thumbnail Halo,

Urawa Reds dan Kashima Antlers akan menandai pertandingan peringatan 20 tahun penyelenggaraan J-League.


OLEH    DONNY AFRONI


Setiap pekan selalu ada yang spesial di J-League. Tapi akhir pekan ini akan menjadi lebih spesial, karena mereka akan merayakan hari ulang tahun ke-20 kompetisi profesional di Jepang tersebut.

J-League pertama kali bergulir pada 15 Mei 1993 ketika Verdy Kawasaki menghadapi Yokohama F Marinos di hadapan hampir 60 ribu penonton di Stadion National, Tokyo.

Hennie Meijer menjadi pencetak gol pertama J-League, dan membawa Verdy unggul di babak pertama. Namun gol Everton dan Ramon Siaz di babak kedua mampu membalikkan keadaan, dan membuat Marinos memetik kemenangan di laga perdana J-League.

Kendati menelan kekalahan di laga pembuka, Verdy akhirnya tampil sebagai juara di musim pertama, walau selepas itu ada klub yang lebih stabil, dan menjadi tim paling sukses di J-League.

Kashima Antlers telah mencatat rekor dengan memenangi tujuh gelar, dan laga akhir pekan ini melawan Urawa Reds dipilih sebagai pertandingan perayaan 20 tahun J-League. Reds menjadi tim pertama yang mencatat akumulasi jumlah penonton paling banyak selama 20 tahun penyelenggaraan J-League, dan menjadi tim pertama dari kompetisi itu yang tampil sebagai kampiun Liga Champions Asia.



Satu pemain legenda dari masing-masing tim itu diundang memperingati 20 tahun J-League di laga yang berlangsung di Stadion Saitama tersebut. Di kubu Reds akan hadir Robson Ponte, sedangkan di pihak Antlers diwakikili Alcindo.

Tentu saja, melihat ke belakang perjalanan kedua tim yang kini berambisi menambah kekuatan mereka di masa mendatang dengan raihan poin yang sudah dikumpulkan, Reds dan Antlers mengawali musim 2013 dengan baik, menempati peringkat empat dan tiga.

Dengan kondisi seperti itu, tentunya pertandingan peringatan 20 tahun pelaksanaan J-League bakal menghadirkan laga sengit dan menarik!

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait