thumbnail Halo,

Goal Indonesia mengajak anda untuk mengenal lebih dekat tentang Ventforet Kofu, klub tujuan Andik Vermansah di Jepang.


GOALOLEH    ERIC NOVEANTO     Ikuti di twitter

Jepang kini menjelma sebagai kekuatan utama sepakbola Asia, tak hanya itu reputasi mereka di persepakbolaan dunia pun kini mendapat sorotan khusus. Hal tersebut tak lepas dari pengelolaan liga domestik mereka yang dikenal dengan nama J-League yang dikelola dengan baik.

Ya, mereka mampu mengemas J-League secara profesional hingga mampu menjadi yang terdepan di Asia. Standar yang diterapkan untuk pemain asing pun cukup tinggi, hanya yang memiliki kualitas yang mampu menembus ketatnya persaingan di kompetisi sepakbola utama Jepang tersebut.

Kini, salah satu talenta muda Indonesia Andik Vermansah mendapat kesempatan untuk melakoni uji coba selama sepekan bersama Ventforet Kofu, salah satu klub kontestan J-League. Setelah memperoleh visa, Andik dijadwalkan bertolak ke Negeri Matahari Terbit guna mewujudkan ambisinya berkiprah di mancanegara, Jumat (4/10) petang. Goal Indonesia mengajak anda untuk mengenal lebih dekat tentang klub tujuan Andik yang berbasis di kota Kofu tersebut.

Ventforet Kofu
VENTFORET KOFU

Berdiri sejak:
1965

Pemilik:
Kazuyuki Umino

Pelatih:
Hiroshi Jofuku (sejak 2012)

Stadion:
Yamanashi Chuo Ginko Stadium

Kapasitas:
17,000

Prestasi terbaik:
Juara J-League 2 (2012)

Markas klub terletak di Kofu, ibukota prefektur Yamanashi, sebuah kota yang terletak di daerah lembah dan memiliki iklim subtropis khas pulau Honshu. Kofu hanya berjarak 123 kilometer dari Tokyo dan bisa ditempuh melalui perjalanan darat.

Kata Ventforet sendiri merupakan saduran dan gabungan dari dua kata dalam bahasa Prancis, Vent (Angin) dan Foret (Hutan). Kombinasi dua kata tersebut mengacu pada frase terkenal Fu-rin-ka-zan milik Shingen Takeda, salah sorang penugasa Kofu masa lampau.

SEJARAH SINGKAT KLUB

Ventforet Kofu bukanlah klub yang memiliki tradisi besar dalam kancah persepakbolaan Jepang meski berdiri sejak 1965. Bahkan pada tahun 2000 klub mengalami krisis finansial, hingga tidak mampu melunasi tunggakan gaji para pemain. Namun berkat dukungan dari publik lokal Kofu dan tentunya para suporter setia, klub akhirnya mampu bertahan serta mampu berkembang lebih baik.

Uniknya, Ventforet Kofu merupakan klub yang berbasis komunitas, pertama dalam persepakbolaan Jepang, dan tidak seperti mayoritas klub lainnya yang sebagian besar berlatar belakang perusahaan ternama di Jepang sebagai sponsor sekaligus penyandang dana tim.



IKON | Mike Havenaar

Penyerang berdarah Belanda ini merupakan salah satu figur penting Venforet Kofu kala berhasil promosi ke J-League 1 pada musim 2011. Bergabung semusim sebelumnya dari Yokohama F. Marinos, Havenaar tak kesulitan untuk meraih tempat utama di bawah asuhan pelatih Kazuo Uchida kala itu.

Ia tampil cemerlang ketika mampu melesakan 20 gol dari total 30 penampilan selama satu musim penuh. Performa brilian itu kembali ia tunjukan saat berlaga di kasta pertama, yang membawanya untuk melakoni debut bersama tim nasional senior Jepang pada September 2011.

Berbanding terbalik dengan torehan klubnya yang terdegradasi di musim tersebut, karirnya terus menanjak seiring dengan peningkatan potensi yang ia miliki. Tak ayal, klub asal Belanda Vitesse Arnhem kepincut dan meminangnya untuk mengarungi kompetisi Eredivisie pada musim 2012/13. (gk-53)


Gabunglah bersama GOAL.com Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait