangan Chelsea.



Bek kiri - David Luiz

Chelsea


David Luiz mengaku sangat kecewa pada kegagalan Chelsea meraih trofi juara. Tapi bila melihat penampilannya sendiri selama di Jepang, bek berambut kriwil itu boleh berbangga. Pasalnya dia tampil brilian di sektor kiri pertahanan Chelsea dan berhasil meredam tekanan lawan.


Winger kanan - Lee Keun-Ho

Ulsan Hyundai


Pemain terbaik Asia itu tampil memesona di laga terakhirnya bersama Ulsan Hyundai sebelum mengikuti wajib militer. Bermain di sektor sayap, dia tak kenal takut menggempur pertahanan lawan dan berhasil mencetak gol ke gawang Monterrey, meski timnya tersingkir.


Gelandang tengah - Yojiro Takahagi

Sanfrecce Hiroshima


Takahagi tampil krusial sebagai pengatur serangan Sanfrecce Hiroshima. Umpan-umpannya memiliki kualitas di atas rata-rata selama tiga laga. Kontribusinya buat Sanfrecce tak bisa diremehkan.


Winger kiri - Juan Mata

Chelsea


Juan Mata menjadi bintang kemenangan Chelsea saat menjungkalkan Monterrey, dengan mencetak gol pembuka dan memberikan ancaman ke gawang lawan. Namun perannya di laga melawan Corinthians tak begitu terlihat, meski keberadaannya di tim masih sangat terasa.


Striker - Cesar Delgado

Monterrey


Tampil di performa terbaiknya dengan mencetak dua gol saat melawan Ulsan Hyundai dan mencetak satu gol untuk menundukkan Al-Ahly untuk perebutan tempat ketiga.

Dia juga menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen ini dengan tiga gol, sama dengan koleksi striker Sato Hisato.


Striker - Paulo Guerrero

Corinthians

Sepanjang pertandingan terus merepotkan pertahanan Chelsea dan akhirnya menjadi penentu kemenangan Corinthians. Skill kemampuannya di atas rata-rata. Meski FIFA hanya menghadiahkan bola perunggu untuknya, fans dan mereka yang menyaksikan laga final Piala Dunia Antarklub mayoritas akan setuju Guerrero layak dinobatkan sebagai MVP pertandingan final.


Striker - Mohamed Aboutrika

Al-Ahly


Setelah mencetak dua gol buat Mesir di Olimpiade London, Aboutrika juga tampil kontributif buat Al-Ahly untuk mendapatkan tempat keempat.

Penampilan pertamanya terjadi saat melawan Sanfrecce Hiroshima, di mana dia muncul sebagai pemain pengganti dan mencetak gol penentu kemenangan timnya di babak perempat-final. Di laga melawan Corinthians, Aboutrika kerap merepotkan pertahanan lawan, namun tak sampai menjebol gawang.


Manager – Tite

Corinthians


Pelatih Corinthians itu patu mendapat penghargaan tersendiri. Setelah membawa timnya memenangi Brasiliero 2011 dan Copa Libertadores tahun ini, Tite melengkapi koleksi gelarnya dengan trofi Juara Dunia Antarklub 2012.



Layak masuk tim - Fans Corinthians

Mereka datang dari Sao Paulo, London, Israel, Kanada, Australia dan juga negara-negara lain dari segala penjuru dunia. Berada di Yokohama, mereka membentangkan banner-banner, mengibarkan bendera, memukul drum dan juga menyulut kembang apik, yang menjadikan kompetisi Piala Dunia Antarklub 2012 menjadi semarak.

Fans Corinthians juga sepertinya tak ingin kalah dengan banyaknya fans Chelsea. Kehadiran mereka layak mendapat apresiasi khusus.

Terkait