thumbnail Halo,

Bek Chelsea ini secara khusus menyasar Emerson karena ia banyak berulah di final Piala Dunia Antarklub.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti Adhe Makayasa di twitter

Gary Cahill tak mampu menutupi rasa kecewanya setelah timnya kalah di partai final perebutan gelar juara dunia dengan Corinthians, Minggu (16/12) petang.

Dalam hal ini, Chelsea harus merelakan gelar tersebut karena mereka dibekuk jawara Amerika Selatan dengan skor 1-0.

Lebih jauh, bek The Blues seperti Cahill mungkin jadi orang yang paling kecewa karena ia diusir keluar oleh wasit--setelah mengasari Emerson.

Menanggapi kartu merah yang ia terima, Cahill justru menyalahkan pemain lawan. Sebaliknya, ia tidak merasa bersalah atas kartu merah tersebut.

“Itu mungkin sebuah kartu merah, tapi reaksi pria itu [Emerson] benar-benar rusak untuk apa yang saya lakukan,” ujar Cahill.

“[Jegalan saya kepada dia] tidak akan cukup untuk menjatuhkan putri saya yang baru berusia satu tahun. Dia menyerang dengan lengannya dan memukul saya tepat di wajah,” lanjut Cahill.

“Seseorang menghantam wajah saya, namun saya tidak berguling-guling di tanah selama lima menit untuk memegangi wajah saya.

“Saya bangun, berekasi dan menghantamnya di tulang kering. Dia merasa perlu untuk jatuh, berguling-guling di tanah sekitar lima menit untuk memegangi wajahnya!”

 

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait