thumbnail Halo,

"Melawan Al Ahly bisa dijadikan pengalaman melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik. Kami akan mendapat jawaban tepat saat berhadapan dengan tim seperti ini nantinya."


OLEH   GUNAWAN WIDYANTARA     Ikuti di twitter
Pelatih Sanfrecce Hiroshima Hajime Moriyasu, menyesalkan penampilan di bawah standar pasukannya saat dikalahkan Al Ahly 2-1 di babak perempat-final Piala Dunia Antarklub.

Moriyasu mengklaim Sanfrecce tampil baik dengan agresivitas tinggi di paruh pertama namun kehilangan konsentrasi di sisa pertandingan.

"Penampilan kami sangat baik di babak pertama, namun situasi berubah di interval kedua," kata Moriyasu.

"Kami bisa memperlihatkan skema sepakbola agresif sayang konsentrasi pemain menguap. Kondisi semua pemain sangat buruk."

"Kami belajar banyak dari kekalahan ini. Tujuan utama kami adalah bertarung dengan ciri khas tim. Namun Al Ahly melakukan investigasi yang baik dan bisa meracik strategi tepat."

"Lawan Ulsan Hyundai? Kami akan mencoba menghadirkan yang terbaik. Laga ini bisa dianggap sebagai simulasi sebelum beraksi di Liga Champions Asia 2013 mendatang."

"Melawan Al Ahly bisa dijadikan pengalaman melawan tim yang mengandalkan kekuatan fisik. Kami akan mendapat jawaban tepat saat berhadapan dengan tim seperti ini nantinya."

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait