thumbnail Halo,

The Kansai belum memenangkan apapun, tapi mereka telah menunjukkan kegigihan untuk bersaing di J1 lebih dari satu dekade.

SEJARAH

Klub yang awalnya bernama Kawasaki Steel Soccer Club ini didirikan di prefektur Okayama. Pindah ke Kobe pada 1994 adalah bagian dari upaya Kawasaki Steel untuk memiliki klub yang berkompetisi di J-league.

Nama Vissel sendiri terinspirasi dari kata victory dan vessel (merujuk kepada Kobe sebagai kota pelabuhan), yang berarti kemenangan. Pada 1995 Vissel Kobe bergabung ke Jepang Football League dan memperoleh promosi setelah berjuang selama dua musim.

Dalam perjalanannya, mereka mampu mencapai semifinal Piala Kaisar pada 2000 dan perempat-final pada 2003. Vissel telah berjuang untuk sukses di J-league, tapi mereka hanya sekali bisa finis di papan atas. Namun, klub yang sempat dua kali terdegradasi ini, kemudian bisa berpromosi lagi dengan cepat telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari J1.



PEMAIN TERKENAL

Legenda sepakbola Denmark, Michael Laudrup, pernah bergabung ke Vissel pada 1996. Dia membantu Vissel promosi ke J-League pada musim 1997.

Pada periode 2007-2012, Yoshito Okubo yang saat ini menjadi bintang Kawasaki Frontale juga pernah memperkuat Vissel dan pada masa itu juga sempat bermain untuk klub Bundesliga Jerman, Wolfsburg.

Pemain Jepang, Kazuyoshi Miura, menghabiskan beberapa tahun di Vissel sebelum akhirnya ditransfer ke Yokohama FC. Bintang Samurai Biru lainnya, Tsuneyasu Miyamoto, juga pensiun di Vissel pada 2011 setelah tiga musim membela klub tersebut.

Vissel juga menjadi pelabuhan terakhir bagi mantan bintang Kamerun, Patrick M'Boma yang pensiun pada 2005.

Pemain internasional Turki, Ilhan Mansiz, pun pernah bergabung dengan Vissel setelah penampilan luar biasanya di Piala Dunia 2002. Tapi, dia hanya tampil tiga kali di J-League, hingga akhirnya terpaksa meninggalkan klub lantaran cedera lutut berkepanjangan.



STADION


Stadion Kobe Wing juga dikenal sebagai Stadion Noevir. Stadion ini pertama kali dibuka pada 1970 di kota Misaki Park. Stadion yang berkapasitas lebih dari 30.000 penonton itu, melakukan renovasi di bagian atapnya yang bisa terbuka untuk Piala Dunia 2002.

Jika memerlukan kehadiran penonton yang lebih banyak, Vissel juga menggunakan Stadion Memorial Universiade Kobe, yang bisa menampung 45 ribu penonton.

 


WARNA DAN JERSEY

Selama beberapa tahun, Kobe mengenakan jersey berwarna hitam dan putih seperti klub besar Italia, Juventus. Namun setelah tim itu dibeli oleh Rakuten, mereka mengubah warna jersey menjadi merah marun untuk menghormati sang pemilik Hiroshi Mikitani yang merupakan almamater Universitas Harvard.

MASKOT

Dalam sebuah kota yang terkenal dengan peternakannya, tidak mengherankan maskot mereka adalah sapi bernama Movi. Dengan tampilan maskot yang mengenakan topi pelaut bergambar Kobe sebagai kota pelabuhan, Movi tidak pernah tampil tanpa syal atau bendera Vissel.

Terkait