thumbnail Halo,

Meski belum pernah menyabet gelar liga, klub top ibu kota memiliki sejumlah trofi piala dan belakangan banyak menyumbang nama di tim Samurai Biru.


Sejarah

Berdiri pada 1935 sebagai klub perusahaan raksasa, transisi menjadi klub profesional pertama di ibu kota dimulai setelah suporter melakukan kampanye untuk membawa Tokyo Gas FC dari Liga Sepakbola Jepang ke J-League.

Mereka akhirnya mencapai tujuan tersebut pada 1999, bersama dengan dibukanya Divisi 2 dan mendapat tiket promosi hanya dalam waktu semusim berkat usaha besar legenda klub Amaral. Konsentrasi tim di area Kanto membuat rivalitas natural untuk tumbuh dan relokasi Verdy Kawasaki ke Tokyo pada 2001 membuat laga derby menjadi pertandingan yang dinantikan fans, meski tidak sering terjadi karena kedua tim jarang berada di divisi yang sama.

Tapi, meski mendapat dukungan dari suporter di stadion, Tokyo kesulitan mendapat hasil di liga; trofi pertama mereka baru tiba setelah kemenangan dramatis 4-2 lewat drama adu penaklti atas tim favorit Urawa Reds di Yamazaki Nabisco Cup 2004.  Tokyo bermain dengan sepuluh pemain selama satu jam setelah Jean menerima kartu merah di babak pertama, namun mereka memaksa lawan bermain imbang 0-0 selama 120 menit meski 75 persen pendukung yang datang pro-Reds.

Trofi klub selanjutnya, yang juga diraih di Nabisco Cup, tiba pada 2009 dengan kemenangan 2-0 atas Kawasaki Frontale. Satu tahun kemudian, Tokyo tampil negatif dan terdegradasi di akkhir musim 2010.

Meski kembalinya mereka ke J2 untuk kali pertama dalam 11 musim dirusak oleh insiden 11 Maret 2011, Tokyo tak mengalami banyak masalah di liga dan mendapat tiket promosi. Mereka juga menyabet Piala Kaisar pertama di perayaan Tahun Baru 2012, menang 4-2 atas Kyoto Sanga di final pertama yang melibatkan dua klub 'J2'.

Keikutserataan Tokyo di Liga Champions Asia terjadi pada 2012 dan ratusan fans melintasi benua untuk menyaksikan empat laga tandang tim kesayangan mereka.


Pemain Top

Seluruh fans, baik tua maupun muda pasti kenal dengan Amaral, pemain yang populer dengan sebutan Raja Tokyo. Selama 12 tahun di klub, pemain asal Brasil mencetak 165 gol dari 292 penampilan liga, dengan 101 diantaranya dikonversi di J1. Bahkan hingga saat ini, spanduk besar dengan fotonya kerap terpampang di laga kandang Tokyo.

Kiyoshi Okuma, yang main untuk Tokyo Gas dari 1987-1992 menjadi pelatih pertama klub di J-League pada 1999-2001. Setelah beberapa tahun melatih tim junior Jepang, dia kembali ke klub masa lalunya pada 2010. Meski gagal menyelamatkan klub dari zona degradasi, Okuma mampu membawa Tokyo kembali ke J1 dan menjadi kampiun Piala Kaisar untuk kali pertama pada 2011.

Kiper Yoichi Doi menjadi penjaga gawang utama tim selama delapan musim mulai 2000-2007. Puncak kariernya terjadi pada 2004, ketika penampilan heroik melawan Urawa Reds menjadikannya terpilih sebagai MVP di Nabisco Cup. Dia tampil sebagai starter di 300 pertandingan J1, sebagian besar dilakukannya dengan seragam biru dan merah.

Beberapa pemain di tim Samurai Biru juga sempat membela FC Tokyo, termasuk bintang Internazionale Yuto Nagatomo dan bek tengah Gamba Osaka Yasuyuki Konno.


Stadion


Berlokasi di kawasan barat Tokyo dan dapat ditempuh selama setengah jam dengan menggunakan kereta dari pusat Shinjiku, Stadion Ajinomoto mengakomodasi 50 ribu fans dalam dua tingkatan kursi penonton.

Trek di sekitar lapangan ditutup dengan rumput artifisial, yang dapat dipindahkan untuk acara atletik dan lainnya. Selain menggelar konser sepanjang musim panas, Stadion Ajinomoto dinobatkan sebagai venue untuk Olimpiade musim panas 2020.


Warna dan Seragam Kebesaran

Merah dan biru menjadi warna kebesaran klub, yang mewakili nyala gas api. Di masa lampau, biru menjadi warna dasar seragam tim, tapi belakangan klub bereksperimen dengan strip atau desain lainnya.


Maskot

Tokyo Dorompa, yang terinspirasi dari tanuki Jepang (anjing rakun), diperkenalkan pada Januari 2009. Maskot ini dikenal atas aksinya unjuk kebolehan skill sebelum laga dan saat jeda. Biasanya, Tokyo Dorompa bermain sepatu roda, sepeda bahkan breakdance di depan suporter. Dorompa juga sering dinobatkan sebagai salah satu maskot terbaik liga oleh suporter.

Terkait